Tuesday , 26 May 2026
Home / ENERGI MINYAK & GAS / Laba RAJA Milik Hapsoro Turun 8 Persen Jadi USD17 Juta Pada Akhir September 2025
Direktur Utama RAJA, Djauhar Maulidi

Laba RAJA Milik Hapsoro Turun 8 Persen Jadi USD17 Juta Pada Akhir September 2025

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) membukukan pertumbuhan pendapatan 3,7 persen secara tahunan menjadi USD196,04 juta sepanjang 9 bulan 2025.

Bila dirinci, penjualan gas meningkat 1,1 persen secara tahunan menjadi USD106,4 juta. Senada, pendapatan kasa penyaluran minyak dari kerja sama operasi tumbuh 8,8 persen secara tahunan menjadi USD25,754 juta.

Tapi pendapatan dari lifting migas turun 13,9 persen secara tahunan menjadi USD37,6 juta. Senasib, pendapatan dari jasa penyaluran gas menyusut 4,2 persen secara tahunan menjadi USD6,809 juta.

Walau beban pokok pendapatan bengkak 1,08 persen secara tahunan menjadi USD139,75 juta. Tapi laba kotor tetap tumbuh 9,3 persen secara tahunan menjadi USD56,2 juta.

Seirama, laba usaha tumbuh 8 persen secara tahunan menjadi USD40,546 juta. Demikian juga dengan laba sebelum pajak penghasilan meningkat 5,7 persen secara tahunan menjadi USD37,07 juta.

Direktur Utama RAJA, Djauhar Maulidi melaporkan laba bersih senilai USD17,752 juta sepanjang 9 bulan 2025. Nilai laba itu merosot 8,2 persen secara tahunan dibanding periode sama tahun lalu setara USD19,368 juta.

Pasalnya, laba yang diatribusikan kepada kepentingan non pengendali melonjak 133 persen secara tahunan menjadi USD6,3 juta.

Dampaknya, laba per saham yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melorot ke USD0,0042 per lembar pada akhir September 2025. Sedangkan akhir September 2024 setara USD0,00458 per helai.

Namun laba tersebut masih dapat menambah saldo laba 1,9 persen dibanding akhir tahun 2024 menjadi USD107,79 juta pada akhir September 2025.

Bahkan total ekuitas naik 38,5 persen dibanding akhir tahun 2024 menjadi USD237,08 juta pada akhir September 2025.

Pada sisi lain, jumlah kewajiban naik 31,4 persen dibanding akhir tahun 2024 menjadi USD209,01 juta pada akhir September 2025.

Perlu dicermati, kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi sepanjang 9 bulan 2025 senilai USD30,738 juta. Adapun kas setara kas senilai USD95,463 juta pada akhir September 2025.

Rasio keuangan penting lainnya, ROA 5,04 persen; ROE 10,16 persen;dan Debt to asset 46,85 persen.
Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan kuartal III 2025 telah audit emiten Migas milik Hapsoro ini yang diunggah pada laman BEI dikutip Rabu (3/12/2025). (Abdul Aziz)

Foto: Abdul Aziz

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Indonesia Raja Nikel Dunia, Industri Produk Akhir Belum Berkembang

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Satu dekade hilirisasi menjadikan Indonesia sebagai raja nikel dunia, dengan memproduksi enam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *