Saturday , 29 August 2026
Home / ENERGI MINYAK & GAS / Pertamina Hulu Indonesia Dukung Konservasi Orang Utan di Kalimantan Demi Menjaga Ekosistem Hutan dan Keberlanjutan Energi

Pertamina Hulu Indonesia Dukung Konservasi Orang Utan di Kalimantan Demi Menjaga Ekosistem Hutan dan Keberlanjutan Energi

BALIKPAPAN, RESOURCESASIA.ID – Pada peringatan Hari Orang Utan, 19 Agustus lalu, PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) terus memperkuat dukungan terhadap upaya rehabilitasi orang utan dan pemulihan habitatnya. Melalui kolaborasi dengan Borneo Orangutan Survival (BOS) Foundation, PHI melalui anak perusahaannya, yakni PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), dan afiliasinya, yakni PT Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field dan Tanjung Field, mendukung program adopsi orang utan, kebutuhan rehabilitasi, serta pemulihan vegetasi di habitat satwa, terutama di sekitar wilayah operasi migas perusahaan di Kalimantan.

Untuk memenuhi kebutuhan orang utan selama proses rehabilitasi, PHI turut mendukung kegiatan penyediaan pakan, perawatan kesehatan, obat-obatan, pemeriksaan medis, enrichment, hingga pembelajaran kemampuan yang diperlukan untuk hidup mandiri di habitat alami. Dukungan juga diarahkan pada pemulihan habitat, seperti yang dilakukan PHM melalui penanaman 400 pohon di area seluas satu hektare, yang terdiri atas Bengkirang, Balangeran, Shorea leprosula, dan Kapur. Area tersebut selanjutnya akan dipelihara dan diamankan selama lima tahun untuk mendukung keberlangsungan pertumbuhan vegetasi dan pemulihan ekosistem.

Direktur Utama PHI, Muharram Jaya Panguriseng, mengatakan pelestarian orang utan merupakan bagian dari komitmen Perusahaan dalam menjalankan operasi hulu migas yang bertangung jawab dan berkelanjutan dengan menjaga keanekaragaman hayati dan keseimbangan ekosistem di wilayah operasi di Kalimantan. “Kami percaya bahwa hubungan yang harmonis dengan masyarakat yang berdaya dan mandiri serta lingkungan yang lestari akan mendukung keberlanjutan produksi migas Perusahaan untuk puluhan tahun yang akan datang. Karena itu, menjaga lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari penerapan prinsip dan strategi keberlanjutan atau sustainability perusahaan,” ujarnya.

Karena itu, PHI terus mendukung upaya konservasi dan pemulihan habitat orang utan bersama para pemangku kepentingan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Melalui kolaborasi dengan BOS Foundation, PHI mendukung proses rehabilitasi orang utan yang membutuhkan waktu, konsistensi, dan kepedulian bersama. Muharram berharap dukungan perusahaan dapat membantu lebih banyak orang utan mengembangkan kembali kemampuan alaminya hingga siap kembali ke habitatnya.
Proses rehabilitasi orang utan dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan perkembangan setiap individu.

Di Samboja Lestari, misalnya, Anggoro, orang utan jantan berusia 11 tahun, terus mengembangkan kemampuan bertahan hidup melalui aktivitas di kompleks sosialisasi. Sementara itu, di Nyaru Menteng, Bumi, orang utan jantan berusia 9 tahun, telah berada di Pulau Pra-Pelepasliaran setelah sebelumnya menjalani pembelajaran di Sekolah Hutan.

Orang utan lainnya juga menunjukkan perkembangan masing-masing. Monita, orang utan betina berusia 7 tahun, semakin terampil mengeksplorasi pepohonan, mencari buah, dan membuat sarang. Ecky, orang utan betina berusia 10 tahun, telah mampu mengenali dan mengonsumsi sekitar 50 jenis pakan alami serta membuat sarang sendiri. Sementara Otan dan Feruza, masing-masing berusia 5 tahun, terus mengembangkan kemampuan memanjat, mengenali pakan alami, dan membangun sarang di Sekolah Hutan Samboja Lestari.

Manager Environment PHI, Kemas Adrian, menejalskan bahwa rehabilitasi orang utan bukan proses singkat. Satwa perlu melalui berbagai tahapan untuk membangun kembali kemampuan alami, mulai dari mengenali pakan, mengeksplorasi lingkungan, memanjat pohon, hingga membuat sarang sebelum dinilai siap untuk hidup mandiri di alam. Untuk itu, ia menilai bahwa upaya konservasi perlu dilakukan secara terintegrasi, mulai dari perlindungan individu hingga pemulihan dan pengelolaan habitat.

“Rehabilitasi orang utan tidak dapat dipisahkan dari upaya memulihkan dan menjaga habitatnya. Karena itu, dukungan kami tidak hanya berfokus pada kebutuhan individu selama proses rehabilitasi, tetapi juga pada penguatan ekosistem melalui pemulihan vegetasi dan pengelolaan habitat secara berkelanjutan,” ujar Kemas.

Ia menambahkan, pemulihan habitat menjadi penting untuk memastikan tersedianya lingkungan yang mendukung kehidupan orang utan ketika satwa tersebut telah memiliki kemampuan untuk kembali ke alam. “Ketika orang utan siap kembali ke habitat alaminya, lingkungan yang sehat dan mampu menyediakan sumber pakan serta ruang hidup menjadi bagian penting dari keberhasilan proses tersebut,” katanya.

Upaya konservasi orang utan sejalan dengan komitmen PHI untuk menjalankan operasi hulu migas yang selamat, andal, dan patuh terhadap ketentuan di bidang lingkungan. PHI juga meyakini bahwa mitigasi risiko dampak lingkungan merupakan langkah strategis untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menjaga keberlanjutan produksi migas perusahaan yang berperan penting dalam mendukung ketersediaan dan ketahanan energi nasional.

Kemas pun menjelaskan bahwa dalam lima tahun terakhir, PHI telah melakukan penanaman lebih dari 600 ribu pohon, termasuk pohon endemik Kalimantan dan pohon buah-buahan, di sekitar wilayah operasi hulu migas di Kalimantan untuk mendukung konservasi flora dan fauna serta pengurangan emisi karbon. Melalui kolaborasi dengan lembaga konservasi, pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya, PHI terus berupaya menjaga keanekaragaman hayati di Kalimantan.

“Kami percaya pentingnya komitmen dan tindakan nyata bersama untuk memastikan kegiatan operasi hulu migas berjalan seiring dengan upaya menjaga lingkungan dan keberlanjutan ekosistem bagi generasi mendatang,” pungkasnya. (Rama Julian Saputra)

Foto: Dok PHI

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Perkuat Pendidikan Karakter Anak Pekerja Migran Indonesia, PMEP gandeng Ruangguru luncurkan Program Charisma bagi Guru Sekolah Binaan di Malaysia

KUALA LUMPUR, RESOURCESASIA.ID – PT Pertamina Malaysia EP (PMEP) bekerja sama dengan Ruangguru secara resmi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *