Wednesday , 13 May 2026
Home / KELISTRIKAN / Kelola 7460MW Digitalisasi Pembangkit, PLN Nusantara Power Tingkatkan Keandalan Unit Pembangkit
karyawan PLN Nusantara Power sedang melakukan monitoring unit pembangkit di seluruh Indonesia melalui platform terpusat bernama ICORE yang berada di Surabaya.

Kelola 7460MW Digitalisasi Pembangkit, PLN Nusantara Power Tingkatkan Keandalan Unit Pembangkit

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Percepatan digitalisasi terus dilakukan oleh PLN Nusantara Power. Sebagai subholding pembangkitan terbesar di Asia Tenggara, PLN NP terus mendorong percepatan digitalisasi unit pembangkit (UP) melalui inovasi bernama iCORE (Intelligent Centre of Optimization for Reliabilty & Efficiency).

Di tahun 2023, PLN NP telah melaksanakan Go Live Implementasi Digital Power Plant (DPP) di UP Tarahan yang berlokasi di Bandar Lampung, PLTMG Arun, PLTU Tembilahan, PLTU Ketapang, PLTU Ropa, dan juga PLTU Tarahan yang seluruh lokasinya tersebar di penjuru Indonesia. Tercatat saat ini sebanyak 153 mesin unit pembangkit dengan total kapasitas 7460 MW terkoneksi secara digital.

Teknologi ini merupakan produk inovasi dalam pengelolaan pembangkit berbasis digital 4.0. Melalui iCORE, proses pemantauan operasional, analiss, dan diagnosis kondisi pembangkit dapat dilakukan secara digital dan real time melalui pengoptimalan sensor yang terpasang pada mesein-mesin pembangkit sehingga ICORE dapat menghasilkan rekomendasi optimalisasi pengoperasian dan\atau pemeliharaan kondisi peralatan.

Selain itu, iCORE juga maupun untuk menggerakan peralatan secara otomatis dan tepat waktu sehingga tercapai keandalan dan efisiensi yang optimal.

Digitalisasi pembangkit juga sejalan dengan program transformasi PLN, dimana digitalisasi telah menjadi salah satu fondasi penting yang terus dikembangkan di tengah disrupsi teknologi demi kelancaran dan keandalan pasokan listrik berkualitas yang dapat dinikmati masyarakat Indonesia.

BACA JUGA :

Kontribusi Perbaikan Iklim dan Lingkungan PLN NP Teken MoU Pemanfaatan Limbah Non B3 Pada Gelaran Internasional COP 28

Direktur Utama PLN NP, Ruly Firmansyah menyampaikan tujuan perusahaan serta manfaatnya bagi pelanggan dan masyarakat. Menurutnya, kondisi operasional pembangkit harus dapat diimprove, dapat direspon dengan cepat, sehingga terjadi peningkatan keandalan dan efisiensi unit.

“Penerapan digitalisasi pembangkit ini telah dimulai PLN NP sejak 2017, sebagai upaya meningkatkan keandalan, efisiensi, dan daya saing pembangkit PLN Nusantara Power. Teknologi ini menjadikan unit pembangkit lebih andal dalam menghadirkan listrik berkualitas bagi pelanggan dan juga masyarakat Indonesia” terang Ruly Firmansyah, di Jakarta, (04/01/2024).

Melalui Digital Power Plant (DPP), PLN Nusantara Power dapat melakukan pengecekan unit pembangkit secara akurat, terupdate, dan realtime.

PLN NP sendiri menjadi pionir dalam digitalisasi unit pembangkit di Indonesia melalui penerapan ICORE (yang dahulu bernama REMDOC) sejak 2016. Saat ini, PLN NP telah mengelola 153 mesin unit pembangkit secara digital dengan total kapasitas mencapai 7460 MW.

BACA JUGA :

PLN Nusantara Power Manfaatkan FABA Jadi Rumah Tahan Gempa

Untuk menuju Go Live ICORE sendiri, seluruh unit pembangkit telah berhasil menyelesaikan beberapa tahapan mulai dari set up koneksi, setup server, mapping equipment, penarikan data, training, testing dan evaluasi model, pembuatan fault tree analysis beserta diagnostic rule, hingga proses setup model hingga tahapan test dan evaluasi final.

“Dengan implementasi DPP ini, secara korporat, PLN akan lebih siap menjawab tantangan perusahaan seperti terkait FODER yang masih tinggi. Integrasi implementasi DPP ini akan mampu memberikan benefit berupa peningkatan keandalan dan efisiensi pembangkit’, tambah Ruly.

Keberhasilan acara Go Live ini menunjukkan bahwa data dan informasi tentang kondisi yang terkoneksi secara digital pada ICORE dapat tersajikan secara online, akurat dan terupdate. Sistem monitoring dan evaluasi kondisi, efisiensi dan keandalan pembangkit pun telah siap. Di samping mengefisienkan beban operasional perusahaan, peningkatan keandalan akan berpengaruh pada peningkatan kualitas layanan kelistrikan kepada para pelanggan PLN.

Digitalisasi pembangkit PLN NP dilakukan di seluruh lini mulai dari pemantauan, pengendalian, dan optimalisasi pembangkit. Percepatan PLN dalam melakukan digitalisasi tata kelola pembangkitnya ini bertujuan meningkatkan keandalan, efisiensi, dan daya saing pembangkit PLN melalui penggunaan platform digital.

Dari sisi keandalan sistem, terimplementasinya program terobosan digital power plant ini meningkatkan faktor kesiapan (EAF) sekaligus menurunkan tingkat pemadaman (EFOR).

BACA JUGA :

Konsisten Lestarrikan Lingkungan dan Berdayakan Masyarakat, PLN Nusantara Power Tambah 6 PROPER Emas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

PLN NP juga telah berhasil melakukan integrasi penuh dua arah pada 2 platform Asset performance management (APM) dan enterprise asset management (EAM) yaitu iCORE dan Maximo. Integrasi ini akan memperkuat ekosistem digital yang telah tercipta di lingkungan PLN Nusantara Power untuk menjadi salah satu faktor pendukung menuju Asset Investment Planning (AIP) dan Digital Moonshot di PLN Nusantara Power. (Rama Julian)

Foto : Dok PLN Nusantara Power

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Perkuat Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual, Kemenkum Gandeng ITPLN dan Kampus se-Jakarta

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID — Institut Teknologi PLN (ITPLN) berkomitmen untuk memperkuat perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *