BALI, RESOURCESASIA.ID – Kegiatan survei seismik untuk mengungkap potensi cadangan minyak dan gas bumi (migas) di wilayah utara Bali segera dilakukan menggunakan kapal seismik SW BLY. Survei tersebut mencakup Wilayah Kerja (WK) Agung I, WK Agung II, dan WK Barong.
Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto menyampaikan, kegiatan survei seismik ini diharapkan menghasilkan data bawah permukaan yang positif sebagai dasar untuk melanjutkan kegiatan eksplorasi hingga pengeboran.
“Mohon doa hasil seismic-nya bagus sehingga dapat dilakukan pengeboran nantinya,” ujar Kepala SKK Migas dalam pesan singkatnya seperti informasi yang diperoleh redaksi, Sabtu (31/10/2026) pagi.
WK Agung I dan Agung II dikelola oleh konsorsium BP dan Inpex dengan masing-masing kepemilikan participating interest (PI) sebesar 50%.
Djoksis berharap kegiatan eksplorasi tersebut membuahkan hasil positif sehingga membuka peluang pengembangan potensi migas di kawasan tersebut.
“Insyaallah berhasil, maka Inpex dan BP bisa berkantor di Bali. Paten kan,” ucapnya. (RA)
Resources Asia Energi News Makers