JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Komitmen memperkuat kenyamanan mobilitas kendaraan listrik selama Ramadan 1447 H ditegaskan ENTREV dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Menjawab Tantangan Penguatan Ekosistem KBLBB di Indonesia melalui Skema Pembiayaan Inovatif” yang digelar di Jakarta pada 13 Februari 2026 kemaren.
Forum ini mempertemukan kementerian/lembaga, pelaku industri, penyedia infrastruktur pengisian daya, lembaga pembiayaan, hingga asosiasi untuk membahas tantangan dan solusi konkret penguatan ekosistem KBLBB mulai dari skema pembiayaan inovatif, pengelolaan risiko, layanan purna jual, hingga kesiapan ekosistem kredit karbon sebagai pijakan memastikan kendaraan listrik semakin andal dan siap menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama Ramadhan.
ENTREV menilai Momentum Ramadhan selalu identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, baik untuk aktivitas rutin harian, aktivitas menjelang buka puasa, hingga perjalanan mudik ke kampung halaman. Dalam konteks tersebut, kesiapan infrastruktur kendaraan listrik menjadi faktor kunci. Data Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (Ditjen Gatrik) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, hingga akhir 2025 telah tersedia 4.778 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 3.093 titik di berbagai wilayah Indonesia. Selain itu, per Juli 2025, terdapat 1.907 unit Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) di 1.907 lokasi. Ketersediaan ini menjadi fondasi penting dalam mendukung perjalanan pengguna kendaraan listrik selama Ramadhan.
Nasrullah Salim, ENTREV National Project Manager, menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan momentum penting yang membutuhkan komitmen dan upaya ekstra dari seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kualitas ekosistem kendaraan listrik.
“Kami memahami bahwa mobilitas masyarakat cenderung meningkat selama bulan Ramadhan dan liburan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, baik untuk aktivitas harian, perjalanan ibadah, maupun persiapan mudik. Karena itu, ENTREV bersama para mitra strategis memperkuat sinergi dan dukungan ekosistem agar layanan pengisian daya kendaraan listrik tetap siap, mudah diakses, dan mendukung kenyamanan perjalanan masyarakat selama periode bulan Ramadhan dan liburan Hari Raya Idul Fitri 1447 H,” ujar Nasrullah Salim.
Lebih lanjut, ENTREV juga mendorong kolaborasi lintas sektor guna memastikan informasi lokasi pengisian daya dapat diakses dengan mudah serta layanan tetap responsif selama periode Ramadhan. Penguatan komunikasi kepada pengguna menjadi bagian dari strategi agar masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan lebih matang dan terukur.
“Ramadhan adalah tentang ketenangan dan kebersamaan. Kami ingin memastikan kendaraan listrik menjadi bagian dari pengalaman itu memberikan perjalanan yang efisien, ramah lingkungan, dan tetap andal di setiap momen penting bersama keluarga,” tutup Eriell.
Dengan demikian, ENTREV tidak hanya berperan sebagai bagian dari penguatan ekosistem kendaraan listrik nasional, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menghadirkan mobilitas yang lebih bersih, nyaman, dan berkelanjutan selama bulan Ramadhan dan liburan Hari Raya Idul Fitri 1447 H. (Rama Julian Saputra)
Foto: Dok ENTREV
Resources Asia Energi News Makers