Thursday , 25 July 2024
Home / KELISTRIKAN / PLTDG Pesanggaran, Topang 39 Persen Listrik Di Pulau Dewata Bali
Pembangkit Listrik Tenaga Diesel dan Gas (PLTDG) di Banjar Pesanggaran yang dimiliki oleh PT PLN Indonesia Power melalui unit Bali Power Generation Unit (PGU).

PLTDG Pesanggaran, Topang 39 Persen Listrik Di Pulau Dewata Bali

RESOURCESASIA.ID, DENPASAR – Bali Power Generation Unit (PGU) mengoperasikan 12 unit Pusat Listrik Tenaga Diesel & Gas (PLTDG) berlokasi di Pesanggaran, Denpasar, Bali. Selain itu, Bali PGU juga memiliki Pusat Listrik Tenaga Gas (PLTG) yang terletak di 3 sub unit, yaitu Pesanggaran, Pemaron & Gilimanuk. Bali PGU memiliki total kapasitas terpasang sebesar 557 MW.

Terletak di Selatan Kota Denpasar tepatnya di Banjar Pesanggaran sebagai salah satu sub holding PT PLN (Persero), PT PLN Indonesia Power (PLN IP) melalui unit Bali Power Generation Unit (PGU) memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Diesel dan Gas (PLTDG) dengan daya mampu sebesar 294 MW yang memegang peranan strategis ketenagalistrikan di Provinsi Bali sebesar 39 persen dengan beban puncak sampai dengan November 2023 sebesar 1.055.3 MW.     

PLTDG Pesanggaran menjadi 1 dari 3 unit pembangkitan tenaga listrik yang dimiliki PT PLN Indonesia Power Bali PGU bersama PLTG (Pembangkit Listrik Tenaga Gas) Pemaron di Pulau Bali bagian utara dan PLTG Gilimanuk di Pulau Bali bagian barat.

BACA JUGA : PLN Indonesia Power Catatkan Kinerja Terbaik Di Semester 1 2023

Pasca pandemic Covid-19, Pulau Bali berangsur membaik, wisatawan mulai kembali berdatangan dan perekonomianpun juga kembali normal, yang menandakan kebutuhan listrik juga semakin meningkat terutama di peak season bulan Desember-Januari, menyikapi kondisi ini PLTDG Pesanggaran memastikan bahwa pasokan listrik aman dan handal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dalam menjalankan proses operasi bisnis, PLTDG Pesanggaran selalu memastikan bahwa seluruh proses operasi pembangkit telah memenuhi standar dan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Emisi yang dikeluarkan dari proses operasi pembangkit telah memenuhi baku mutu sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.

Sedangkan disisi sosial, PLTDG Pesanggaran berkomitmen untuk terus menjalakan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) melalui program pemberdayaan masyarakat disekitar lingkungan perusahaan untuk mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG’s) diantaranya adalah program konservasi mangrove dan pengelolaan wisata di kawasan hutan mangrove milik UPTD Tahura Ngurah Rai melalui Ekowisata Mangrove Batu Lumbang, kemudian juga program pemberdayaan kepada ODHIV (Orang dengan HIV) melalui Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Sekar Jempiring, kemudian program pengolahan sampah menjadi pellet melalui kelompok TPS3R Nangun Resik di Desa Paksa Bali. 

Sebagai bentuk bukti ketaatan terhadap lingkungan dan tanggung jawab sosial melalui program pemberdayaan masyarakat, PLTDG Pesanggaran telah berhasil mendapatkan PROPER Emas dari KLHK sebanyak 5 kali berturut-turut sejak tahun 2018. PROPER Emas merupakan penghargaan tertinggi yang dianugerahkan kepada perusahaan yang terbukti melakukan pengelolaan lingkungan lebih dari yang dipersyaratkan dan melakukan upaya-upaya pengembangan masyarakat secara berkesinambungan.

BACA JUGA : Sinergi PLN Indonesia Power Dan JETP, Siapkan Strategi Pengembangan Energi Bersih Menuju Transisi Energi

“Pada awal Januari (2023) mulai ada kenaikan, lalu di Februari mulai ada penurunan ketika peak season melewat. Kemudian Agustus, September naik semua sampai peaknya di bulan Desember. Trennya saat ini memang seperti itu dan saat ini bebannya sudah cukup tinggi yakni 1.055.3 MW, paling tinggi dari tahun-tahun sebelumnya dan diperkirakan mencapai puncaknya di Desember 2023 hingga Januari 2024,” ujar Senior Manager Unit Bali PGU, I Made Harta Yasa, Jumat (24/11/2023).

Made Harta Yasa menyampaikan dalam menjalankan proses bisnis PLTDG Pesanggara berkomitmen untuk terus menyediakan pasokan listrik yang aman dan andal serta menaati aturan baku mutu emisi sehingga tidak menimbulkan dampak kepada lingkungan dan masyarakat sekitar. 

“Kami juga terus berkomitmen untuk melaksanakan program TJSL sebagai bagian dari kontribusi perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memelihara kelestarian lingkungan hidup yang berakar pada kosmologi Tri Hita Karana”. tambah Made.

BACA JUGA : PLN EPI dan PLN Indonesia Power Dorong Kesejahteraan Warga Sekitar Pembangkit

Sejalan dengan akselerasi trasisi energi, PLTDG Pesanggaran juga turut mengembangkan dan memanfaatkan energi baru terbarukan dengan pemasangan solar panel pada atap bangunan gedung kantor untuk kebutuhan listrik perusahaan dengan total kapasitas sebesar 540,5 kWp.

Tidak hanya PLTS Atap pada bangunan kantor PLTDG Pesanggaran, terdapat PLTS Atap pada bangunan kantor PLTG Pemaron, serta dibangun PLTS Terapung Muara Nusa Dua sebesar 100 kWp yang menjadi salah satu showcase pada perhelatan Presidensi G20 Indonesia dan juga telah dibangun PLTS Nusa Penida 3,5 mWp (BESS 3,5-1,84 MWh). (Rama)

Foto : Dok Resourcesasia.id

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (migas), mineral dan batubara (minerba), kelistrikan, energi terbarukan (ebt), industri penunjang, lingkungan, CSR, perdagangan dan lainnya.

Check Also

Hari Anak Nasional, Srikandi PLN Icon Plus, Ajak Anak Indonesia Bermain dan Belajar

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli 2024, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *