Saturday , 23 May 2026
Home / ENERGI MINYAK & GAS / Perkuat Ketahanan Energi, PLN EPI Teken 4 Perjanjian Jual Beli Gas dan LNG di IPA Convex 2026
Dalam The 50th Indonesian Petroleum Association Convention & Exhibition (IPA Convex) 2026, PLN EPI menandatangani 2 Perjanjian Jual Beli LNG dan 2 Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) untuk memastikan pasokan gas jangka panjang bagi PLN Group.

Perkuat Ketahanan Energi, PLN EPI Teken 4 Perjanjian Jual Beli Gas dan LNG di IPA Convex 2026

TANGERANG, RESOURCESASIA.ID – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan energi nasional melalui penandatanganan empat kerja sama strategis dengan pelaku industri minyak dan gas nasional maupun internasional dalam ajang The 50th Indonesian Petroleum Association Convention & Exhibition (IPA Convex) 2026 yang berlangsung di Hall Nusantara, ICE BSD City pada Rabu (20/5).

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa PLN tidak lagi hanya menjual listrik, tetapi bertransformasi menjadi perusahaan energi berbasis digital melalui orkestrasi ekosistem energi primer, pembangkitan, hingga pelayanan pelanggan.

“PLN terus mendukung pengembangan lapangan gas dengan menjadi pembeli jangka panjang untuk memastikan keekonomian hulu migas terpenuhi. Keberlangsungan industri gas menjadi sangat penting dalam memastikan penyediaan listrik yang andal, efisien dan lebih hijau,” kata Darmawan.

PLN EPI menandatangani Heads of Agreement(HoA) LNG dengan Masela PSC Contractor Parties untuk kontrak berdurasi 15 tahun sejak proyek mencapai Commercial Operation Date (COD) sekitar 2032 dengan total volume 37,5 MT atau setara 640 kargo LNG.

Dalam ajang tersebut, PLN EPI menandatangani 2 Perjanjian Jual Beli LNG dan 2 Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) untuk memastikan pasokan gas jangka panjang bagi PLN Group.

PLN EPI menandatangani Heads of Agreement (HoA) dengan South Hub LNG. Pasokan LNG berasal dari wilayah kerja Muara Bakau, East Sepinggan, Ganal, dan West Ganal untuk periode 2027–2037 dengan total volume yang disepakati mencapai 11 MT atau sekitar 190 kargo LNG.

Selain itu, PLN EPI juga menandatangani Heads of Agreement (HoA) LNG dengan Masela PSC Contractor Parties untuk kontrak berdurasi 15 tahun sejak proyek mencapai Commercial Operation Date (COD) sekitar 2032 dengan total volume 37,5 MT atau setara 640 kargo LNG.

Direktur Utama PT PLN Energi Primer Indonesia, Rakhmad Dewanto, mengatakan penandatanganan kontrak jangka panjang LNG ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memastikan keandalan pasokan energi primer bagi pembangkit listrik sekaligus mendukung transisi energi berbasis gas.

“Penandatanganan kedua kontrak jual beli LNG jangka panjang ini memastikan adanya tambahan 48,5 juta ton atau sekitar 840 kargo LNG untuk periode 2027 – 2047 dalam mendukung transisi dan ketahanan energi nasional,” kata Rakhmad.

PLN EPI menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan energi nasional melalui penandatanganan empat kerja sama strategis dengan pelaku industri minyak dan gas nasional maupun internasional dalam ajang The 50th Indonesian Petroleum Association Convention & Exhibition (IPA Convex) 2026 yang berlangsung di Hall Nusantara, ICE BSD City pada Rabu (20/5).

Sejalan dengan peran strategis PLN sebagai orkestrator energi nasional, kesepakatan ini akan mendukung pengembangan produksi gas nasional sebagai bagian dari ketahanan energi nasional.

“Dengan perkiraan nilai transaksi sebesar 360 triliun rupiah, kesepakatan ini akan menjadi salah satu pembuka jalan pengembangan lapangan gas baru baik di Masela yang ada di Maluku maupun lapangan gas Muara Bakau, East Sepinggan, Ganal dan West Ganal di Kalimantan Timur. Kolaborasi PLN EPI dan produsen gas merupakan langkah nyata untuk memperkuat ketahanan energi nasional,” tambah Rakhmad

Selain kedua kontrak LNG, PLN EPI juga menandatangani PJBG dengan Saka Indonesia Pangkah Limited (SIPL) untuk memasok gas ke PLTGU Gresik sebesar 7-10 MMSCFD untuk periode 2026–2029 dan amendemen PJBG dengan PT Pertamina (Persero) untuk kebutuhan pembangkit listrik di Tanjung Batu dan Bontang. Amendemen PJBG ini dilakukan untuk mengakomodasi penetapan alokasi gas dari Kementerian ESDM tanpa mengubah volume maupun harga.

“PLN EPI terus memperkuat sumber pasokan energi primer yang andal dan kompetitif agar kebutuhan pembangkit dapat terpenuhi secara berkelanjutan sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan energi nasional,” kata Rakhmad.

Melalui penguatan kerja sama gas domestik dan LNG global, PLN EPI terus memperkuat keandalan pasokan energi primer bagi pembangkit listrik nasional sekaligus mendukung transisi menuju sistem energi yang lebih bersih, berkelanjutan, dan berdaya saing. (Rama Julian Saputra)

Foto: Dok PLN EPI

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

IPA Convex 2026, PHE Pertegas Komitmen Jaga Ketahanan Energi Nasional dan Percepatan Transisi Energi

TANGERANG, RESOURCESASIA.ID – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan energi nasional …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *