Thursday , 15 October 2026
Home / ENERGI MINYAK & GAS / Elnusa bersama Regional 4 Indonesia Timur, Subholding Upstream Pertamina Tuntaskan Akuisisi Data Seismik Tedong dengan Teknologi Stryde dan Mobilisasi Udara

Elnusa bersama Regional 4 Indonesia Timur, Subholding Upstream Pertamina Tuntaskan Akuisisi Data Seismik Tedong dengan Teknologi Stryde dan Mobilisasi Udara

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Kompleksitas karakteristik batuan, keterbatasan akses darat, serta bentang wilayah dengan elevasi hingga 930 meter di atas permukaan laut (mdpl) menuntut strategi operasional yang adaptif dalam pelaksanaan Survei Seismik 2D dan 3D Tedong di Sulawesi Tengah. Menghadapi tantangan tersebut, PT Elnusa Tbk (Elnusa, IDX: ELSA), perusahaan jasa energi terintegrasi yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, berhasil merampungkan 100% program akuisisi data pada Oktober 2026, lebih cepat dari target waktu yang ditetapkan untuk tahapan tersebut. Capaian ini mencerminkan kemampuan Elnusa dalam mengintegrasikan teknologi, strategi mobilisasi, disiplin keselamatan, dan pengelolaan pemangku kepentingan untuk mendukung tahapan eksplorasi minyak dan gas bumi Regional 4 Indonesia Timur, Subholding Upstream Pertamina.

Direktur Operasi Elnusa, Andri Haribowo, menyampaikan, “Penyelesaian program akuisisi data Tedong lebih cepat dari target menunjukkan kemampuan Elnusa dalam menerjemahkan tantangan lapangan menjadi strategi operasional yang tepat. Kami mengintegrasikan teknologi, metode akuisisi, perencanaan mobilisasi, penerapan HSSE, dan koordinasi pemangku kepentingan sebagai satu kesatuan dalam pelaksanaan operasi. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya kami menghadirkan solusi jasa energi terintegrasi yang adaptif terhadap karakteristik lapangan dan kebutuhan pelanggan, dengan tetap mengedepankan keselamatan serta kualitas pekerjaan.”

Survei yang berlangsung sejak Desember 2025 di Kabupaten Banggai dan Kabupaten Morowali Utara ini bertujuan memperoleh gambaran struktur dan stratigrafi bawah permukaan bumi sebagai dasar bagi tahapan eksplorasi berikutnya. Kompleksitas karakteristik batuan menuntut penyesuaian metode akuisisi, sementara variasi topografi dan keterbatasan akses menuju sejumlah area kerja menambah tantangan mobilisasi personel serta peralatan. Kondisi tersebut membutuhkan pengelolaan proyek secara terpadu, mulai dari pemilihan teknologi dan perencanaan akses hingga koordinasi tim serta pemangku kepentingan di wilayah operasi.

Dari sisi teknologi, Elnusa memanfaatkan sistem perekaman data seismik berbasis nodal Stryde yang bersifat wireless dan autonomous. Teknologi ini memungkinkan penempatan receiver tanpa ketergantungan pada jaringan kabel, sehingga memberikan fleksibilitas dalam pelaksanaan akuisisi di wilayah dengan akses terbatas. Kemampuan perekaman pada rentang frekuensi mulai dari 1 Hz juga mendukung kebutuhan akuisisi dengan cakupan frekuensi yang luas. Pemanfaatan Stryde menjadi bagian dari strategi Elnusa dalam menyesuaikan metode kerja dengan karakteristik lapangan guna mendukung efektivitas pelaksanaan survei.

Strategi akuisisi tersebut diperkuat melalui integrasi transportasi darat dan dukungan helikopter untuk menjangkau area kerja yang sulit diakses melalui jalur darat. Dengan bentang wilayah yang memiliki elevasi hingga 930 mdpl, mobilisasi udara menjadi bagian penting dari perencanaan logistik untuk mendukung distribusi personel dan peralatan secara efektif. Integrasi teknologi dan strategi mobilisasi ini mencerminkan kemampuan Elnusa dalam merancang pendekatan operasional berdasarkan kondisi aktual lapangan, sekaligus menjaga kesinambungan aktivitas dan pencapaian target pekerjaan.

Keandalan operasi juga ditopang oleh penerapan HSSE dan pengelolaan hubungan dengan pemangku kepentingan. Dengan jumlah personel mencapai 1.500 orang pada puncak aktivitas, proyek ini mencatatkan lebih dari 2.000.000 (dua juta) safe man-hours tanpa Lost Time Injury (Zero LTI). Capaian tersebut didukung disiplin keselamatan, pengendalian risiko, dan koordinasi lintas tim. Sementara itu, fungsi Community Relations (Comrel) berperan dalam membangun komunikasi dan koordinasi dengan masyarakat serta pemangku kepentingan setempat untuk mendukung kelancaran aktivitas operasional. Sinergi aspek teknis, keselamatan, dan hubungan sosial tersebut melengkapi pengelolaan proyek hingga program akuisisi data rampung.

Penyelesaian seluruh program akuisisi data Survei Seismik 2D dan 3D Tedong lebih cepat dari target waktu yang ditetapkan menegaskan kapabilitas Elnusa dalam mengelola kompleksitas eksplorasi melalui pendekatan yang terintegrasi. Perpaduan teknologi Stryde, strategi mobilisasi yang adaptif, penerapan HSSE, serta pengelolaan pemangku kepentingan memperkuat posisi Elnusa sebagai mitra jasa energi terintegrasi yang mampu menyesuaikan solusi dengan tantangan dan kebutuhan pelanggan. Kapabilitas ini mendukung penyediaan data seismik sebagai fondasi pengambilan keputusan pada tahapan eksplorasi berikutnya, sekaligus menjadi bagian dari kontribusi Elnusa dalam mendukung ketahanan energi nasional. (Rama Julian Saputra)

Foto: Dok Elnusa

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

RUPSLB Tetapkan Suroso Isnandar sebagai Direktur Utama PLN

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID — Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT PLN (Persero) menetapkan Suroso …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *