Tuesday , 16 July 2024
Home / ENERGI MINYAK & GAS / Tingkatkan Produksi Gas, Proyek Dayung Facility Optimization Selesai Lebih Cepat

Tingkatkan Produksi Gas, Proyek Dayung Facility Optimization Selesai Lebih Cepat

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Medco E&P Grissik (MEPG) berhasil mempercepat penyelesaian proyek Dayung Facility Optimization (DFO) di Dayung Gas Gathering Station. Proyek DFO ini awalnya direncanakan untuk mulai beroperasi pada akhir Juli 2024, namun berkat dedikasi dan kerja keras tim, proyek ini berhasil melakukan start-up pada 30 Juni 2024.

Deputi Eksploitasi SKK Migas Wahju Wibowo mengatakan pihaknya memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas upaya MEPG dalam mempercepat proyek ini, serta mengingatkan pentingnya memperhatikan aspek Health, Safety, and Environment (HSE) dalam setiap tahap penyelesaian proyek.

BACA JUGA: 

Ini Hasil RUPST MedcoEnergi Setujui Pembagian Dividen US$70.045.000

“Keberhasilan ini menunjukkan komitmen SKK Migas bersama KKKS dalam meningkatkan pasokan energi yang lebih efisien dan andal untuk memenuhi kebutuhan energi nasional,” kata Wahju pada Kamis (4/7) di Jakarta.

“Semua pihak bekerja dengan penuh semangat dan dedikasi, memungkinkan proyek ini selesai satu bulan lebih cepat dari jadwal yang telah ditetapkan. Keberhasilan ini merupakan hasil dari kolaborasi yang kuat antar setiap tim yang saling mendukung demi mencapai tujuan yang sama,” lanjut Wahju.

Proyek DFO merupakan langkah optimalisasi pada Gas Turbine Compressor unit GTC-101. Sebelumnya, unit ini hanya memiliki dua tingkat kompresi yaitu intermediate dan high. Namun, setelah dilakukan modifikasi, kini unit ini memiliki tiga tahap tekanan: low, intermediate, dan high.

“Dengan adanya optimalisasi ini, penyaluran gas dari Stasiun Dayung ke Grissik meningkat dari 28 mmscfd (juta kaki kubik per hari) gas ke 33 mmscfd,” ujar Wahju.

BACA JUGA:

MedcoEnergi Raih Peningkatan Kredit S dan P Global Ratings Naik Jadi BB-

Selain optimalisasi Gas Turbine Compressor, lingkup proyek DFO juga mencakup penambahan degassing column, charge pump dan injection pump pada Produced Water System. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penanganan air hasil produksi sampai ~9,800 bwpd (barel air per hari) yang akan disalurkan ke sumur injeksi.

“SKK Migas terus mendukung berbagai inisiatif yang dilakukan oleh KKKS dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional. Dukungan ini diwujudkan melalui berbagai bentuk kerja sama dan koordinasi yang intensif, sehingga proyek-proyek strategis seperti DFO dapat berjalan dengan lancar dan memberikan hasil yang optimal,” Wahju menambahkan.

Direktur & Chief Operating Officer MedcoEnergi Ronald Gunawan mengatakan, keberhasilan percepatan proyek DFO ini dapat tercapai berkat kerja keras seluruh tim proyek dan tim operasi, serta kolaborasi yang baik bersama dengan SKK Migas. “Kami berterimakasih kepada SKK Migas dan seluruh pihak sehingga proyek DFO ini dapat selesai lebih cepat,” ujar Ronald. (Rama Julian)

Foto: Dok ist

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (migas), mineral dan batubara (minerba), kelistrikan, energi terbarukan (ebt), industri penunjang, lingkungan, CSR, perdagangan dan lainnya.

Check Also

Dukung Produksi Migas, PHE ONWJ Aktifkan Kembali Platform LES di Lepas Pantai Karawang

RESOURCESASIA.ID, KARAWANG – Untuk menjaga ketahanan energi, Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *