Thursday , 4 June 2026
Home / KELISTRIKAN / Terjunkan Inspektur Listrik, Kementerian ESDM Upayakan Pemulihan Ketenagalistrikan NTB

Terjunkan Inspektur Listrik, Kementerian ESDM Upayakan Pemulihan Ketenagalistrikan NTB

RESOURCESASIA.ID, MATARAM – Pemerintah bersama PT PLN (Persero) terus berupaya menormalkan kembali kondisi sistem kelistrikan di Nusa Tenggara Barat, pasca gempa bumi berkekuatan 7,0 SR yang melanda Nusa Tenggara Barat (NTB), Bali dan sekitarnya pada Minggu (5/8) pukul 19.46 WITA. Kementerian ESDM terus memantau perkembangan kondisi pemulihan infrastruktur ketenagalistrikan dan pemadaman listrik. Selain itu telah ditugaskan Inspektur Ketenagalistrikan untuk mengecek dan memonitor pelaksanaan pemulihan infarstruktur ketenagalistrikan dan pemadaman listrik oleh PLN.

Berdasarkan laporan PLN, hingga Senin (6/8) siang, Sistem Kelistrikan Sumbawa dan Bima semua sudah pulih normal. Sementara itu, sekitar 26 MW beban pelanggan PLN masih padam menunggu perbaikan jaringan listrik dan pembangkit yang terdampak. “Di Sistem Lombok, beban pelanggan PLN telah terlayani dengan kapasitas 99 MW dari kondisi semalam hanya 50 MW,” lapor Kepala Satuan Komunikasi Korporat I Made Suprateka.

PLN Wilayah NTB juga telah mengerahkan tim pasca gempa bumi terjadi untuk mendata kerusakan sekaligus melakukan upaya perbaikan langsung demi memulihkan pasokan listrik. Setelah menginventarisir aset kelistrikan yang terganggu, PLN segera memulihkan listrik agar kembali mengalir. “Daerah yang padam sebelumnya, seperti di Kota Mataram, Lombok Tengah, serta sebagian besar Lombok Timur dan Lombok Barat listriknya telah kembali menyala,” ungkap Direktur Bisnis Regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara PLN Djoko R. Abumanan.

Untuk Kabupaten Lombok Utara dan sebagian Lombok Timur yang berada di bagian utara saat ini masih mengalami pemadaman akibat adanya beberapa infrastruktur jaringan dan gardu yang mengalami kerusakan, sehingga layanan listrik masih bertahap dalam penormalannya.

Hingga Senin pagi, beberapa pembangkit listrik Sistem Lombok yang masih padam antara lain PLTU Jeranjang 25 MW, PLTU IPP LED 2×25 MW, PLTD MFO Cogindo 2×7 MW, PLTD Taman 0,65 MW, dan PLTD Paokmotong 5 MW. Untuk jaringan transmisi 150 kV, secara umum dapat beroperasi secara aman dan trafo gardu Induk (GI) berada pada kondisi aman. Hanya gedung GI Pringgabaya mengalami retak-retak.

Sementara itu PLN terus melakukan berbagai upaya antara lain inventarisasi kondisi aset di lokasi yang padam, koordinasi untuk bantuan personil, peralatan, dan material dari Bali dan Jawa Timur apabila diperlukan, hingga antisipasi terjadinya gempa susulan. PLN terus melakukan pengecekan pembangkit, tower transmisi tenaga listrik, jaringan distribusi tenaga listrik, serta mengupayakan pengiriman bantuan dari Distribusi Bali dan Distribusi Jawa Timur. (RA)

Foto: Ist

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Soroti Kelistrikan 3T, Mahasiswa Asal Papua Jadi Lulusan Terbaik ITPLN

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Perjalanan pendidikan tinggi tak selalu mudah, terlebih bagi mahasiswa yang harus menempuh …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *