Tuesday , 8 September 2026
Home / KELISTRIKAN / ITPLN Lantik 1.677 Mahasiswa Baru, Rektor Tekankan Era Transisi Energi

ITPLN Lantik 1.677 Mahasiswa Baru, Rektor Tekankan Era Transisi Energi

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Institut Teknologi PLN (ITPLN) melantik 1.677 mahasiswa baru dalam Pekan Penerimaan Mahasiswa Baru (Karisma) 2026, Senin, 7 September 2026. Rektor ITPLN Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa, M.K., M.T., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., mengatakan para mahasiswa baru disiapkan menghadapi dua perubahan besar, yakni revolusi industri 4.0 dan transisi energi menuju net zero emission.

ITPLN menempatkan transisi energi sebagai salah satu fokus utama pendidikan kampus. Kurikulum dan silabus dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri energi di tengah perubahan teknologi dan tuntutan pencapaian net zero emission.

“Kalian tidak salah masuk ke ITPLN. Masa depan dunia yang kita hadapi adalah dua, pertama industri 4.0 dan yang kedua adalah transisi energi, di mana seluruh dunia akan menuju net zero emisi,” ujar Iwa saat membuka Pekan Orientasi Mahasiswa Baru bertajuk Karisma Gelora, Senin, 7 September 2026.

Menurut Iwa, ITPLN secara khusus memosisikan diri sebagai kampus transisi energi yang mempersiapkan sumber daya manusia untuk menghadapi perubahan sistem energi. Maka, lanjut Iwa, mahasiswa tidak hanya dibekali pengetahuan akademik, tetapi juga diarahkan memahami perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

“ITPLN adalah kampus transisi energi, kampus energi yang siap menghadapi net zero emisi. Kurikulum dan silabus yang ada di ITPLN dibangun untuk menghadapi itu semua,” katanya.

Tahun ini, minat calon mahasiswa terhadap ITPLN tercermin dari jumlah pendaftar yang mencapai 10.256 orang dari 23.082 pemerhati atau peserta yang mengikuti rangkaian penerimaan mahasiswa baru. Dari proses tersebut, 1.677 mahasiswa akhirnya diterima sebagai bagian dari ITPLN.

Dari 1.677 mahasiswa baru tersebut, 147 mahasiswa diterima melalui program ikatan kerja. Iwa menyebut kesempatan ikatan kerja tersebut sebagai peluang istimewa karena mahasiswa memiliki jalur untuk memperoleh kesempatan bekerja di lingkungan PLN setelah memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Karena itu, ia meminta seluruh mahasiswa baru mempersiapkan diri sejak awal perkuliahan. Prestasi akademik dan kemampuan nonakademik, kata Iwa, akan menjadi bagian penting dalam membangun rekam jejak mahasiswa selama menempuh pendidikan.

“Apabila kalian semua benar ingin bekerja di PLN, maka siapkan dari sekarang menjadi 100 terbaik empat tahun mendatang,” katanya.

Iwa mengatakan peluang lulusan ITPLN untuk masuk ke dunia kerja juga tidak hanya bergantung pada PLN. Kampus terus membangun kerja sama dengan sejumlah asosiasi dan industri untuk memperluas peluang bagi lulusan.

“PLN saja percaya kepada kita, apalagi teman-teman industri tentu akan lebih percaya kepada ITPLN,” ucap Iwa.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) Prof. Brian Yuliarto menekankan mahasiswa baru tidak boleh berhenti pada pencapaian akademik. Pendidikan tinggi, kata dia, harus membentuk manusia yang mampu berpikir kritis, kreatif, berkolaborasi, sekaligus memiliki kepedulian sosial dan karakter kuat.

Pesan tersebut disampaikan Brian melalui tayangan video dalam pembukaan Karisma Gelora ITPLN 2026.

“Pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kapasitas manusia, membentuk karakter bangsa yang beradab dan bermartabat, serta mencerdaskan kehidupan bangsa,” kata Brian.

Ia mengatakan mahasiswa memiliki posisi penting sebagai agen perubahan sekaligus bagian dari upaya mencapai visi Indonesia Emas 2045. Karena itu, mahasiswa didorong tidak hanya mengejar keberhasilan akademik, tetapi juga mengembangkan kepemimpinan, kepedulian sosial, dan kemampuan beradaptasi.

“Mahasiswa tidak cukup hanya berorientasi pada keberhasilan akademik, tetapi juga perlu memiliki kemampuan kepemimpinan, kepedulian sosial, serta karakter yang kuat sebagai penggerak perubahan,” ujar Brian.

Menurut Brian, masa transisi dari sekolah menuju perguruan tinggi harus dimanfaatkan mahasiswa untuk membangun kemandirian sekaligus memahami budaya akademik. Pekan orientasi menjadi salah satu momentum untuk mempercepat proses adaptasi tersebut.

Ia menilai kegiatan pengenalan kehidupan kampus juga harus menjadi ruang pembekalan mahasiswa agar mampu menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi dan tumbuh menjadi lulusan yang memiliki kompetensi, karakter, cinta tanah air, serta wawasan global.

“Untuk itu, bermimpilah besar, beranilah melangkah, berkaryalah tanpa henti,” pesan Brian.

Pada Karisma 2026 ini, hadir juga undangan dari Kementerian Diktisaintek, PLN Group, kalangan industri, alumni, sivitas akademika ITPLN, serta pemangku kepentingan lainnya.

Bagi ITPLN, orientasi tersebut menjadi titik awal perjalanan 1.677 mahasiswa baru untuk membangun kompetensi sekaligus memahami tantangan dunia kerja. Terutama di tengah percepatan transformasi teknologi dan agenda transisi energi menuju net zero emission. (Rama Julian Saputra)

Foto: Dok ITPLN

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Elnusa Catat Pertumbuhan Berkualitas, Laba Bersih Naik 29 Persen sekaligus Dukung Ketahanan Energi Nasional

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – PT Elnusa Tbk (ELNUSA, IDX: ELSA), perusahaan jasa energi terintegrasi yang tergabung …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *