Monday , 14 September 2026
Home / KELISTRIKAN / Jajaki Kerja Sama APJII, ITPLN Perluas Kelas Karyawan dan Rekrutmen Lulusan

Jajaki Kerja Sama APJII, ITPLN Perluas Kelas Karyawan dan Rekrutmen Lulusan

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID — Institut Teknologi PLN (ITPLN) menjajaki kerja sama strategis dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Region Jakarta untuk memperluas peluang kelas karyawan, magang hingga rekrutmen lulusan ITPLN di industri internet, telekomunikasi, data center, dan teknologi informasi.

Wakil Rektor III ITPLN Purnomo mengatakan, penjajakan kerja sama ITPLN dan APJII memiliki irisan kuat karena ekosistem internet dan telekomunikasi membutuhkan kompetensi teknologi yang juga berkembang dalam lingkungan pendidikan energi dan ketenagalistrikan. Kerja sama itu rencananya akan diarahkan pada kelas karyawan, magang, kuliah tamu, hingga rekrutmen lulusan.

“Pertemuan ini membahas potensi kemitraan strategis antara ITPLN dan APJII Region Jakarta. Beberapa area kerja sama konkret telah diidentifikasi dan penjajakan akan dilanjutkan dengan penyusunan draft MoU dan PKS,” ujar Purnomo saat berbincang, Senin, 14 September 2026.

ITPLN saat ini memiliki empat fakultas dan dua sekolah, yakni Sekolah Vokasi dan Sekolah Pascasarjana, dengan jenjang pendidikan S1, S2, S3, serta Program Profesi Insinyur.

Dalam skema pendidikan, ungkapnya, mahasiswa ITPLN diwajibkan menjalani dua kali magang. Sebanyak satu bulan dilakukan di PLN dan lima bulan berikutnya di institusi atau perusahaan lain. 

“Skema ini dapat menjadi modal bagi mahasiswa untuk mengenal kebutuhan industri sejak sebelum lulus,” ucapnya.

Menurutnya, kerja sama dengan APJII akan memungkinkan mahasiswa ITPLN menjalani magang di perusahaan anggota asosiasi, termasuk perusahaan penyedia layanan internet dan data center.

Selain magang, APJII berpotensi membantu memperluas akses rekrutmen lulusan ITPLN ke perusahaan anggotanya. Langkah ini dinilai penting karena kebutuhan tenaga profesional di sektor digital terus berkembang.

Diskon UKT Kelas Karyawan

Salah satu agenda lainnya yang dibahas adalah pembukaan kelas karyawan untuk anggota APJII. Program tersebut dirancang menggunakan sistem hybrid sehingga karyawan dapat mengikuti perkuliahan secara daring pada malam hari dan hadir secara langsung pada agenda tertentu, termasuk sidang.

Perwakilan APJII Region Jakarta, Hendri, berharap, kelas karyawan yang dibuka APJII dengan ITPLN nantinya tidak dibebani persyaratan kuota minimal pada tahap awal. Sebaiknya, kata Hendri, pemberlakuan kuota dan skema diskon dilakukan setelah mendapat respon baik dari anggotanya.

“Tidak perlu ada minimal kuota di awal. Kita mulai kecil dulu, biarkan word of mouth bekerja. Kalau sudah berjalan dan peminatnya semakin banyak, baru kita standarkan kuotanya,” kata Hendri.

Dia mengungkapkan, APJII Region Jakarta telah berusia sekitar 30 tahun dan memiliki sekitar 400 perusahaan anggota yang bergerak di sektor telekomunikasi dan internet. Di antara anggotanya terdapat Telkom, Biznet, XL, Indosat, dan Icon Plus.

Menurut Hendri, kebutuhan industri di sektor telekomunikasi dan internet saat ini semakin spesifik. Kandidat yang telah memiliki pengalaman magang di bidang relevan cenderung lebih diprioritaskan dibandingkan mereka yang hanya memiliki pengalaman akademik.

“Kandidat yang sudah pernah magang di industri yang relevan tentu lebih kami utamakan. Mereka sudah mengenal ritme kerja dan kebutuhan industri dibandingkan kandidat yang belum memiliki pengalaman praktis,” kata Hendri.

Beberapa kompetensi teknis yang banyak dibutuhkan industri antara lain Mikrotik, keamanan siber, operasional data center, dan networking. Sertifikasi maupun short course yang terintegrasi dengan kurikulum perguruan tinggi juga dinilai menjadi nilai tambah.

Untuk posisi teknis seperti Network Operations Center (NOC), kemampuan teknis menjadi pertimbangan utama. Namun, Hendri menegaskan integritas tetap menjadi persyaratan yang tidak dapat ditawar.

Diakuinya, perkembangan industri data center di tanah air cukup pesat yang memungkinkan untuk membuka peluang baru lapangan kerja ke depannya. Indonesia, ucapnya, memiliki potensi besar karena pertumbuhan kebutuhan pusat data regional seperti di Singapura dan Malaysia, antara lain dipengaruhi keterbatasan kapasitas listrik. 

Kolaborasi ITPLN dan APJII juga diarahkan pada penyelenggaraan kuliah tamu dan seminar. APJII siap menghadirkan praktisi industri, termasuk tenaga ahli di bidang cyber security, untuk berbagi pengalaman dengan mahasiswa.

Mahasiswa ITPLN juga berpeluang mengikuti kompetisi Asia Pacific ICT Awards yang dijadwalkan berlangsung di Indonesia pada Desember 2026.

Selain itu, APJII membuka peluang bagi ITPLN untuk menghadirkan booth dalam kegiatan gathering yang diikuti lebih dari 300 perusahaan. Forum tersebut dapat menjadi ruang bagi ITPLN memperkenalkan program pendidikan sekaligus memperluas jejaring dengan industri.

APJII juga berpotensi membantu validasi sertifikasi atau “paspor kompetensi” lulusan ITPLN secara institusional. Dengan demikian, kompetensi lulusan dapat lebih mudah dikenali oleh perusahaan anggota asosiasi.

Bagi ITPLN, penjajakan ini diarahkan untuk mempertemukan kebutuhan industri dengan kompetensi mahasiswa dan lulusan, terutama di tengah pertumbuhan sektor digital, networking, keamanan siber, serta data center di Indonesia. (Rama Julian Saputra)

Foto: ITPLN

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Denda Menhut Rp185 Miliar Picu Arus Kas Tambang Nikel Milik LX International Boncos

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Manajemen perusahaan tambang nikel,PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE) mengungkapkan bahwa perseroan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *