Tuesday , 5 March 2024
Home / ENERGI MINYAK & GAS / Realisasi Tingkat Komponen Dalam Negeri Regional Jawa Lampaui Target

Realisasi Tingkat Komponen Dalam Negeri Regional Jawa Lampaui Target

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Strategi signifikan mencapai pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kapasitas para penyedia barang dan jasa lokal dan nasional, Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina mendukung aspek Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di setiap kontrak dengan pencapaian hingga Oktober 2023 sebesar 67.31%, melampaui dari target yang ditetapkan oleh pemerintah sebesar 58%.

Capaian ini menandai komitmen kuat Regional Jawa dalam mendukung pertambahan nilai perekonomian domestik dalam mengoptimalkan pemakaian barang dan jasa dari dalam negeri.

Dalam acara Forum Kapasitas Nasional (Forkapnas) Tahun 2023 yang digelar di Jakarta Convention Center (23/11), Regional Jawa mengikuti seremoni penandatanganan kontrak dengan penyedia barang dan jasa. Wakil Kepala SKK Migas, Nanang Abdul Manaf berkesempatan menyaksikan langsung penyerahan legalitas dimulainya pekerjaan Pembangunan Stasiun Pengumpul ABG Stage 1 di Lapangan Akasia Bagus antara Regional Jawa yang diwakili Vice President Supply Chain Management Regional Jawa, Bayu Kusuma Tri Aryanto dengan Tripatra Engineers & Contractors.

BACA JUGA : Integrasikan Program TJSL dan Teknologi, PHE Raih Penghargaan Gatra Awards 2023

Bayu mengatakan, Perusahaan juga mengambil inisiatif untuk mempercepat proses verifikasi TKDN ini antara lain dengan aktif melaksanakan Live Verification TKDN dan memperbanyak verifikator TKDN dari internal Perusahaan selain untuk menambah kompetensi Pekerja. “Kami berkomitmen untuk berusaha memenuhi target Service Level Agreement (SLA) masa verifikasi TKDN selama 3 bulan setelah kontrak berakhir,” tambah Bayu.

Menurut Nanang Abdul Manaf, keberlanjutan forum Kapnas sejalan dengan Rencana Strategis Indonesia Oil and Gas (IOG) 4.0, yang mencakup tiga target besar pada 2030, yakni produksi minyak 1 juta barrel serta gas bumi sebanyak 12 miliar standar kaki kubik per hari, meningkatkan multiplier effect industri hulu migas terhadap sektor lain, serta terjaganya kelestarian atau keberlanjutan lingkungan.

Forkapnas sendiri merupakan wadah untuk memfasilitasi dan kolaborasi antara pemangku kepentingan industri hulu migas, termasuk pihak pabrikan, vendor dan UMKM binaan hulu migas, yang bertujuan untuk peningkatan awareness seluruh KKKS serta perusahaan dalam memaksimalkan penggunaan produk barang atau jasa dalam negeri. (Rama)

Foto : Dok PHE

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak, oil dan gas bumi (migas), mineral dan batubara (minerba), kelistrikan, energi terbarukan, industri penunjang, lingkungan, CSR, perdagangan dan lainnya.

Check Also

Tahun ini PDC Berkomitmen Ciptakan Kembali Operation Excellence dengan Zero accident

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – PT Patra Drilling Contractor (PDC), bagian dari PT Pertamina Drilling Services Indonesia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *