Sunday , 19 April 2026
Home / Tag Archives: #FEBBY TUMIWA

Tag Archives: #FEBBY TUMIWA

Indonesia Miliki 333 GW Potensi Proyek Energi Terbarukan yang Layak Secara Finansial

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Potensi teknis energi terbarukan yang melimpah mencapai lebih dari 3.686 GW adalah modal penting untuk meningkatkan bauran energi terbarukan di Indonesia di atas 23 persen, bahkan 50 persen pada 2030. Kajian terbaru Institute for Essential Services Reform (IESR) mengidentifikasi potensi lokasi proyek energi terbarukan yang layak secara …

Read More »

Transisi Energi Listrik Dukung Swasembada Energi di Daerah Pedesaan 

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Pemanfaatan energi terbarukan sebagai sumber penyediaan listrik dapat menjadi salah satu strategi mencapai swasembada energi Indonesia. Melalui arahan Presiden Prabowo pada Pidato Pelantikan (20/10/2024) lalu, Indonesia akan berfokus pada pengelolaan energi terbarukan untuk mencapai swasembada energi sesuai dengan Asta Cita. Arahan ini menjadi acuan utama penyusunan Rencana …

Read More »

Pemerintah Perkuat Pelaksanaan Transisi Energi Berkeadilan

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) telah memasukkan transisi energi dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045. Pemerintah pun didorong agar mengintegrasikan transisi energi yang berkeadilan (just transition) dalam tiap aturan turunannya, termasuk RPJMN 2025-2029. Direktur Eksekutif Institute for Essential Services …

Read More »

Power Wheeling Buka Peluang Investasi Energi Terbarukan

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Pemerintah kembali mendorong skema power wheeling masuk dalam Rancangan Undang-Undang Energi Baru dan Energi Terbarukan (RUU EBET). Skema ini diwacanakan akan tercantum dalam ketentuan pemenuhan pasokan EBET Pasal 29A dan 47A, berbentuk rumusan kerja sama pemanfaatan jaringan (open access). Institute for Essential Services Reform (IESR) mendukung masuknya power wheeling dalam …

Read More »

Ambisi Penurunan Emisi di Second NDC Indonesia

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) tengah menyusun dokumen kontribusi nasional penurunan emisi kedua (Second Nationally Determined Contribution/SNDC). Berbeda dengan dokumen Peningkatan Target NDC (Enhanced NDC) yang diterbitkan tahun 2022, penetapan target penurunan emisi pada dokumen SNDC tidak lagi diukur berdasarkan penurunan emisi dari skenario …

Read More »

IESR : Ini Aksi Nyata Turunkan Emisi

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Sebagai bagian dari memperingati Hari Bumi dan meningkatkan pemahaman masyarakat untuk aksi penurunan emisi, Institute for Essential Services Reform (IESR) menggelar Festival Energi Terbarukan di Eco Park, Tebet, Jakarta, Minggu (21/4). Festival ini memuat tiga rangkaian acara yang terdiri dari jalan santai rendah emisi, seminar dan pemaparan …

Read More »

Dekarbonisasi Industri Besi dan Baja Butuh Peta Jalan

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Institute for Essential Services Reform (IESR) mendorong pemerintah dan pelaku industri besi dan baja untuk melakukan upaya pengurangan emisi demi mencapai usaha yang lebih hijau dan yang berkelanjutan. Pasalnya, peningkatan konsumsi besi dan baja nasional berkontribusi terhadap peningkatan emisi gas rumah kaca. “IESR mencatat industri besi dan …

Read More »

IESR: Penggunaan Energi Rendah Karbon dan Transisi Energi Berkelanjutan Berkontribusi pada Pertumbuhan Ekonomi

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Institute for Essential Services Reform (IESR) menilai, penggunaan rendah karbon dan transisi energi yang berkelanjutan bisa berkontribusi untuk pertumbuhan ekonomi. Direktur Eksekutif IESR, Fabby Tumiwa mengatakan, jika ingin target pertumbuhan ekonomi 7 persen tercapai maka hal itu hanya bisa dicapai jika <span;>melakukan penggunaan karbon. “Jadi itu kuncinya, …

Read More »

Hasil Riset CAT : Aksi Iklim Indonesia Turun Peningkatan Konsumsi Batubara

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Kebijakan dan aksi serta target iklim Indonesia yang terdapat dalam dokumen Nationally Determined Contribution (NDC) tahun 2023 dinilai “sama sekali tidak memadai” (critically insufficient) untuk membatasi suhu bumi di bawah 1,5 derajat Celcius. Peringkat ini turun dari tahun 2022 di mana Indonesia mendapat peringkat “sangat tidak memadai” (highly insufficient). Peringkat …

Read More »