RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar daerah operasional lewat berbagai program pemberdayaan usaha mikro kecil (UMK).
*Sekretaris Perusahaan MIND ID Heri Yusuf mengatakan bahwa pemberdayaan usaha mikro kecil menjadi salah satu program unggulan perusahaan sebagai upaya untuk menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Melalui program ini, holding meyakini akan menghasilkan multiplier effect termasuk pada kesejahteraan warga di sekitar wilayah operasional.
“MIND ID mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan kemandirian masyarakat dengan penuh komitmen dan integritas,” katanya.
Dia menegaskan bahwa selama ini MIND ID tidak hanya fokus pada aktivitas pertambangan berkelanjutan. Holding turut aktif mendukung pembangunan ekonomi masyarakat melalui berbagai program dan bantuan yang diberikan kepada UMK di berbagai sektor.
Bentuk konkret dari komitmen tersebut dilakukan MIND ID melalui Anggota Holding PT Bukit Asam (PTBA) lewat percetakan dan konveksi UMK Dalgasil. Usaha ini dimiliki oleh Dedy Irawan. Dia sukses menjalankan usahanya berkat binaan perusahaan.
BACA JUGA:
Project Strategis 2024, MIND ID Perkuat Program Nilai Tambah Komoditas Mineral
UMK Dalgasil saat ini tidak hanya menjadi salah satu usaha percetakan dan konveksi terbesar di Sumatra Selatan. Bisnis ini bahkan telah menembus pasar nasional dengan cabang hingga ke Kota Bandung.

“Saya sangat berterima kasih kepada PTBA yang telah membina selama 8 tahun, baik dengan pelatihan hingga pendampingan. Saya tidak menyangka usaha Dalgasil bisa sampai sebesar ini,” tuturnya.
Hal serupa dilakukan Grup MIND ID lainnya, PT Timah Tbk yang berperan aktif mendukung pengusaha lokal bernama Titi Raswati. Dia merupakan pemilik usaha Nasi Bakar Safira di Pangkalpinang. Melalui Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK), Titi berhasil mengembangkan usahanya.
“Program PUMK PT Timah Tbk sangat membantu kami yang ingin mengembangkan usaha. PT Timah Tbk juga kerap menawarkan agar produk kami bisa ikut Bazar. Konsumen kami juga banyak dari karyawan Timah. Ini sangat membantu kami,” kata Titi.
PT Inalum turut aktif mendukung ekonomi lokal melalui produk wastra Tenun Batak Toba dari Desa Meat, Kabupaten Toba. Produk ini berhasil melangkah ke panggung internasional, bahkan hingga ke Jamaika, melalui kerja sama antara kelompok penyandang disabilitas Li-Uli Craft, PT Inalum, dan Rumah BUMN Toba.
Ini merupakan komitmen perusahaan dalam mendukung produk-produk kebudayaan lokal agar berkembang dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” katanya. (Rama Julian)
Foto: Dok MIND ID
Resources Asia Energi News Makers