Wednesday , 24 July 2024
Home / ENERGI TERBARUKAN / Wujudkan Pengembangan Energi Bersih Berkelanjutan, Pertamina Geothermal Energy dan Chevron Siap Garap WKP Way Ratai
Komitmen PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGE) (IDX: PGEO) bersama Chevron New Energies Holdings Indonesia Ltd. (Chevron) untuk mengembangkan Wilayah Kerja Panasbumi (WKP) Way Ratai, Lampung,

Wujudkan Pengembangan Energi Bersih Berkelanjutan, Pertamina Geothermal Energy dan Chevron Siap Garap WKP Way Ratai

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Komitmen PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGE) (IDX: PGEO) bersama Chevron New Energies Holdings Indonesia Ltd. (Chevron) untuk mengembangkan Wilayah Kerja Panasbumi (WKP) Way Ratai, Lampung, terus berlanjut. Sebagai wujud nyata, kedua pihak membentuk Joint Venture Company (JVC) yang dilanjutkan dengan pengurusan Izin Panas Bumi (IPB) serta perizinan lainnya.

Hal ini disampaikan pada acara penandatanganan akta pendirian PT Cahaya Anagata Energy yang dilaksanakan di Grha Pertamina, Jakarta, Rabu (6/12/2023). Acara penandatanganan akta pendirian ini dilakukan oleh perwakilan Chevron New Energies Holdings Indonesia Ltd. Siddharth Jain dan Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, Julfi Hadi dan disaksikan oleh Chevron Indonesia Country Manager Wahyu Budiarto serta PTH. Direktur Utama Pertamina New & Renewable Energy (PNRE) Said Reza Pahlevy.

“WKP Way Ratai ini sangat strategis dan salah satu yang terbaik di Indonesia, posisi Way Ratai ini juga memiliki peran penting sebagai Hub di Sumatera sehingga bisa menambah nilai dari panas bumi dengan mengembangkan secondary product  khususnya green hydrogen. Kami optimis kerja sama ini menjadi langkah maju yang positif,” kata Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, Julfi Hadi.

BACA JUGA:

Pertamina Geothermal Energy Tegaskan Komitmen Dekarbonisasi Dalam Forum COP 28

Julfi mengatakan perusahaan patungan yang diberi nama PT Cahaya Anagata Energy dalam bahasa sansekerta, kata dia, Anagata berarti masa depan yang mencerminkan komitmen berkelanjutan kedua belah pihak dalam mengembangkan Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai energi masa depan.

“Semua ini berfokus dan sejalan dengan agenda pemerintah untuk mencapai net zero emission 2060,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama PTH. Direktur Utama Pertamina New & Renewable Energy (PNRE), Said Reza Pahlevy menyampaikan penandatanganan akta pendirian ini, menandai langkah maju yang signifikan dalam upaya mencapai solusi energi berkelanjutan.

“Pendirian PT Cahaya Anagata Energy merupakan bukti komitmen kami dalam membina kolaborasi dan kemitraan dalam industri energi baru dan terbarukan. Melalui usaha patungan ini, kami memanfaatkan pemahaman mendalam PGE mengenai lanskap panas bumi dan juga pengalaman luas Chevron di industri ini untuk menjajaki peluang baru untuk diversifikasi dan transisi energi,” tambah Reza.

Adapun 40 persen saham PT Cahaya Anagata Energy dimiliki oleh PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. Sisanya sebanyak 60 persen dikantongi oleh Chevron.

PT Cahaya Anagata Energy akan fokus melakukan eksplorasi panas bumi di WKP Way Ratai, Lampung, yang akan dilakukan hingga 2028.

BACA JUGA :

Raih Rating ESG Tertinggi di Indonesia untuk Sektor Utilitas, Pertamina Geothermal Energy Komitmen Dorong Keberlanjutan Bisnis

Sebelumnya PGE dan Chevron yang tergabung dalam satu konsorsium telah diumumkan sebagai pemenang lelang WKP Way Ratai oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Juni silam. (Rama Julian)

Foto : PGE

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (migas), mineral dan batubara (minerba), kelistrikan, energi terbarukan (ebt), industri penunjang, lingkungan, CSR, perdagangan dan lainnya.

Check Also

“Is Hydrogen The Future?”: Prospek dan Tantangan Penggunaan Hidrogen Sebagai Bahan Bakar Masa Depan

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Penerapan energi bersih saat ini sudah menjadi tren global. Penggunaan energi fosil …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *