Saturday , 23 May 2026
Home / ENERGI MINYAK & GAS / Wakil Dirut Pertamina: Peran NOC Jaga Ketahanan Energi Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi
Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza menerima plakat usai menjadi Narasumber pada sesi Special Session 2 “Global Challenges NOCs at The Heart of Energy Resilience”saat acara 50th IPA Convex Day 2 yang diselenggarakan di ICE BSD, Tangerang, Banten pada Kamis (21/5/2026).

Wakil Dirut Pertamina: Peran NOC Jaga Ketahanan Energi Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Pertamina menegaskan bahwa perusahaan minyak milik negara atau National Oil Company (NOC) memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan energi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Peran tersebut semakin penting di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik, dinamika pasar energi global, dan tantangan transisi energi.

Hal tersebut disampaikan Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza dalam diskusi bertema Global Challenges: NOCs at the Heart of Energy Resilience pada rangkaian gelaran IPA Convex ke-50. Menurut Oki, NOC tidak hanya berfungsi sebagai entitas bisnis, tetapi juga menjalankan mandat untuk berkontribusi terhadap perekonomian sekaligus menjaga ketahanan energi nasional.

“Selain memberikan kontribusi bagi penerimaan negara, NOC juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga ketahanan energi. Karena itu, strategi pengembangan energi tidak hanya bertumpu pada minyak, tetapi juga perlu memperkuat peran gas bumi sebagai energi transisi yang mampu menyediakan energi lebih terjangkau dengan emisi yang lebih rendah,” ujar Oki.

Oki menambahkan bahwa selain menjaga ketahanan energi, NOC juga memiliki peran untuk menciptakan efek berantai melalui hilirisasi yang dapat membuka lapangan kerja dan memaksimalkan nilai tambah sumber daya yang dimiliki negara. Dalam konteks tersebut, gas bumi menjadi salah satu elemen penting karena mampu mendukung ketahanan energi sekaligus transisi menuju sistem energi yang lebih rendah emisi.

Untuk mencapai tujuan tersebut, kata Oki, Pertamina terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, mitra strategis, dan lembaga pembiayaan. Ia menilai berbagai proyek energi berskala besar di dunia menunjukkan bahwa sinergi yang kuat antara negara dan korporasi menjadi faktor penting dalam menciptakan ketahanan energi jangka panjang.

Oki mencontohkan pengembangan proyek LNG Mozambique yang didukung oleh Pemerintah Jepang melalui peran berbagai instrumen negara. Dalam proyek tersebut, pemerintah Jepang tidak hanya memberikan dukungan kebijakan, tetapi juga ikut memperkuat keekonomian dan kelayakan proyek melalui partisipasi equity JOGMEC, pembiayaan JBIC, asuransi NEXI, serta dukungan offtaker LNG jangka panjang dari perusahaan Jepang seperti JERA.

“Contoh global menunjukkan bahwa proyek energi strategis membutuhkan arsitektur dukungan yang kuat. Pemerintah dapat berperan melalui pembiayaan, asuransi, kepastian pasar, dan kebijakan yang membuat proyek menjadi bankable. Dengan begitu, NOC dapat menjalankan mandat ketahanan energi secara lebih efektif, tetapi tetap menjaga disiplin investasi,” ujar Oki.

Oki juga menyoroti pentingnya peningkatan produksi migas domestik untuk memperkecil kesenjangan antara kapasitas pengolahan dan produksi nasional. Saat ini kapasitas pengolahan kilang Pertamina mencapai sekitar 1 juta barel per hari, sementara produksi minyak mentah berada di kisaran 600 ribu barel per hari.
“Kami terus menjalankan berbagai inisiatif untuk meningkatkan produksi. Pada saat yang sama, kami juga memperkuat portofolio gas bumi melalui partisipasi dalam proyek-proyek strategis,” kata Oki.

Selain memperkuat operasi domestik, Pertamina juga terus mengembangkan portofolio internasional secara selektif. Menurut Oki, perusahaan memiliki pilihan untuk mengejar nilai ekonomi melalui investasi luar negeri maupun memperkuat pasokan energi bagi kebutuhan dalam negeri.

Lebih lanjut, Oki menegaskan bahwa pencapaian ketahanan energi memerlukan kolaborasi yang erat antara perusahaan, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan. Menurutnya, komunikasi dan keterlibatan yang berkelanjutan dengan para pemangku kepentingan menjadi kunci untuk menyelaraskan kebijakan, keekonomian proyek, dan tujuan pembangunan nasional.

Dalam membangun daya saing, Pertamina memanfaatkan kekuatan sebagai perusahaan energi terintegrasi yang memiliki rantai bisnis dari hulu hingga hilir. Pengalaman panjang dalam pengembangan minyak dan gas bumi, infrastruktur yang telah tersedia, serta penguatan kemitraan strategis menjadi modal penting untuk memperkuat posisi perusahaan di tengah persaingan global.

Pertamina juga memandang kemitraan sebagai sarana untuk mengurangi risiko dan mempercepat pengembangan berbagai peluang usaha.

“Kolaborasi dengan sesama NOC maupun International Oil Company membantu menurunkan risiko, memperkuat disiplin investasi, serta mempercepat pengembangan berbagai peluang bisnis yang mendukung ketahanan energi,” kata Oki.

Oki juga menilai ASEAN menjadi kawasan yang menarik bagi investasi energi karena memiliki pasar yang besar, pertumbuhan permintaan energi yang kuat, serta kondisi yang relatif stabil dan aman untuk investasi. Menurutnya, sekitar 50 persen pertumbuhan permintaan energi berasal dari kawasan ini. Selain itu, dukungan regulator dan para pemangku kepentingan juga menjadi faktor penting dalam menjaga arus investasi ke ASEAN.

“ASEAN menjadi kawasan yang menarik bagi investasi karena memiliki pasar yang besar, pertumbuhan permintaan energi yang kuat, serta kondisi yang relatif stabil. Dukungan regulator dan para pemangku kepentingan juga menjadi faktor penting dalam menjaga arus investasi ke kawasan ini,” tutup Oki. (Rama Julian Saputra)

Foto: Dok Pertamina

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Hadirkan Kelas Industri, PLN Icon Plus Dorong Literasi Green Ecosystem

KARAWANG, RESOURCESASIA.ID – Perkembangan teknologi digital dan transisi energi hijau membuka kebutuhan baru terhadap sumber …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *