Tuesday , 15 September 2026
Home / INDUSTRI PENUNJANG / Pabrik Energi Baru Pertama XCMG di Luar Negeri Resmi Beroperasi, Ciptakan Tolok Ukur Baru Kerja Sama Indonesia–Tiongkok

Pabrik Energi Baru Pertama XCMG di Luar Negeri Resmi Beroperasi, Ciptakan Tolok Ukur Baru Kerja Sama Indonesia–Tiongkok

HALMAHERA TENGAH, MALUKU UTARA, RESOURCESASIA.ID – Peresmian Basis Manufaktur Energi Baru XCMG Indonesia diselenggarakan di Kawasan Industri Weda Bay (IWIP), Indonesia. Bersamaan dengan peluncuran resmi dan penyerahan batch pertama peralatan energi baru kepada mitra strategis Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), pabrik energi baru pertama XCMG di luar negeri resmi mulai beroperasi.

Acara dihadiri oleh Vice President Director of XCMG, Song Zhike, jajaran manajemen Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), pelanggan, mitra industri, serta hampir seratus tamu undangan, di yang berlokasi di Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara, Senin (27/7/2026).

Strategi Global dan Manufaktur Cerdas

Dalam keterangannya, Song Zhike Vice President Director of XCMG mengatakan, tahun 2026 merupakan tahun awal periode Rencana Lima Tahun ke-15. XCMG mempercepat transformasi melalui lima arah utama, yaitu high-end development, intelligentization, green development, globalization, dan service-oriented development, dengan menjadikan ekspansi global dan pengembangan industri hijau sebagai dua fokus strategi utama perusahaan. Basis Manufaktur Energi Baru XCMG Indonesia merupakan langkah strategis penting yang merepresentasikan integrasi mendalam dari kedua strategi tersebut.

“Basis Manufaktur Energi Baru XCMG Indonesia mengintegrasikan manufaktur unit lengkap, penelitian dan pengembangan yang disesuaikan dengan kondisi operasional lokal, serta layanan purna jual lokal secara terpadu. Fasilitas ini secara signifikan mempersingkat waktu pengiriman serta mampu memenuhi kebutuhan berbagai sektor di Indonesia secara lebih tepat, mulai dari pertambangan, pembangunan infrastruktur, hingga logistik kawasan industri,”” ujar Song Zhike, dikutip dalam keterangan resmi, Senin (27/7).

Produk yang resmi diluncurkan kali ini, yaitu wheel loader listrik murni XC968-EV, dilengkapi dengan sistem penggerak motor ganda terintegrasi. Dibandingkan dengan alat berat berbahan bakar fosil pada kelas tonase yang sama, biaya operasionalnya dapat berkurang sekitar 78 persen dan biaya perawatannya berkurang sekitar 60 persen.

Selain itu, setiap unit mampu mengurangi emisi karbon dioksida hingga sekitar 150 ton per tahun, sehingga sangat sesuai untuk mendukung pengembangan tambang hijau dan kawasan industri rendah karbon di Indonesia.

Berlandaskan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, Basis Manufaktur Energi Baru XCMG Indonesia berfokus pada dua arah utama, yaitu substitusi peralatan energi baru dan pengembangan ekonomi sirkular. Dengan mengandalkan kapabilitas manufaktur lokal, fasilitas ini memasok alat berat listrik dalam skala besar untuk mendukung transformasi rendah karbon di berbagai sektor strategis Indonesia. Di saat yang sama, XCMG juga mengembangkan sistem operasional sirkular untuk peralatan bekas serta remanufaktur komponen guna memaksimalkan efisiensi pemanfaatan sumber daya industri.

Saat ini, proporsi karyawan lokal di wilayah operasional XCMG Indonesia telah mencapai hampir 80 persen. Perusahaan terus memperluas peluang kerja bagi tenaga kerja Indonesia sekaligus membangun dan mengembangkan talenta lokal yang memiliki kompetensi teknis. Pada tahun 2026, XCMG Machinery kembali masuk dalam daftar Fortune China ESG Impact List, sekaligus mempertahankan posisinya sebagai satu-satunya perusahaan industri alat berat yang terpilih dalam daftar tersebut.

Kolaborasi Strategis XCMG dan Indonesia Weda Bay Industrial Park

Penyerahan batch pertama peralatan energi baru ini merupakan contoh nyata kolaborasi strategis antara XCMG dan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) melalui sinergi “teknologi + skenario aplikasi” serta “manufaktur + pasar”. XCMG memiliki keunggulan dalam pengembangan dan manufaktur cerdas alat berat energi baru, sementara Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) didukung oleh ekosistem industri yang matang dan beragam skenario aplikasi di Indonesia.

Sejak penandatanganan kerja sama, kedua belah pihak hanya membutuhkan waktu satu setengah tahun untuk menyelesaikan pembangunan hingga pengoperasian pabrik. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, kedua perusahaan menghadirkan model baru kerja sama perusahaan Tiongkok di pasar global sekaligus mewujudkan sinergi yang menghasilkan nilai lebih besar daripada kontribusi masing-masing pihak secara terpisah.

Perwakilan pelanggan menyampaikan, “Kini peralatan energi baru telah diproduksi secara lokal.

“Selain lebih sesuai dengan kebutuhan operasional rendah karbon kami, respons layanan juga menjadi lebih cepat, sehingga secara nyata membantu kami meningkatkan efisiensi dan menekan biaya operasional.” ujar perwakilan pelanggan.

Dari Terobosan Awal Menuju Integrasi Rantai Industri yang Menyeluruh

Selama lebih dari tiga dekade mengembangkan pasar Indonesia, XCMG telah membangun sistem operasional dan layanan yang terlokalisasi secara menyeluruh. Saat ini, XCMG telah memiliki 32 jaringan penjualan dan 53 jaringan layanan, didukung lebih dari 120 kendaraan layanan profesional serta sistem pengelolaan suku cadang tiga tingkat.

Infrastruktur tersebut memastikan lebih dari 30.000 unit peralatan XCMG yang beroperasi di Indonesia dapat bekerja secara andal, sekaligus menjadi fondasi yang kuat bagi operasional berkelanjutan Basis Manufaktur Energi Baru XCMG Indonesia.

“Dengan beroperasinya pabrik manufaktur energi baru ini, XCMG Indonesia berhasil mewujudkan rantai industri terintegrasi yang mencakup penelitian dan pengembangan, manufaktur, pasokan, penjualan, layanan, serta dukungan pembiayaan. Kehadiran peralatan energi baru yang diproduksi secara lokal menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur hijau yang berkualitas dan berkelanjutan di Indonesia”, kata Song Zhike.

Berpijak pada awal periode Rencana Lima Tahun ke-15, XCMG menjadikan Basis Manufaktur Energi Baru Indonesia sebagai model percontohan manufaktur cerdas di pasar global.

“Dengan menjadikan inovasi teknologi sebagai penggerak utama serta terus memperdalam model kolaborasi dan pembangunan bersama dengan mitra lokal, XCMG akan terus menghadirkan XCMG Solutions bagi pelanggan di seluruh dunia”, tutup Song Zhike. (Rama Julian Saputra)

Foto: Dok XCMG

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Komisioner BPKN: Keselamatan Pelayaran Adalah Hak Dasar Konsumen

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID — Kecelakaan KMP Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa harus menjadi momentum …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *