Saturday , 22 June 2024
Home / ENERGI TERBARUKAN / Pacific Medco Solar Energy Memperoleh Conditional Award dari Energy Market Authority untuk Proyek Impor Tenaga Surya 600MW dari Indonesia

Pacific Medco Solar Energy Memperoleh Conditional Award dari Energy Market Authority untuk Proyek Impor Tenaga Surya 600MW dari Indonesia

RESOURCESASIA.ID SINGAPURA – Pacific Medco Solar Energy Pte Ltd (“PMSE”), perusahaan yang dimiliki oleh PacificLight Renewables Pte Ltd, perusahaan energi terbarukan di Singapura di bawah First Pacific Company Limited dan Meralco PowerGen Corporation, Medco Power Global, anak perusahaan dari PT Medco Power Indonesia (“Medco Power”), produsen listrik independen terkemuka di Indonesia, dan Gallant Venture Ltd, perusahaan milik Grup Salim, telah dianugerahi Conditional Award oleh Energy Market Authority (“EMA”) untuk proyek listrik tenaga surya berkapasitas 600MW untuk mengimpor energi terbarukan dengan harga yang kompetitif dan andal dari Pulau Bulan, Indonesia ke Singapura melalui kabel bawah laut bertegangan tinggi (“Proyek PLTS Bulan”) Conditional Award tersebut diumumkan hari ini, pada acara Indonesia Sustainability Forum di Jakarta, di hadapan Wakil Menteri Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Rachmat Kaimuddin dan Menteri Kedua Perdagangan dan Industri Singapura, Dr Tan See Leng.

Proyek ini akan memasang lebih dari 2.000MWp tenaga surya PV dan 500MW penyimpanan baterai dan diperkirakan akan selesai pada tahun 2028. Proyek ini berperan penting dalam transisi energi Singapura menuju masa depan yang rendah karbon untuk memenuhi total target impor sebesar 4GW pada tahun 2035, yang diperkirakan menyumbang sekitar 30% dari total pasokan listrik Singapura.

“PacificLight berkomitmen untuk memainkan peranan dalam memastikan Singapura memenuhi tujuan generasi terbarukan dan bangga menjadi bagian dari perjalanan transformatif ini, memimpin jalan menuju energi yang lebih bersih dan berketahanan untuk Singapura,” ujar Yu Tat Ming.

Direktur Energi Terbarukan PacificLight. Eka Satria, CEO Medco Power, mengatakan, “Proyek Tenaga Surya Bulan melintas batas negara dengan menyediakan energi terbarukan jangka panjang dan andal bagi Singapura sekaligus mendorong pengembangan sektor energi terbarukan di Indonesia melalui investasi oleh internasional solar PV dan manufaktur BESS.”

Gianto Gunara, Direktur Eksekutif dan Chief Operating Officer Gallant Venture, menekankan pentingnya berbagai aspek dari upaya ini. “Proyek Tenaga Surya Bulan merupakan perwujudan titik temu antara energi terbarukan, kemitraan lintas batas, dan investasi berkelanjutan. Proyek ini menjadi model kerja sama antara Indonesia dan Singapura, yang menghasilkan peluang investasi berharga dan mendorong kedua negara menuju masa depan yang lebih berkelanjutan dan sejahtera.”

Pada bulan Oktober 2021, EMA memberikan izin prinsip impor kepada konsorsium untuk Pilot Project 100MW. Conditional Award 600MW yang diberikan ini mencakup kapasitas pada Pilot Project 100MW.

Menindaklanjuti persetujuan yang telah diberikan oleh pihak berwenang Indonesia, konsorsium akan melakukan survey kelautan untuk kabel listrik bawah laut bertegangan tinggi sebagai bagian dari tahap berikutnya dalam pengembangan proyek tersebut. PMSE juga akan terus bekerja sama dengan Original Equipment Produsen (OEM) untuk memfasilitasi pengembangan pabrik fotovoltaik dan manufaktur pembangkit BESS di Indonesia.

PacificLight Renewables Pte Ltd adalah perusahaan energi terbarukan, yang berfokus pada pencapaian masa depan yang lebih hijau bagi Singapura melalui solusi energi terbarukan yang inovatif, termasuk Proyek Surya Bulan.

PacificLight Renewables dimiliki oleh perusahaan di bawah First Pacific Company Limited dan Meralco PowerGen Corporation.

First Pacific Company Limited adalah perusahaan induk investasi yang berbasis di Hong Kong dengan investasi yang berlokasi di Asia Pasifik. Investasi utamanya adalah pada produk makanan konsumen, telekomunikasi, infrastruktur, dan sumber daya alam.

MERALCO PowerGen Corporation adalah pembangkit listrik milik Manila Electric Company, perusahaan utilitas distribusi listrik swasta terbesar di Filipina

PT Medco Power Indonesia didirikan pada tahun 2004 dan merupakan Produsen Listrik Independen di bawah MedcoEnergi yang beroperasi di sektor IPP dan O&M. Medco Power memiliki dan mengoperasikan pembangkit listrik dengan total kapasitas lebih dari 3,3 GW di 15 lokasi di Indonesia termasuk Sarulla, pembangkit panas bumi terbesar di dunia dalam satu kontrak, Combined Cycle Power Plant di Riau dengan kapasitas 275 MW dan PV Proyek Tenaga Surya di Sumbawa sebesar 26,8 MWp.

Selain operasi yang ada saat ini, Medco Power sedang mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi dengan perkiraan kapasitas 2 x 55 MW di Blawan Ijen, Jawa Timur dan proyek pembangkit listrik tenaga surya PV di Bali sebesar 2 x 25 MWp.

Medco Power dimiliki sepenuhnya oleh PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi), perusahaan energi dan sumber daya alam terkemuka di Asia Tenggara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. MedcoEnergi memiliki tiga segmen bisnis utama, Minyak & Gas, Ketenagalistrikan dan Pertambangan. MedcoEnergi mengeksplorasi dan memproduksi Minyak & Gas terutama di Indonesia dan memperluas kehadirannya di Asia Tenggara.

Gallant Venture Ltd adalah perusahaan publik di Singapura yang berfokus pada pengembangan komersial dan peluang pertumbuhan di Kepulauan Riau, Indonesia. Sejak didirikan pada tahun 1990an, Gallant Venture telah menjadi inovator penting di segmen bisnis utama, yaitu utilitas, kawasan industri, operasional resor, pengembangan properti, dan otomotif.

Sebagai perencana utama terintegrasi dan pengembang terpadu untuk kawasan industri dan resor di Batam dan Bintan, Gallant Venture juga mengembangkan, memiliki dan mengelola Batamindo Industrial Park di Batam dan Kawasan Industri Bintan di Bintan. Kedua kawasan industri tersebut adalah rumah bagi perusahaan multinasional dengan kantor pusat regional yang berbasis di Singapura. (Rama)

Foto : ist

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (migas), mineral dan batubara (minerba), kelistrikan, energi terbarukan (ebt), industri penunjang, lingkungan, CSR, perdagangan dan lainnya.

Check Also

Jadi Energi Masa Depan, PLN Terus Kembangkan Ekosistem Hidrogen di Indonesia

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – PT PLN (Persero) menjadi pionir pengembangan ekosistem hidrogen di Indonesia. Pemerintah menilai, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *