Thursday , 4 June 2026
Home / ENERGI MINYAK & GAS / Pertamina Lubricant Hadir di INAMARINE 2025: Dukung Pelumas di Industri Maritim

Pertamina Lubricant Hadir di INAMARINE 2025: Dukung Pelumas di Industri Maritim

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – PT Pertamina Lubricants kembali berpartisipasi dalam sektor industri maritim melalui ajang INAMARINE 2025, pameran perdagangan internasional terbesar di Indonesia yang secara khusus menghadirkan solusi untuk sektor shipbuilding, offshore, shipyard, serta teknologi dan perlengkapan kelautan. Pameran ini berlangsung pada 29 – 31 Juli 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, dan menjadi ajang tahunan berskala B2B yang mempertemukan pelaku industri maritim dari dalam dan luar negeri.

Menurut riset Indonesia Lubricants Industry 2024 dari Kline Company, kebutuhan pelumas mesin industri di Indonesia didominasi oleh pelumas segmen mesin maritim, yang menyumbang sekitar 72% dari total kebutuhan sebesar 95.000 ton. Permintaan pelumas di segmen ini diproyeksikan terus tumbuh hingga mencapai 83.8355 ton pada tahun 2034, dengan pertumbuhan tahunan (CAGR) yang stabil sebesar 1,5% untuk periode 2024-2034.

Kondisi ini mencerminkan pentingnya sektor pelumas maritim dalam mendukung mobilitas laut di Indonesia, baik dari sisi ekonomi logistik, armada perikanan, hingga kebijakan pembangunan daerah tertinggal melalui jalur laut. PT Pertamina Lubricants berperan aktif dalam memenuhi kebutuhan maritim Indonesia melalui produk-produk pelumas unggulan yang dirancang khusus untuk mesin kapal dan sektor industri maritim lainnya.

Oleh karena itu, pada INAMARINE 2025  Pertamina Lubricants menampilkan rangkaian produk pelumas unggulan seperti MEDRIPAL 570, MEDRIPAL 5040, Salyx, dan Turalik, yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pelumasan mesin dan sistem pada kapal dan offshore. Tidak hanya itu, Pertamina Lubricants juga menghadirkan berbagai layanan teknis dan after sales, termasuk layanan Oil Clinic, sebuah sistem analisa pelumas dan kondisi mesin berbasis 44 parameter uji dan telah tersertifikasi ISO 17025:2017.

Di booth Pertamina Lubricants, pengunjung juga dapat mengikuti edukasi seputar sistem pelumasan, sesi konsultasi teknis, serta demonstrasi langsung produk dan layanan yang ditawarkan. Selain itu, tersedia pula layanan oil monitoring, troubleshooting, serta kunjungan teknisi ke lapangan, sebagai bagian dari pelayanan purna jual yang komprehensif.

Pada Hari terakhir agenda tanggal 31 Juli 2025 nanti, Pertamina Lubricants juga memberikan product presentation dengan tema Understanding Industrial Marine Lubricants, dengan sharing session yang akan disampaikan oleh Surya Cakrawijaya, Sr. Sales Executive Industry Jakarta I. 

“Partisipasi dalam INAMARINE 2025 menjadi salah satu langkah strategis Pertamina Lubricants untuk memperkuat posisi di sektor maritim nasional, menjalin dan meningkatkan relasi bisnis dengan pelaku industri kapal, shipyard, pelabuhan, dan distributor, serta menawarkan solusi pelumasan dan layanan teknis bersertifikasi untuk mendukung efisiensi biaya dan performa operasional armada.” ujar Nugroho Setyo Utomo, VP Marketing Pertamina Lubricants. (RA)

Foto: ptpl

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Pertamina EP Jambi Dorong Penganekaragamanan Produk UMKM Lewat Pelatihan dan Studi Banding

JAMBI, RESOURCESASIA.ID – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat, Pertamina EP Jambi Field …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *