Thursday , 20 June 2024
Home / ENERGI MINYAK & GAS / PHE Berburu Migas di Utara Kalimantan

PHE Berburu Migas di Utara Kalimantan

Resourcesasia, Jakarta – PT Pertamina (Persero) melalui anak perusahaannya, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang merupakan operator dari PHE Nunukan Company (PHENC) mulai melakukan pengeboran di laut (offshore) Kalimantan Utara pada Selasa, 27 Desember 2016.

Sumur Parang-1 berada di Perairan Pulau Bunyu dengan jarak sekitar 9 km dari pantai Bunyu. Tepatnya di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Pada sumur ini diperkirakan mempunyai sumber daya migas berupa minyak lebih dari 50 MMBO dan gas lebih dari 750 BCFG.

Peresmian penajakan sumur Parang-1 dihadiri oleh Direktur Eksplorasi PHE Rudy Ryacudu, General Manager (GM) PHENC Alfian Husein, dan jajaran manajemen lainnya. Selain itu, sebagai bentuk dukungan terhadap operasi migas di kawasan perbatasan, acara ini juga dihadiri oleh Komandan Pangkalan Utama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut XIII Tarakan (Danlantamal XIII) Laksamana Pertama Ferial Fachroni.

Direktur Ekplorasi PHE Rudy Ryacudu menyampaikan “Kegiatan tajak hari ini hasil pembelajaran kami di Eksplorasi selama dua tahun, dan hari ini adalah waktu untuk membuktikan keberhasilan. Selain berharap keberhasilan, saya juga berharap para pekerja mengutamakan safety prosedur saat bekerja. Sehingga para pekerja bisa kembali ke keluarga dengan selamat”, Jakarta jumat (30/12).

Harapan serupa juga disampaikan GM PHENC Alfian Husein, “Saya berpesan pada tim lapangan agar selalu comply terhadap HSSE regulations dan tidak boleh ada short cut proses dalam operasi. Operasi ini diharapkan mencapai target Operation Excellent yang efektif, efisien dan zero accident serta menghasilkan minyak dan gas seperti yang diperkirakan”.

Spud-in dilaksanakan bersama oleh Direktur Eksplorasi PHE, GM PHENC serta Danlantamal. Pengeboran direncanakan mencapai target kedalaman (TD) 10.400 Feet dan dilaksanakan selama sekitar 48 hari ditambah untuk rencana beberapa test formasi (DST) yang akan memerlukan waktu sekitar 40-50 hari lagi. Pengeboran ini menggunakan Jackup Rig “Raniworo” dengan kapasitas 2000 HP yang dioperasikan oleh PT Apexindo.

Sekilas PHENC

PHE Nunukan Company bertindak sebagai Operator di area lepas pantai timur Pulau Bunyu provinsi Kaltara, dengan Participating Interest (PI) sebesar 64,5% dan sisanya BPRL Ventures Indonesia B.V. dengan PI 12,5%, serta Videocon Indonesia Nunukan Inc. sebesar 23,0%. Masa pengelolaan blok ini berakhir pada tanggal 11 Desember 2034. (RA)

Foto: Ist

 

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak, oil dan gas bumi (migas), mineral dan batubara (minerba), kelistrikan, energi terbarukan, industri penunjang, lingkungan, CSR, perdagangan dan lainnya.

Check Also

TIBA DI LAUT JAWA, JACKUP RIG ‘EMERALD DRILLER’ PERTAMINA DRILLING SIAP BEROPERASI

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Jackup rig ‘Emerald Driller’ yang akan digunakan dalam proyek pengeboran offshore antara …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *