JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Polusi udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia telah memakan 1.700 korban jiwa sepanjang Agustus 2026. Namun, polusi udara kronis dari sumber non-karhutla lainnya tetap menjadi pendorong utama krisis kesehatan nasional tak kasat mata, yang bertanggung jawab atas 2.000 kematian …
Read More »Ekspansi Industri Aluminium Picu Lonjakan PLTU Captive 9,8 GW
JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Ekspansi sektor industri aluminium di tanah air untuk mendukung agenda hilirisasi pemerintah secara langsung telah memicu peningkatan kapasitas pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) captive mencapai 9,8 gigawatt (GW). Langkah ini dikhawatirkan memperburuk lonjakan PLTU captive pada industri nikel yang menyentuh 31 GW, dan mengunci pertumbuhan industri nasional …
Read More »Terbelenggu PLTU, Nikel Indonesia Berisiko Tersisih dari Pasar Global
‘Nilai ekonomi hijau’ nasional untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik sebenarnya adalah ledakan penggunaan batu bara yang terselubung, yang dipicu oleh lonjakan rekor dalam pembangunan pembangkit listrik mandiri di luar jaringan, yang juga disebut pembangkit captive. JAKARTA, RESOURCESASIA.ID — Ketergantungan industri hilirisasi nikel nasional pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) captive …
Read More »PLTU Captive Melejit Dipicu Perpres 112/2022, Risiko Ekonomi dan Emisi Kian Besar
JAKARTA, RESOURCESASIA.ID — Pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) captive di Indonesia semakin ekspansif, mencapai 19,3 gigawatt (GW) per 2025. Pertumbuhan ini berpusat di hub industri nikel Sulawesi Tengah dan Maluku Utara, dengan lonjakan kapasitas 2,25 kali lipat sejak 2023. Peningkatan kapasitas PLTU captive ini menjadi risiko bagi ekonomi dan …
Read More »Target 100 GW Surya Percepat Indonesia Capai Puncak Emisi Kelistrikan
JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Program 100 gigawatt (GW) tenaga surya yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto berpotensi menjadi titik balik krusial bagi transisi energi Indonesia. Jika program tersebut terealisasi, Indonesia berpotensi mencapai puncak emisi batu bara di sektor kelistrikan pada 2030 atau bahkan lebih cepat, sejalan dengan tren global yang mulai bergeser …
Read More »RUPTL 2025-2034 Tunda Percepatan Energi Terbarukan, Visi Surya 100 GW Butuh Aksi Nyata
JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 dinilai justru akan memperlambat laju transisi energi Indonesia. Tak hanya memasang target lebih rendah dari RUPTL sebelumnya, penambahan energi terbarukan dalam RUPTL baru ini juga baru mulai masif hingga setelah 2030. Hal ini berisiko membuat Indonesia tertinggal dalam target energi …
Read More »Polusi Kian Buruk, Pemerintah Didesak Segera Terapkan Baku Mutu Udara Ambien Nasional
RESOURCESASIA.ID, JAKARTA — Centre for Research on Energy and Clean Air (CREA) mengungkapkan, kualitas udara di Indonesia pada tahun lalu kian memburuk, dengan wilayah Jabodetabek menjadi yang terburuk di mana tingkat PM2.5 mencapai 30-55 μg/m3 atau setara 6-11 kali lipat ambang batas Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) 5 μg/m3. PM2.5 membahayakan …
Read More »Dominasi Energi Fosil di RUPTL Hilangkan Momentum Transisi Energi Indonesia
RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 dinilai akan membuat batu bara dan gas masih mendominasi pasokan listrik Indonesia dalam 10 tahun ke depan. Bahkan, RUPTL terbaru ini justru mendorong penambahan pembangkit listrik energi fosil secara signifikan pada 2025-2029. Kondisi tersebut berisiko membuat Indonesia kehilangan momentum untuk …
Read More »Co-firing biomassa di PLTU Tidak Selesaikan Masalah Polusi Udara dan Emisi
RESOURCESASIA.ID, JAKARTA — Peningkatan porsi pembakaran bersama (co-firing) biomassa bersama batu bara hanya memangkas sekitar 1,5-2,4% dari total emisi PLTU, sehingga tidak berdampak signifikan pada polusi udara. Bahkan, co-firing biomassa justru dapat melepaskan polutan berbahaya lain yang tidak dipantau dalam ambang batas emisi batu bara. Hal tersebut terungkap dalam laporan …
Read More »Kejar Target RUKN dan Visi 75 GW, Indonesia Harus Percepat Pengembangan Tenaga Surya dan Angin
Pembangkit surya menjadi opsi terbaik bagi Indonesia agar dapat dengan cepat meningkatkan kapasitas energi terbarukan dalam jumlah besar. RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Target energi baru dan terbarukan (EBT) yang ditetapkan dalam Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN) 2024-2060 sebesar 75,6 gigawatt (GW) pada 2035 butuh percepatan energi surya dan angin melalui perencanaan strategis …
Read More »Setop PLTU di 2040, Indonesia Harus Tambah Energi Terbarukan Setidaknya 210 GW
RESOURCESCESASIA.ID, JAKARTA – Visi Presiden Prabowo Subianto mencapai nol bersih pada 2050 dengan menghentikan seluruh pembangkit listrik berbahan bakar fosil dan membangun 75 gigawatt (GW) energi terbarukan, dinilai kurang ambisius. Pasalnya, tambahan 75 GW tersebut belum cukup untuk menutup selisih dari rencana penghentian pembangkit listrik bahan bakar fosil. Katherine Hasan, …
Read More »Terus Naik, PLTU Captive Indonesia Diprediksi Lampaui Kapasitas Listrik Batu bara Australia
RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Dua tahun setelah penandatanganan Kemitraan Transisi Energi Berkeadilan, Just Energy Transition Partnership (JETP), pertumbuhan PLTU captive di Indonesia tidak menunjukkan tanda-tanda melambat. Dalam rentang Juli 2023 hingga Juli 2024, kapasitas PLTU captive tercatat bertambah 4,5 gigawatt (GW), mendominasi kenaikan total PLTU yang mencapai 7,2 GW. Pada 2026, kapasitas PLTU captive diprediksi mencapai …
Read More »CREA : Pemerintah Perlu Wajibkan Biaya Pengendalian Polusi PLTU di Jawa Capai Rp70 T
CREA melakukan analisis terhadap beban ekonomi yang ditimbulkan dari beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Indonesia. Di Pulau Jawa, angkanya mencapai lebih dari Rp70 triliun. RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Centre for Research Energy and Clear Air (CREA) menyebut, beban ekonomi terkait polusi udara dari pengoperasian tiga PLTU berbasis batu bara …
Read More »
Resources Asia Energi News Makers