Saturday , 15 August 2026
Home / ENERGI MINYAK & GAS / PHE ONWJ Dorong Desa Cemara Kulon di Indramayu Kembangkan Ecotourism Durian Premium
Budidaya dimulai dari penanaman 70 bibit durian premium dari Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ). Selain durian, perusahaan yang bergerak di bidang eksplorasi minyak dan gas itu turut menyumbang 50 bibit mangrove dan bibit alpukat. Foto: PHE ONWJ

PHE ONWJ Dorong Desa Cemara Kulon di Indramayu Kembangkan Ecotourism Durian Premium

RESOURCESASIA.ID, INDRAMAYU – Masyarakat Indramayu lima tahun ke depan tidak perlu jauh-jauh ke Jakarta atau impor dari Malaysia untuk menikmati durian premium jenis Musang King, Duri Hitam, dan Pelangi. Kelompok Tani Hutan (KTH) Desa Cemara Kulon, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu saat ini sedang merintis budidaya durian premium dengan memanfaatkan lahan non produktif.

Budidaya durian premium merupakan bagian dari program besar Taman Desa Cemara Kulon. Nantinya, taman ini dapat dimanfaatkan sebagai area wisata sekaligus sarana melestarikan dan memanfaatkan ekosistem mangrove secara berkelanjutan. Taman ini diharapkan juga mengandung nilai ekonomi bagi masyarakat.

Selain menanam durian premium, KTH juga sudah menanam mangga premium dan berbagai jenis bunga yang dimanfaatkan sebagai makanan sekaligus bahan baku madu bagi program budidaya lebah mangrove.

Langkah pertama budidaya dimulai dari penanaman 70 bibit durian premium dari Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ). Selain durian, perusahaan yang bergerak di bidang eksplorasi minyak dan gas itu turut menyumbang 50 bibit mangrove dan bibit alpukat.

Pemberian bibit ini diharapkan menjadi bentuk kontribusi perusahaan dalam pelestarian ekosistem mangrove yang penting bagi keseimbangan ekologis. Manager Communication, Relations, and CID Regional Jawa, Hari Setyono menuturkan, selama ini perusahaan sudah banyak melakukan penanaman di wilayah operasi.

BACA JUGA:

Menjaga Komitmen Berkelanjutan, PHE ONWJ Raih 3 Penghargaan dalam Ajang Global CSR dan ESG Awards 2024

“Penanaman ini tidak hanya menjadi awal dari budidaya durian premium di lahan non produktif, tetapi juga merupakan upaya nyata dalam melestarikan lingkungan, terutama ekosistem mangrove yang penting. Kami berharap inisiatif ini akan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi masyarakat setempat, baik dari segi ekonomi maupun keberlanjutan lingkungan,” kata Hari Setyono saat dikonfirmasi pada Jumat (17/5/2024).

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Dodit Ardian Pancapana mengapresiasi dukungan PHE ONWJ terhadap KTH Cemara Kulon.

“Kami mendorong penanaman di lokasi yang berdekatan dengan badan air, termasuk di area pasang surut mangrove seperti yang dilakukan oleh PHE ONWJ,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Desa Cemara Kulon, Sudarno. “Penanaman ini merupakan jawaban dari isu ketahanan pangan, isu perubahan iklim, dan isu kesejahteraan sosial,” tuturnya.

PT PHE ONWJ merupakan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang tergabung dalam Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina, bersama dengan PHE OSES, dan Pertamina EP Jawa Barat. Area kerja PHE ONWJ terletak di Kota/Kabupaten Kepulauan Seribu, Karawang, Indramayu, Cirebon, dan Subang. (RA)

Foto: PHE ONWJ

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Gempa M7,7 di Timur Laut Nagekeo, Badan Geologi Ingatkan Warga Patuhi Jalur Evakuasi

NUSA TENGGARA TIMUR – Sabtu dini hari, guncangan gempa dirasakan masyarakat di berbagai wilayah Nusa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *