Thursday , 23 April 2026
Home / KOLOM / Mayoritas Produk Tambang Alami Kenaikan HPE Pada Februari 2024

Mayoritas Produk Tambang Alami Kenaikan HPE Pada Februari 2024

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat mayoritas komoditas produk pertambangan periode Februari 2024 yang dikenakan bea keluar mengalami kenaikan harga akibat naiknya permintaan di pasar dunia.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Budi Santoso mengatakan kenaikan harga ini berpengaruh terhadap penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) produk pertambangan yang dikenakan Bea Keluar (BK). Ketentuan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 140 Tahun 2024 tanggal 30 Januari 2024 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor Atas Produk Pertambangan Yang Dikenakan Bea Keluar.

“Mayoritas komoditas produk pertambangan yang dikenakan bea keluar periode Februari 2024 mengalami kenaikan harga jika dibandingkan dengan periode sebelumnya. Komoditas tersebut yakni konsentrat tembaga, konsentrat besi laterit, dan konsentrat seng. Sedangkan untuk konsentrat timbal pada periode ini masih tetap mengalami penurunan,” ungkap Budi dalam keterangannya, Kamis (1/2/2024).

BACA JUGA :

Dukung Transformasi Berkelanjutan Sektor Pertambangan, TÜV NORD CERT Luncurkan Sertifikasi ESG

Produk pertambangan yang mengalami kenaikan harga rata-rata pada periode Februari 2024 ini yaitu konsentrat tembaga (Cu ≥ 15%) dengan harga rata-rata USD3.329,80/ WE atau naik sebesar 0,73 persen. Kemudian konsentrat besi laterit (gutit, hematit, magnetit) (Fe ≥ 50% dan Al2O2 + SiO2 ≥ 10%) dengan harga rata-rata USD61,14/ WE atau naik sebesar 2,22 persen.

Kemudian konsentrat seng (Zn ≥ 51%) dengan harga rata-rata USD660,57/ WE atau naik sebesar 1,92%. Sementara itu produk pertambangan yang mengalami penurunan harga rata-rata pada Februari 2024 yaitu konsentrat timbal (Pb ≥ 56%) dengan harga rata-rata USD841,96/ WE atau turun sebesar 2,39%.

“Penetapan HPE produk pertambangan periode Februari 2024 dilakukan dengan terlebih dahulu meminta masukan/ usulan tertulis dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) selaku instansi teknis terkait,” pungkasnya. (Rama Julian)

Foto : pelakubisnis.com

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Dorong Efisiensi dan Inovasi Lingkungan, NHM Kenalkan Teknologi DST Plant dalam Seminar Nasional ITNY

YOGYAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Dedikasi PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) dalam mendukung pendidikan khususnya di bidang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *