Wednesday , 4 November 2026
Home / ENERGI MINYAK & GAS / PLN EPI Amankan Pasokan LNG Masela dan South Hub 18 Tahun untuk Kebutuhan Pembangkit
Keterangan foto: Seiring dengan pengembangan pasokan, PLN EPI juga memperkuat kesiapan infrastruktur seperti pengembangan empat kluster gasifikasi dan sejumlah proyek Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) sebagai bagian dari rantai pasok LNG. (Foto/Dok/PLN Energi Primer Indonesia)

PLN EPI Amankan Pasokan LNG Masela dan South Hub 18 Tahun untuk Kebutuhan Pembangkit

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mengamankan pasokan Liquefied Natural Gas (LNG) dari Wilayah Kerja (WK) Masela sebesar 2,5 juta ton per tahun (million tonnes per annum/MTPA), setara sekitar 40 kargo LNG per tahun, untuk jangka waktu 18 tahun. Pasokan keseluruhan setara 600 kargo LNG (37,5 MT) ditargetkan mulai akhir 2030 ini akan mendukung pemenuhan kebutuhan gas pembangkit PLN Group di berbagai wilayah Indonesia sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Kepastian pasokan tersebut diperoleh melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli LNG antara PLN EPI dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) WK Masela dalam Forum Ekonomi, Keuangan, dan Komersial Hulu Migas (FOREK Hulu Migas) 2026 di Jakarta yang disaksikan Menteri ESDM RI dan Kepala SKKMigas. Kesepakatan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Heads of Agreement (HoA) LNG antara kedua pihak pada ajang Indonesia Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) pada Mei 2026.

Pengamanan pasokan LNG dari WK Masela menjadi langkah strategis PLN EPI dalam mempersiapkan kebutuhan energi primer jangka panjang, sejalan dengan proyeksi pertumbuhan kebutuhan listrik nasional sebagaimana tertuang dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034. Kerja sama ini sekaligus memperkuat optimalisasi pemanfaatan potensi sumber daya gas bumi domestik untuk mendukung keandalan sistem kelistrikan Indonesia.

Keterangan foto: PLN Energi Primer Indonesia(PLN EPI) memperkuat pasokan energi primer jangka panjang melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli LNG sebesar 2,5 juta ton per tahun, setara sekitar 40 kargo LNG per tahun, untuk jangka waktu 18 tahun mulai akhir tahun 2030 dengan KKKS WK Masela dalam FOREK Hulu Migas 2026 di Jakarta. (Foto/Dok/PLN Energi Primer Indonesia)

Plh. Direktur Utama PLN EPI Rakhmad Dewanto mengatakan bahwa pengamanan pasokan energi primer jangka panjang merupakan bagian penting dari upaya PLN Group menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan energi nasional.

“Pengamanan pasokan LNG dari WK Masela merupakan langkah strategis untuk memastikan ketersediaan energi primer bagi pembangkit PLN Group dalam jangka panjang. Dengan volume 2,5 MTPA selama 18 tahun, kami mendukung pengembangan lapangan hulu migas di Indonesia dengan menjadi fundamental buyer agar proyek pengembangan hulu migas dapat segera dieksekusi. Pada akhirnya, kerja sama ini menjadi wujud optimalisasi potensi gas bumi domestik untuk mendukung ketahanan energi Indonesia,” ujar Rakhmad.

Selain WK Masela, PLN EPI juga memperkuat diversifikasi sumber pasokan LNG melalui pengembangan portofolio South Hub yang bersumber dari sejumlah wilayah kerja migas, yakni Muara Bakau, East Sepinggan, Ganal, dan West Ganal. Pasokan South Hub direncanakan berlangsung pada periode 2027–2037 dengan total volume sekitar 191 kargo LNG (11,2 MT). Pengembangan berbagai sumber pasokan domestik ini merupakan bagian dari strategi PLN EPI dalam membangun portofolio pengadaan LNG yang terdiversifikasi dan berkelanjutan.

Seiring dengan pengamanan pasokan, PLN EPI juga terus memperkuat kesiapan infrastruktur midstream gas agar LNG dapat dimanfaatkan secara optimal dan menjangkau pembangkit di berbagai sistem kelistrikan Indonesia. Pengembangan tersebut mencakup empat klaster gasifikasi serta sejumlah proyek Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) sebagai bagian dari rantai pasok LNG, mulai dari penyimpanan, pengangkutan, regasifikasi, hingga penyaluran gas ke pembangkit.

Direktur Gas dan BBM PLN EPI Erma Melina Sarahwati mengatakan bahwa pengelolaan pasokan LNG harus dilakukan secara terintegrasi, dengan memperhatikan keseimbangan antara kepastian sumber pasokan, proyeksi kebutuhan pembangkit, serta kesiapan infrastruktur dan logistik.

“Bagi PLN EPI, pengamanan LNG tidak berhenti pada penandatanganan kontrak pasokan. Kami memastikan seluruh mata rantai pasok, mulai dari sumber LNG, pengangkutan, penyimpanan, regasifikasi hingga penyaluran gas ke pembangkit, direncanakan secara terintegrasi. Dengan demikian, pasokan yang telah diamankan dapat dimanfaatkan secara optimal, tepat waktu, dan sesuai dengan kebutuhan sistem kelistrikan,” jelas Erma.

Erma menambahkan, penguatan portofolio LNG domestik juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem gas nasional yang semakin kuat dan kompetitif.

“Potensi gas bumi Indonesia perlu dioptimalkan melalui sinergi antara para pelaku hulu migas, penyedia infrastruktur midstream, dan sektor ketenagalistrikan. PLN EPI berkomitmen untuk mengambil peran strategis dalam menghubungkan potensi sumber daya gas domestik dengan kebutuhan pembangkit di seluruh Indonesia. Hal ini tidak hanya mendukung keandalan pasokan listrik, tetapi juga memperkuat pemanfaatan gas sebagai energi transisi dalam perjalanan menuju sistem energi yang lebih bersih,” tambah Erma.

Ke depan, PLN EPI akan terus menyelaraskan strategi pengadaan dan pengelolaan energi primer dengan proyeksi kebutuhan listrik nasional serta pengembangan infrastruktur pendukung. Melalui penguatan portofolio pasokan dari WK Masela, South Hub, dan berbagai sumber domestik lainnya, PLN EPI berkomitmen membangun rantai pasok energi primer yang tangguh, terintegrasi, dan adaptif guna mendukung ketahanan energi serta keberlanjutan sektor ketenagalistrikan Indonesia. (Rama Julian Saputra)

Foto: Dok PLN EPI

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Searah Mulai Produksi Gas dari Lapangan Maha, Targetkan 230 MMSCFD

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Searah berhasil mencapai produksi gas perdana (first gas) dari Proyek Pengembangan Lapangan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *