JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Dosen Sekolah Vokasi Institut Teknologi PLN atau ITPLN, Istianto Budhi Rahardja, memaparkan inovasi nano hybrid coolant berbasis turunan Crude Palm Oil (CPO) untuk meningkatkan performa pendinginan radiator mobil 1.000 CC dalam Symposium on Nanofluids Indonesia yang digelar Sampoerna University di Jakarta.
Dalam forum ilmiah tersebut, Istianto membawakan riset bertajuk Performa Nano Hybrid Coolant Berbasis Turunan Crude Palm Oil pada Radiator Mobil 1.000 CC.
“Pengembangan coolant hybrid berbasis CPO menjadi salah satu upaya menghadirkan inovasi pendingin kendaraan yang lebih efisien sekaligus memanfaatkan sumber daya lokal,” ujar Istianto dalam keterangannya, Senin, 25 Mei 2026.

Dalam riset tersebut, coolant dikombinasikan dengan nanopartikel guna mendukung performa sistem pendinginan radiator kendaraan.
Menurutnya, pengembangan coolant tidak hanya mendukung efisiensi sistem pendinginan kendaraan, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan bahan berbasis sumber daya lokal.
“Proses pengembangan coolant dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari formulasi komposisi hingga pencampuran menggunakan magnetic stirrer dan ultrasonicator,” katanya.
Setelah itu, lanjut Istianto, material diuji pada radiator mobil berkapasitas 1.000 CC untuk mengetahui efektivitas pendinginan mesin.
Pengujian dilakukan tidak hanya di laboratorium, tetapi juga langsung pada kendaraan. Tim peneliti mengukur temperatur di sejumlah titik radiator menggunakan termokopel serta menguji kecepatan angin dengan anemometer.
Menurut Istianto, pengujian tersebut dilakukan untuk mengetahui kemampuan nano hybrid coolant dalam mendukung proses pendinginan mesin secara optimal pada kondisi operasional kendaraan.

Keikutsertaan Sekolah Vokasi ITPLN dalam forum ini menjadi bagian dari komitmen institusi dalam pengembangan teknologi nanofluida dan riset terapan yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan.
Selain menjadi ruang berbagi hasil penelitian, kegiatan itu juga membuka peluang kolaborasi akademik di bidang energi, otomotif, dan teknologi fluida. ITPLN menilai keterlibatan aktif dalam forum ilmiah menjadi langkah penting untuk mendorong lahirnya inovasi aplikatif di Indonesia. (Rama Julian Saputra)
Foto: Dok ITPLN
Resources Asia Energi News Makers