Saturday , 27 June 2026
Home / ENERGI MINYAK & GAS / RFCC Kilang Balikpapan, Unit Utama Peningkatan Produksi BBM

RFCC Kilang Balikpapan, Unit Utama Peningkatan Produksi BBM

BALIKPAPAN, RESOURCESASIA.ID – Kilang Pertamina Internasional (KPI) terus berupaya meningkatkan kapabilitasnya dalam memenuhi kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam negeri. Salah satunya melalui proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan – Lawe Lawe.

“Pada 10 November lalu, KPI telah memulai proses pengoperasian awal salah satu unit utama yang berperan penting hasil proyek RDMP Balikpapan, yaitu unit Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC). Ini akan menjadi satu bukti kemampuan KPI dalam menghasilkan produk BBM tidak hanya secara kuantitas tetapi juga kualitas yang jauh lebih baik,” kata Pjs. Corporate Secretary KPI Milla Suciyani.

Milla menjelaskan bahwa unit RFCC menjadi salah satu simbol kecanggihan sebuah kilang. RFCC merupakan unit produksi yang mampu mengolah residu atau produk sisa hasil pengolahan minyak mentah dari unit proses pengolahan sebelumnya. Melalui unit RFCC ini, residu tersebut dapat diolah kembali sehingga  menghasilkan produk bernilai tinggi yaitu gasoline, propylene dan LPG. 

“Artinya proses pengolahan di Kilang Balikpapan nantinya akan semakin maksimal. Semua bagian dari minyak mentah diolah menjadi produk yang bernilai,” kata Milla.

Kapasitas RFCC Kilang Balikpapan sendiri mencapai 90 ribu barel per hari. Ini merupakan unit RFCC terbesar di Indonesia. “Dengan beroperasinya unit RFCC Kilang Balikpapan nanti tentunya akan semakin memperkuat ketahanan energi nasional. Hasil produksi RFCC ini akan membantu mengurangi impor BBM terutama jenis gasoline dan LPG,” jelas Milla.

Sebelumnya, KPI sudah mengoperasikan 2 unit sejenis di Kilang Balongan dan Kilang Cilacap. Di Cilacap, KPI mengoperasikan unit RFCC sejak 30 September 2015. Proses pembangunannya sendiri dimulai sejak tahun 2011. RFCC Cilacap berkapasitas 62 ribu barel per hari.

“Pengoperasian RFCC Kilang Cilacap sudah mencapai 10 tahun. Ini tentunya menjadi modal dan tambahan optimisme bagi pekerja-pekerja KPI untuk juga dapat mengoperasikan RFCC Balikpapan,” kata Milla.

Selain RFCC Kilang Cilacap, KPI juga mengoperasikan unit yang hampir sejenis yaitu unit Residual Catalytic Cracking (RCC) di Kilang Balongan. RCC Kilang Balongan memiliki kapasitas 83 ribu barel per hari dan telah mulai beroperasi sejak Maret 1994.

“Kami menargetkan RFCC Kilang Balikpapan segera beroperasi penuh sesuai dengan rencana. Ini adalah bagian dari komitmen KPI untuk terus memperkuat kemandirian energi. Ini tentunya akan bisa terlaksana dengan adanya dukungan para pemangku kepentingan,” tutup Milla. (Rama Julian)

Foto: KPI

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Pertamina Patra Niaga Gelar Doa Bersama dan Santunan untuk Kelancaran Operasional Kilang Balikpapan

BALIKPAPAN, RESOURCESASIA.ID – PT Pertamina Patra Niaga (PPN) menggelar doa bersama lintas agama di New …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *