JAKARTA, RESOIYRCESASIA.ID– Memburuknya kualitas udara imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia telah mendorong estimasi angka kematian menjadi 3.560 kasus pada September 2026, melonjak dua kali lipat dari estimasi Agustus. Selain karhutla, polusi udara kronis akibat emisi di perkotaan dan industri turut menyebabkan kematian sebesar 1.750 jiwa. Imbasnya, total …
Read More »Bertentangan dengan Tren Global, Indonesia Jadi Pusat Ekspansi PLTU Tiongkok 17,1 GW
JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Lima tahun sejak Presiden Xi Jinping mengumumkan komitmen untuk menghentikan pembangunan PLTU di luar negeri dan mendorong investasi energi terbarukan, pertumbuhan PLTU terafiliasi Tiongkok di Indonesia masih cukup tinggi. Kapasitas PLTU terafiliasi Tiongkok tercatat mencapai 17,1 gigawatt (GW) sejak komitmen tersebut di 2021, meski secara global proyek …
Read More »Indonesia Tercekik Polusi Udara, 1.700 Nyawa Melayang akibat Karhutla
JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Polusi udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia telah memakan 1.700 korban jiwa sepanjang Agustus 2026. Namun, polusi udara kronis dari sumber non-karhutla lainnya tetap menjadi pendorong utama krisis kesehatan nasional tak kasat mata, yang bertanggung jawab atas 2.000 kematian …
Read More »Ekonomi Berbasis Fosil Picu Lonjakan Emisi NOx, Perburuk Ancaman Polusi Udara
JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Emisi nitrogen oksida (NOx) di Indonesia meningkat lebih dari 50% sejak 2010, yang berpotensi memperbesar pembentukan PM2,5 yang dihirup masyarakat setiap hari. Lonjakan tersebut terjadi seiring bertambahnya titik panas (hotspot) pencemaran NOx yang teridentifikasi di berbagai wilayah di Indonesia mulai dari kawasan metropolitan Jabodetabek hingga pusat industri …
Read More »Ekspansi Industri Aluminium Picu Lonjakan PLTU Captive 9,8 GW
JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Ekspansi sektor industri aluminium di tanah air untuk mendukung agenda hilirisasi pemerintah secara langsung telah memicu peningkatan kapasitas pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) captive mencapai 9,8 gigawatt (GW). Langkah ini dikhawatirkan memperburuk lonjakan PLTU captive pada industri nikel yang menyentuh 31 GW, dan mengunci pertumbuhan industri nasional …
Read More »Terbelenggu PLTU, Nikel Indonesia Berisiko Tersisih dari Pasar Global
‘Nilai ekonomi hijau’ nasional untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik sebenarnya adalah ledakan penggunaan batu bara yang terselubung, yang dipicu oleh lonjakan rekor dalam pembangunan pembangkit listrik mandiri di luar jaringan, yang juga disebut pembangkit captive. JAKARTA, RESOURCESASIA.ID — Ketergantungan industri hilirisasi nikel nasional pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) captive …
Read More »PLTU Captive Melejit Dipicu Perpres 112/2022, Risiko Ekonomi dan Emisi Kian Besar
JAKARTA, RESOURCESASIA.ID — Pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) captive di Indonesia semakin ekspansif, mencapai 19,3 gigawatt (GW) per 2025. Pertumbuhan ini berpusat di hub industri nikel Sulawesi Tengah dan Maluku Utara, dengan lonjakan kapasitas 2,25 kali lipat sejak 2023. Peningkatan kapasitas PLTU captive ini menjadi risiko bagi ekonomi dan …
Read More »Abaikan Moratorium, Rencana Terbaru JETP Justru Beri Ruang Ekspansi PLTU di Indonesia
JAKARTA, RESOURCESASIA.ID — Upaya Indonesia untuk mengakselerasi transisi energi melalui penghentian operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara bergerak mundur. Upaya tersebut memburuk di saat negara-negara di dunia justru menunjukkan kemajuan dalam membuktikan komitmen mencapai target nol emisi (net zero emissions/NZE) dengan reformasi sistem energinya. Dalam tanggapan dari Centre …
Read More »Target 100 GW Surya Percepat Indonesia Capai Puncak Emisi Kelistrikan
JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Program 100 gigawatt (GW) tenaga surya yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto berpotensi menjadi titik balik krusial bagi transisi energi Indonesia. Jika program tersebut terealisasi, Indonesia berpotensi mencapai puncak emisi batu bara di sektor kelistrikan pada 2030 atau bahkan lebih cepat, sejalan dengan tren global yang mulai bergeser …
Read More »RUPTL 2025-2034 Tunda Percepatan Energi Terbarukan, Visi Surya 100 GW Butuh Aksi Nyata
JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 dinilai justru akan memperlambat laju transisi energi Indonesia. Tak hanya memasang target lebih rendah dari RUPTL sebelumnya, penambahan energi terbarukan dalam RUPTL baru ini juga baru mulai masif hingga setelah 2030. Hal ini berisiko membuat Indonesia tertinggal dalam target energi …
Read More »Polusi Kian Buruk, Pemerintah Didesak Segera Terapkan Baku Mutu Udara Ambien Nasional
RESOURCESASIA.ID, JAKARTA — Centre for Research on Energy and Clean Air (CREA) mengungkapkan, kualitas udara di Indonesia pada tahun lalu kian memburuk, dengan wilayah Jabodetabek menjadi yang terburuk di mana tingkat PM2.5 mencapai 30-55 μg/m3 atau setara 6-11 kali lipat ambang batas Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) 5 μg/m3. PM2.5 membahayakan …
Read More »Dominasi Energi Fosil di RUPTL Hilangkan Momentum Transisi Energi Indonesia
RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 dinilai akan membuat batu bara dan gas masih mendominasi pasokan listrik Indonesia dalam 10 tahun ke depan. Bahkan, RUPTL terbaru ini justru mendorong penambahan pembangkit listrik energi fosil secara signifikan pada 2025-2029. Kondisi tersebut berisiko membuat Indonesia kehilangan momentum untuk …
Read More »Co-firing biomassa di PLTU Tidak Selesaikan Masalah Polusi Udara dan Emisi
RESOURCESASIA.ID, JAKARTA — Peningkatan porsi pembakaran bersama (co-firing) biomassa bersama batu bara hanya memangkas sekitar 1,5-2,4% dari total emisi PLTU, sehingga tidak berdampak signifikan pada polusi udara. Bahkan, co-firing biomassa justru dapat melepaskan polutan berbahaya lain yang tidak dipantau dalam ambang batas emisi batu bara. Hal tersebut terungkap dalam laporan …
Read More »Ekspansi PLTU captive di Indonesia bertentangan puncak emisi tahun 2030 dan berpotensi biaya listrik meningkat
RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Sebuah analisi terbaru dari EMBER menyoroti bahwa Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN) dapat meningkatkan pembangkitan listrik dari pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara secara signifikan. Hal ini berpotensi menghambat pencapaian target skenario rendah emisi dan Just Energy Transition Partnership (JETP), serta juga meningkatkan biaya listrik. Rencana tersebut …
Read More »Kejar Target RUKN dan Visi 75 GW, Indonesia Harus Percepat Pengembangan Tenaga Surya dan Angin
Pembangkit surya menjadi opsi terbaik bagi Indonesia agar dapat dengan cepat meningkatkan kapasitas energi terbarukan dalam jumlah besar. RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Target energi baru dan terbarukan (EBT) yang ditetapkan dalam Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN) 2024-2060 sebesar 75,6 gigawatt (GW) pada 2035 butuh percepatan energi surya dan angin melalui perencanaan strategis …
Read More »80 Persen Industri Baja Indonesia Gunakan Teknologi Tinggi Emisi, Daya Daing Akan Terancam
RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Di tengah tren dekarbonisasi industri baja global, sekitar 80% industri baja Indonesia masih menggunakan tungku peleburan logam yang padat emisi, yakni teknologi blast furnace (BF) dan basic oxygen furnace (BOF). Industri baja harus beralih ke teknologi rendah karbon agar dapat bersaing di pasar global, mengingat valuasi ekspor …
Read More »
Resources Asia Energi News Makers