Tuesday , 20 October 2026
Home / ENERGI MINYAK & GAS / Kolaborasi KKKS dan Industri Lokal Perlu untuk Kelancaran Proyek

Kolaborasi KKKS dan Industri Lokal Perlu untuk Kelancaran Proyek

RESOURCESASIA.ID, TANGERANG – Keterlibatan pelaku usaha lokal dalam proyek migas mendukung upaya pencapaian target produksi migas. Untuk itu, diperlukan kolaborasi dan perbaikan dalam sistem dan mekanisme kerja proyek.

Iskandar Ihsan Daulay, Chief Commercial Officer PT Bakrie Pipe Industries, mengungkapkan kolaborasi yang diperlukan antara vendor dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) adalah saling tukar informasi tentang pelaksanaan proyek yang dilakukan secara intens sebelum proyek bergulir.

“Kolaborasi early stage akan menolong perusahaan untuk mempersiapkan proyek. Tidak hanya perusahaan besar,” ungkap Iskandar dalam Plenary Session hari ketiga IPA Convex 2025 bertema Empowering Local Contractors and Building Resilience Value Chain di ICE BSD, Kamis (22/5/2025).

Menurut Iskandar beberapa perusahaan besar sudah menerapkan sistem seperti itu misalnya Pertamina sudah melakukan pembahasan technical contract. Menurut dia dengan melakukan itu maka perusahaan bisa mengkalkulasi biaya dengan lebih cepat ataupun mitigasi risiko selama proyek dengan lebih baik. “Selama satu tahun jadi kita manage, perhitungan budget bisa cepat,” ujar dia.

Suraji Nugroho, COO Asset Solutions Business Unit Tripatra, mengakui bahwa sebagai perusahaan EPC (Engineering, Procurement, and Construction) dukungan barang dan jasa dalam negeri menjadi satu keharusan.

“Sebagai EPC company, sangat penting membangun kapasitas lokal yang berkelanjutan dan mengintegrasikan komunitas lokal ke dalam proyek yang sedang berlangsung,” jelas Suraji.

Nurzhan Ongaltayev, Indonesia Managing Director SLB, menuturkan dalam penggunaan local content harus dibarengi dengan transfer teknologi sehingga pemanfaatannya bisa berlangsung dalam jangka panjang.

Agar local content tetap bisa berbicara banyak di industri ekstraktif seperti migas, maka dukungan pemerintah tetap diperlukan. “Penggunaan local content harus ada regulasi yang harus kita ikuti tapi di sisi lain harus ada insentif untuk menemukan value chain,” jelas Nurzhan.(Rama Julian)

Foto: IPA

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Tujuh Kapal Dikerahkan, Bahlil Perkuat Cadangan BBM Bali hingga 15 Hari

DENPASAR, RESOURCESASIA.ID – Pemerintah menaikkan cadangan bahan bakar minyak (BBM) di Bali dari 11 hari …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *