Saturday , 22 June 2024
Home / ENERGI MINYAK & GAS / Tekan Emisi Karbon, SKK Migas Bersama KKKS BSP dan EMP Bentu Lakukan Penanaman Pohon

Tekan Emisi Karbon, SKK Migas Bersama KKKS BSP dan EMP Bentu Lakukan Penanaman Pohon

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA Untuk memastikan keberlanjutan lingkungan di sekitar wilayah operasi hulu migas, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Bumi Siak Pusako (BSP) dan Energi Mega Persada (EMP) Bentu Ltd. melakukan penanaman pohon di camp operasi Lubuk Ogong pada Jumat (21/7) pekan lalu.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja akan terus berkomitmen melakukan penanaman pohon sebagai bentuk tanggung jawab industri hulu migas terhadap pelestarian lingkungan dan upaya penurunan emisi karbon.

“Saat ini kita memiliki kewajiban bersama untuk berpartisipasi dalam upaya menekan emisi karbon, tak terkecuali industri hulu migas. Penanaman pohon di Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) ini menjadi bagian dari target penanaman 2 juta pohon yang juga menjadi KPI (key performance indicator) SKK Migas bersama KKKS pada tahun 2023″, kata Dwi dalam kegiatan tersebut.

SKK Migas bersama KKKS melakukan penanaman pohon melalui dua program, yakni program Pengembangan Masyarakat (PPM) dan Rehabilitas Daerah Aliran Sungai (DAS).

Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumbagut Rikky Rahmat Firdaus menjelaskan, target penanaman pohon di wilayah Sumbagut pada 2023 melalui program PPM sebanyak 70.181 pohon, dan telah terealisasi 61,6% atau 43.279 pohon.

Sementara itu, realisasi penanaman pohon melalui program rehabilitasi DAS di wilayah Sumbagut telah mencapai 66% atau sebanyak 115.350 pohon dari target penanaman sebanyak 174.900 pohon pada 2023.

“Saya mengapresiasi KKKS yang telah secara masif melakukan program penamaan pohon, artinya industri hulu migas juga turut berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan yang manfaatnya juga akan dirasakan oleh masyarakat sekitar wilayah operasi hulu migas,” kata Rikky.

Salah satu KKKS yang masif dalam melakukan penghijauan melalui program rehabilitasi DAS adalah BSP. Badan Usaha Milik Daerah asal Kabupaten Siak Provinsi Riau tersebut memiliki dua program rehabilitasi DAS yakni penanaman pohon sebanyak 674.300 batang pada luasan lahan seluas 613 hektar. Program ini telah berjalan sejak 2021 dan akan diserahkan kepada Balai Pengelolaan DAS dan Hutan Lindung Indragiri Rokan pada April 2024.

Sedangkan program kedua adalah penanaman pohon sebanyak 174.900 batang pada luasan lahan sekitar 159 hektar yang dimulai sejak 2023 hingga 2026.

“Untuk program rehabilitasi DAS yang dimulai 2023 ini, hingga semester I/2023, BSP telah menanam sebanyak 115.350 pohon, artinya sudah mencapai 66% dari target,” kata GM BSP Ridwan dalam kesempatan yang sama.

Selain di sekitar wilayah operasi, SKK Migas juga akan melakukan launching kampanye program penghijauan yang dikhususkan bagi pegawai hulu migas. Kampanye program penghijauan tersebut dinamakan 1 – 2 Trees yang dimana tiap satu pegawai industri hulu migas dihimbau untuk melakukan penanaman dan perawatan dua pohon yang dapat berkontribusi pada penurunan emisi karbon. Acara launching akan dilaksanakan pada Sabtu (29/7) di Mangrove Ecotourism Centre PIK yang akan dihadiri oleh Pj. Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. (Rama)

Foto: Dok SKK Migas

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (migas), mineral dan batubara (minerba), kelistrikan, energi terbarukan (ebt), industri penunjang, lingkungan, CSR, perdagangan dan lainnya.

Check Also

SKK Migas Tetapkan Standarisasi Pengukuran CO2 Pada Program CCS/CCUS

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Untuk memperkuat program Carbon Capture Storage/Carbon Capture Utilization Storage (CCS/CCUS) guna mendukung target …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *