Monday , 31 August 2026
Home / KELISTRIKAN / PLN Ingatkan Warga Ancaman Cuaca Ekstrem, Siagakan 69 Ribu Personel Sambut Nataru 2025/2026
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (tengah), didampingi Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto (kiri), dan General Manager PLN UIT Jawa Bagian Timur, Handy Wihartady (kanan), saat memimpin langsung Commander Call secara daring dengan unit PLN se-Indonesia, subholding dan anak perusahaan di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kilovolt (kV) Pedan, Klaten, Jawa Tengah pada Kamis (25/12) untuk memastikan pasokan listrik andal dalam menghadapi periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

PLN Ingatkan Warga Ancaman Cuaca Ekstrem, Siagakan 69 Ribu Personel Sambut Nataru 2025/2026

KLATEN, RESOURCESASIA.ID — PT PLN (Persero) menyiagakan 69.000 personel di seluruh Indonesia selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) guna menjaga keandalan pasokan listrik. Langkah ini diperkuat dengan pemanfaatan sistem digital terintegrasi untuk memantau dan mengantisipasi potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah sepanjang periode Nataru.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo memimpin langsung Commander Call secara daring bersama seluruh unit PLN se-Indonesia, subholding, dan anak perusahaan di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kilovolt (kV) Pedan, Klaten, Jawa Tengah, pada Kamis (25/12).

“Hari ini kami melaksanakan apel siaga kelistrikan nasional, dan salah satu titik yang kami tinjau langsung adalah GITET 500 kV Pedan. Lokasi ini sangat strategis karena menjadi penghubung sistem kelistrikan Jawa–Madura–Bali,” ujar Darmawan.

Ia menegaskan bahwa seluruh personel PLN bersiaga 24 jam non stop memberikan perhatian penuh terhadap suplai listrik di tengah kondisi cuaca ekstrem, terutama saat periode Nataru. Langkah ini sejalan dengan arahan Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) agar layanan kelistrikan tetap optimal di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (keempat dari kiri), didampingi Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto (ketiga dari kiri), dan General Manager PLN UIT Jawa Bagian Timur, Handy Wihartady (kiri) saat memberikan arahan langsung kepada petugas siaga di GITET 500 kV Pedan, Klaten, Jawa Tengah. Secara nasional, 69 ribu personel disiagakan untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama periode Nataru 2025/2026, seiring cuaca ekstrem yang terjadi pada periode ini.

Para personel yang bersiaga juga dilengkapi dengan 1.917 unit genset, 737 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 1.338 Unit Gardu Bergerak (UGB), 434 unit truk crane, 4.720 unit mobil operasional, serta 4.412 unit sepeda motor operasional.

“Seluruh unit PLN telah melaporkan bahwa semua lokasi prioritas terjaga dengan optimal tanpa adanya gangguan kelistrikan, sehingga aktivitas ibadah, layanan publik, dan mobilitas masyarakat selama periode Nataru dapat berlangsung aman dan lancar,” kata Darmawan.

Suasana Commander Call bersama unit PLN se-Indonesia, subholding, dan anak perusahaan. Seluruhnya berkomitmen untuk all out memberikan layanan kelistrikan andal di tengah dinamika cuaca ekstrem selama periode siaga Nataru 2025/2026.

Dalam menghadapi dinamika cuaca pada periode Nataru, PLN juga memperkuat koordinasi rutin dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Informasi prakiraan dan peringatan dini cuaca dimanfaatkan sebagai referensi operasional dan terintegrasi ke pusat pengendalian sistem untuk mendukung pengambilan keputusan secara cepat dan terukur.

“Kami terus memonitor, saat ini memang ada beberapa tempat mengalami hujan lebat dan kami mengantisipasi semuanya. Jadi kami tidak lagi bersikap reaktif, tetapi kami telah menyiapkan langkah-langkah preventif untuk mitigasi risiko perubahan cuaca,” ujarnya.

Petugas PLN bersiaga penuh di Gereja Immanuel Mataram, Nusa Tenggara Barat, untuk memastikan pasokan listrik tetap aman dan andal guna mendukung ibadah Natal masyarakat dapat berjalan lancar dan khidmat.

Lebih lanjut, Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri menyampaikan bahwa PLN juga telah menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) komunikasi serta alur eskalasi yang jelas, sehingga koordinasi penanganan dapat dilakukan secara responsif dan terstruktur.

“Seluruh unit distribusi kami terus melalukan pemantauan cuaca dan juga memetakan daerah rawan bencana. Berdasarkan perkiraan BMKG, sebagian besar wilayah Indonesia itu diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas yang beragam,” tutup Arsyadany. (Rama Julian)

Foto: PLN

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Gagas Inovasi Marketplace Listrik, Mahasiswa ITPLN Raih Medali Perunggu di Malaysia

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Tim mahasiswa Institut Teknologi PLN (ITPLN) berhasil membawa pulang Medali Perunggu (Bronze …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *