Monday , 9 November 2026
Home / ENERGI MINYAK & GAS / FPU Jangkrik Meningkat, Produksi Gas Tembus 717 MMSCFD

FPU Jangkrik Meningkat, Produksi Gas Tembus 717 MMSCFD

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Produksi gas dari Floating Production Unit (FPU) Jangkrik di lepas pantai Kalimantan Timur kembali meningkat hingga melampaui 717 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD). Capaian ini mendekati kapasitas maksimum fasilitas tersebut sebesar 750 MMSCFD, seiring tambahan produksi dari pengembangan Lapangan Jangkrik, Marakes, dan Maha.

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto menyampaikan, peningkatan produksi tersebut merupakan hasil dari pengembangan sejumlah lapangan yang terhubung dengan fasilitas FPU Jangkrik. Dalam beberapa hari ke depan, produksi ditargetkan terus meningkat hingga mencapai kisaran 725–750 MMSCFD.

“Alhamdulillah, hari ini rata-rata produksi FPU Jangkrik sudah di atas 717 MMSCFD. Dalam beberapa hari ke depan terus diupayakan mencapai target produksi 725 hingga 750 MMSCFD,” ujar Kepala SKK Migas dalam laporannya kepada Menteri ESDM seperti informasi yang diterima redaksi, Minggu (8/11/2026).

Kepala SKK Migas membeberkan, selain peningkatan produksi Lapangan Jangkrik yang kini rata-rata mencapai lebih dari 95 MMSCFD, Lapangan Marakes juga mencatat produksi stabil di atas 400 MMSCFD.

Sementara itu, Lapangan Maha yang mulai berproduksi pada 30 Oktober 2026 melalui sumur Maha-3 dan Maha-4 kini telah mencapai laju produksi sekitar 220 MMSCFD. Produksi tersebut masih dalam tahap ramp-up dan secara bertahap akan ditingkatkan menuju target 230 MMSCFD.

Djoko menjelaskan, sempat terjadi kendala penyumbatan pada sumur Maha-3, namun telah dilakukan penanganan untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Menurutnya, peningkatan produksi dari ketiga lapangan tersebut membuat FPU Jangkrik kembali mendekati capaian puncak produksinya setelah sekitar satu dekade.

“FPU Jangkrik yang dibuat di galangan kapal Busan, Korea Selatan, dan mulai berlayar menuju perairan Indonesia pada 2016, pernah mencapai puncak produksi 750 MMSCFD sekitar 10 tahun lalu. Alhamdulillah, dengan adanya pengembangan Lapangan Jangkrik, Marakes, dan Maha yang diresmikan Bapak Menteri tempo hari, kini FPU Jangkrik kembali mencapai puncaknya,” ungkap Djoko.

SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Searah terus mengupayakan peningkatan produksi tersebut agar dapat mencapai kapasitas optimal dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan dan kelancaran operasi. (RA)

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Pertamax Turbo Teruji, Dukung Performa dan Prestasi Pembalap di Pertamina Mandalika Racing Series 2026

LOMBOK, RESOURCESASIA.ID – Di balik persaingan para pembalap dalam Pertamina Mandalika Racing Series (Pertamina MRS) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *