Saturday , 29 August 2026
Home / KELISTRIKAN / Dukung Bekasi Kelola Sampah Jadi Listrik, PLN Akan Serap dan Salurkan 223.584 MWh per Tahun
Keterangan foto: Disaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (keempat dari kiri), Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono (kedua dari kiri), Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi KESDM, Eniya Listiani Dewi (ketiga dari kiri), Gubernur Jawa barat, Dedi Mulyadi (kelima dari kanan), Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono (paling kiri), Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Patria Sjahrir, (keempat dari kanan), CEO PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera), Fadli Rahman (ketiga dari kanan), Chairman of BOD of Mizuda Group, Shan Jianming (kedua dari kanan), dan Chairman of Wangneng, Shan Chao (paling kanan), penandatanganan Perjanjian Jual Beli Listrik dilakukan oleh Direktur Utama PLN (Persero), Darmawan Prasodjo (kelima dari kiri) bersama Chairman of Wangneng Bekasi Environment, Lyu Zhigang (keenam dari kanan) dalam agenda peresmian pembangunan PSEL Kota Bekasi di Bantargebang, pada Rabu (26/8). Foto Dok PLN

Dukung Bekasi Kelola Sampah Jadi Listrik, PLN Akan Serap dan Salurkan 223.584 MWh per Tahun

BEKASI, RESOURCESASIA.ID – PT PLN (Persero) terus mendukung inisiatif Pemerintah dalam menghadirkan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di berbagai wilayah di Tanah Air. Komitmen tersebut kembali diwujudkan melalui penandatanganan Sponsors Agreement dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL) dalam agenda Peresmian Pembangunan PSEL Kota Bekasi pada Rabu (26/8).

Dalam agenda tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan mengatakan bahwa selama ini pengembangan PSEL menghadapi berbagai hambatan regulasi dan perizinan. Kondisi tersebut membuat pengembangan proyek waste to energy berjalan lambat, padahal persoalan sampah terus menjadi tantangan di berbagai daerah.

“Kalau sampah saja kita tidak bisa urus, bagaimana kita mengurus yang lebih besar. Itu perintah Pak Presiden. Aturan mengenai pengelolaan sampah ini, waste to energy, ratusan lebih aturannya. Oleh karena itu, 11 tahun hanya ada dua (proyek). Satu tidak jalan, satu hidup mati-hidup mati. Hampir tidak bisa jalan karena rumit dan ruwet. Nah ini kita rapihkan. Dari sini tinggal tiga (aturan),” ujar Zulkifli.

Menurut Zulkifli, percepatan penanganan sampah membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Pihaknya terus mengawal pelaksanaan program dan menyelesaikan berbagai hambatan yang muncul, sementara pembangunan dan proses bisnis dijalankan oleh para pihak terkait sesuai perannya masing-masing.

Keterangan foto: Pada agenda Peresmian Pembangunan PSEL Kota Bekasi di Bantargebang pada Rabu (26/8), Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa percepatan penanganan sampah membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Pihaknya terus mengawal pelaksanaan program dan menyelesaikan berbagai hambatan yang muncul, sementara pembangunan dan proses bisnis dijalankan oleh para pihak terkait sesuai perannya masing-masing. Foto Dok PLN

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan bahwa pembangunan PSEL Kota Bekasi menjadi langkah penting dalam mempercepat penanganan persoalan sampah di wilayahnya. Ia berharap pembangunan fasilitas ini dapat segera berjalan dan memberikan solusi terhadap kebutuhan masyarakat akan pengelolaan sampah yang lebih baik.

“Untuk itu, semoga apa yang dicanangkan hari ini bisa berjalan dengan cepat dan mampu merespons apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ujar Dedi.

Keterangan foto: Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam agenda Peresmian Pembangunan PSEL Kota Bekasi, pada Rabu (26/8), menyampaikan bahwa pembangunan PSEL juga perlu diiringi perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah. Ia menekankan pentingnya menghentikan kebiasaan membuang sampah sembarangan agar penanganan persoalan sampah dapat dilakukan secara lebih menyeluruh. Foto dok PLN

Menurut Dedi, pembangunan PSEL juga perlu diiringi perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah. Ia menekankan pentingnya menghentikan kebiasaan membuang sampah sembarangan agar penanganan persoalan sampah dapat dilakukan secara lebih menyeluruh.

Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir mengatakan bahwa pembangunan PSEL Kota Bekasi merupakan bagian dari percepatan penanganan persoalan sampah melalui kolaborasi berbagai pihak.

Keterangan foto: Suasana peresmian pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Bekasi yang dilakukan dengan pembuangan sampah secara simbolis di Bantargebang, pada Rabu (26/8).

“Peresmian Pembangunan PSEL hari ini menandai hadirnya solusi nyata untuk menjawab tantangan darurat sampah di Indonesia dan secara terkhusus di kota Bekasi. PSEL Kota Bekasi juga diharapkan dapat menciptakan nilai lingkungan, energi, dan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Inisiatif ini diharapkan menghasilkan hampir 1.000 lapangan kerja hijau dan menyediakan energi bersih bagi puluhan ribu rumah tangga. Selain itu, langkah ini membuktikan bahwa sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Danantara Indonesia, dan berbagai pemangku kepentingan dapat menghadirkan solusi konkret bagi pengelolaan sampah terintegrasi di Indonesia,” kata Pandu.

Pandu merinci, PSEL Kota Bekasi diproyeksikan mampu menangani lebih dari 500 ribu ton sampah per tahun atau sekitar 70 persen timbulan sampah terolah di Kota Bekasi. Proyek dengan nilai investasi sekitar Rp3 triliun ini juga diproyeksikan dapat mengurangi emisi karbon sekitar 640 ribu ton setara CO₂ per tahun, mengurangi kebutuhan lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sekitar 90 persen, serta menciptakan sekitar 1.000 lapangan kerja hijau.

Keterangan foto: Pada agenda Peresmian Pembangunan PSEL Kota Bekasi, di Bantargebang, Rabu (26/8), Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Patria Sjahrir mengatakan bahwa pembangunan PSEL Kota Bekasi merupakan bagian dari percepatan penanganan persoalan sampah melalui kolaborasi berbagai pihak.

Dari sisi energi, PSEL Kota Bekasi memiliki kapasitas netto 27,4 MW. Fasilitas ini diproyeksikan menghasilkan sekitar 223.584 megawatt hour (MWh) listrik per tahun. Dengan asumsi konsumsi rata-rata pelanggan rumah tangga berdaya 450 volt ampere (VA), jumlah tersebut setara dengan kebutuhan listrik sekitar 55 ribu rumah tangga.

Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan energi listrik yang dihasilkan oleh PSEL Kota Bekasi dapat dimanfaatkan kembali untuk memenuhi kebutuhan listrik di wilayah tersebut. Dengan demikian, sampah yang ditangani melalui PSEL tidak hanya membantu mengurangi persoalan lingkungan, tetapi juga menghasilkan energi yang dapat kembali dimanfaatkan masyarakat setempat.

“ Demand listrik di Bekasi cukup tinggi. Maka, kita mendedikasikan listrik dari PSEL Bekasi ini untuk masyarakat Bekasi. Jadi, sampah Kota Bekasi masuk ke sini (PSEL), kemudian listrik yang dihasilkan kita pasok kembali ke Kota Bekasi,” ujar Darmawan.

Keterangan foto: Dalam agenda peresmian pembangunan PSEL di Kota Bekasi, Bantargebang, Rabu (26/8), Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa PLN menyiapkan energi listrik yang dihasilkan oleh PSEL Kota Bekasi dapat dimanfaatkan kembali untuk memenuhi kebutuhan listrik di wilayah tersebut. Dengan demikian, sampah yang ditangani melalui PSEL tidak hanya membantu mengurangi persoalan lingkungan, tetapi juga menghasilkan energi yang dapat kembali dimanfaatkan masyarakat setempat.

Darmawan menegaskan, tujuan utama pembangunan PSEL adalah menghadirkan lingkungan yang lebih bersih melalui penanganan sampah. Sementara itu, listrik hanya menjadi salah satu produk yang turut dihasilkan dari proses tersebut.

“Jadi, produk utamanya bukan listrik, tapi produk utamanya adalah lingkungan yang bersih. Listrik hanyalah by-product dari program ini,” tutup Darmawan. (Rama Julian Saputra)

Foto: Dok PLN

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Pertamina Hulu Indonesia Dukung Konservasi Orang Utan di Kalimantan Demi Menjaga Ekosistem Hutan dan Keberlanjutan Energi

BALIKPAPAN, RESOURCESASIA.ID – Pada peringatan Hari Orang Utan, 19 Agustus lalu, PT Pertamina Hulu Indonesia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *