RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional, BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID menegaskan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan standar keselamatan serta kesehatan kerja di seluruh lingkungan operasionalnya.
MIND ID meyakini bahwa implementasi prinsip keselamatan serta kesehatan kerja dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh pegawai di lingkungan operasional Grup MIND ID serta memastikan keberlanjutan bisnis jangka panjang.
Corporate Secretary MIND ID, Heri Yusuf, memaparkan bahwa MIND ID secara konsisten melakukan penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia dalam mendukung penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3), serta menerapkan berbagai sistem manajemen K3 sesuai standar internasional, serta proaktif mengimplementasikan tekonologi.
Di sisi kesehatan kerja, MIND ID menyediakan memastikan seluruh Grup memiliki layanan kesehatan kerja, seperti pemeriksaan kesehatan berkala, pengobatan, konseling kesehatan, pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja, serta program-program kesehatan lainnya.
Upaya ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat, sekaligus menjaga tingkat produktivitas karyawan.
“Keselamatan dan kesehatan kerja bukan hanya sebuah kewajiban, tetapi juga komitmen kami untuk melindungi aset terpenting perusahaan, yaitu karyawan kami,” katanya.
Sebagai contoh, Heri memapatkan PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) konsisten mempertahankan zero fatality di fasilitas operasionalnya. ANTAM memastikan bahwa seluruh proses operasional dilakukan dengan mengutamakan keselamatan kerja dan keberlanjutan.
ANTAM memanfaatkan aplikasi berbasis digital, Supersafe, untuk mendukung pelaporan data kondisi tidak aman (KTA) dan tindakan tidak aman (TTA). Aplikasi ini berfungsi sebagai platform sosialisasi terkait peraturan dan berita terbaru mengenai kesehatan, keselamatan, dan lingkungan (HSE).
Sementara itu, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) proaktif meningkatkan kesadaran karyawan terhadap pentingnya keselamatan kerja. PTBA konsisten menyelenggarakan berbagai program pelatihan dan sosialisasi K3 yang dirancang untuk memperkuat budaya keselamatan di seluruh lapisan organisasi, sehingga risiko kecelakaan kerja dapat diminimalkan.
PTBA juga memanfaatkan digitalisasi proses bisnis untuk memperkuat penerapan K3 melalui Aplikasi Corporate Information System and Enterprise Application (CISEA) – SHE is Priority (SiP). Aplikasi ini memiliki fitur Hazard Report, SHE News, SHE Pedia, SHE Tutor, SHE Maps, dan Mine Permit yang membantu pengelolaan keselamatan kerja secara efektif.
PT Freeport Indonesia (PTFI) juga menjalankan program-program K3 secara komprehensif. Perseroan menerapkan smart mining, yaitu konsep penerapan kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), dan big data dalam aktivitas operasional pertambangannya.
Melalui penerapan smart mining, PTFI berharap dapat meningkatkan keselamatan kerja seluruh karyawan sekaligus mendukung efisiensi dalam operasi penambangan.
BACA JUGA:
MIND ID Konsisten Kurangi Jejak Karbon
PT Vale Indonesia Tbk menerapkan prinsip “Belajar Bersama” untuk meningkatkan kualitas hidup dan membangun masa depan. Fokus utama pada keselamatan dan keberlanjutan dituangkan secara detail dalam Key Performance Indicator (KPI) bagi seluruh personel, baik manajemen maupun tim kerja, yang dievaluasi setiap enam bulan.
Vale Indonesia juga secara konsisten menerapkan metode analisis risiko menggunakan metode bow tie, yang memetakan faktor-faktor penyebab kecelakaan kerja, seperti kelelahan, kecepatan berlebih (overspeed), serta interaksi dengan alat berat.
Perseroan juga menyediakan berbagai teknologi pendukung keselamatan, seperti Closed Circuit Television (CCTV), dust camera, kamera sensor mundur, kamera sensor depan, serta fatigue detection untuk alat transportasi karyawan.
“Bagi Grup MIND ID, K3 bukan sekadar keharusan, tetapi telah menjadi budaya yang terus kami kembangkan secara dengan menerapkan teknologi terkini,” pungkasnya. (Rama Julian)
Foto: Dok MIND ID
Resources Asia Energi News Makers