Wednesday , 7 October 2026
Home / ENERGI MINYAK & GAS / Perkuat Kesiapsiagaan Bencana dan Keamanan Jalur Pipa Migas, PHM Gelar Sosialisasi Terpadu Bagi Masyarakat Muara Badak

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana dan Keamanan Jalur Pipa Migas, PHM Gelar Sosialisasi Terpadu Bagi Masyarakat Muara Badak

KUTAI KARTANEGARA, RESOURCESASIA.ID – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menyelenggarakan Sosialisasi Terpadu bertajuk “Keselamatan dan Keamanan Objek Vital Nasional adalah Tanggung Jawab Kita Bersama” di Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), 01/10/2026. Kegiatan bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keselamatan dan keamanan operasi hulu migas, serta memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sosialisasi yang dilaksanakam bersama tim dari POMA (Pipeline Operations Maintenance Agreement) dan BPBD Kabupaten Kutai Kartanegara ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan, diantaranya, Camat Muara Badak, Hj. Nurhaeda, S.P., M.Si, Kepala Pengamanan Lapangan NPU Mayor Inf. Fritz Dwan Jacob, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar Opiyansyah Wardana, Kasi Pencegahan BPBD Kukar Mohd. Farid,  dan perwakilan manajemen PHM.

Kegiatan sosialisasi terpadu ini juga diikuti oleh masyarakat dari enam desa di sekitar wilayah operasi yang terdiri dari unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta warga masyarakat yang berperan dalam pencegahan dan penanganan bencana, seperti Masyarakat Peduli Api (MPA), Masyarakat Mitra Polisi Kehutanan (MMP), dan unsur terkait lainnya.

Senior Officer CRC PHM, Asih Soenarih, menyatakan bahwa kegiatan sosialisasi terpadu mendorong terbentuknya kepedulian dan kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga keselamatan wilayah dan kesiapsiagaan bencana. “Melalui sosialisasi ini, masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pencegahan, pengamanan, dan penanganan potensi bencana,” ungkap Asih.

Potensi risiko karhutla dan keamanan pada jalur pipa disampaikan melalui pemaparan keamanan jalur pipa serta materi mengenai sinergi pengamanan Objek Vital Nasional yang disampaikan oleh Mayor Inf. Fritz Dwan Jacob. Fritz menjelaskan pentingnya menjaga keamanan area sekitar jalur pipa POMA serta peran masyarakat dalam mencegah berbagai potensi gangguan terhadap fasilitas operasi. POMA adalah suatu bentuk kerja sama antarperusahaan dalam pengoperasian dan pemeliharaan jaringan pipa beserta right of way (ROW) di wilayah Kalimantan Timur, yang melibatkan sejumlah perusahaan pemilik dan pengguna aset jaringan pipa, antara lain PHSS, PHKT, PT Badak LNG, Pertagas dan pihak lain.

Sejalan dengan itu, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kutai Kartanegara Opiyansyah Wardana, memaparkan materi penanggulangan bencana. Menurutnya, tingginya kejadian karhutla di Kabupaten Kutai Kartanegara antara lain dipengaruhi oleh karakteristik lahan gambut serta keberadaan perkebunan kelapa sawit. Sementara itu, kondisi geografis wilayah yang banyak dilalui sungai turut menjadi salah satu faktor yang meningkatkan potensi terjadinya banjir. Untuk mengurangi risiko banjir, upaya pencegahan yang dapat dilakukan antara lain melalui restorasi dan konservasi mangrove.

Peserta juga mendapatkan materi teknik dasar pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang disampaikan oleh Kasi Pencegahan BPBD Kutai Kartanegara, Mohd. Farid. Materi ini diharapkan dapat memperkuat pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya kelompok yang berada di garis depan dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla di wilayahnya. “BPBD terus mendorong penguatan kesiapsiagaan dan kolaborasi antarpihak melalui rapat dan koordinasi terpadu,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Camat Muara Badak, Hj. Nurhaeda, S.P., M.Si, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi tersebut. “Dukungan kolaboratif antara lintas pemangku kepentingan bersama masyarakat sangat penting karena kegiatan ini semakin relevan dengan potensi meningkatnya karhutla yang disebabkan oleh fenomena El Nino” ujarnya. Lanjutnya, “Diharapkan sosialisasi ini dapat memberikan pengetahuan yang lebih baik mengenai potensi risiko karhutla di pemukiman masyarakat dan jalur pipa, serta langkah pencegahan sekaligus tindakan dalam kondisi darurat” pungkasnya. (Rama Julian Saputra)

Foto: Dok PHI

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Pertamina Siapkan SDM Garap Potensi Migas Unconventional Indonesia

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Indonesia masih menyimpan potensi minyak dan gas bumi (migas) di bawah lapisan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *