Saturday , 29 August 2026
Home / NASIONAL / Departemen K3 FKM UI Rayakan HUT Ke-33, Soroti Tantangan K3 Nasional dan Transformasi Risiko Dunia Kerja

Departemen K3 FKM UI Rayakan HUT Ke-33, Soroti Tantangan K3 Nasional dan Transformasi Risiko Dunia Kerja

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID — Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia (K3 FKM UI) sukses menyelenggarakan acara puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 bertajuk OHS Leaders Forum – Homecoming and Networking Dinner” pada Jumat, 28 Agustus 2026 di Ballroom Grand Pandawa, RA Suites Simatupang.

Mengusung tema “Unggul dalam Keilmuan, Berdampak Nyata bagi Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Indonesia”, acara ini menjadi wadah konsolidasi strategis lintas sektor (penta-helix) antara pemerintah, praktisi industri, akademisi, regulator, asosiasi profesi, dan ikatan alumni guna memperkuat ekosistem keselamatan dan kesehatan kerja nasional.

Acara bergengsi ini dihadiri oleh jajaran pemerintah, regulator, perwakilan kementerian, pimpinan industri, asosiasi profesi, akademisi, dan ikatan alumni. Perayaan HUT ke-33 ini menjadi tonggak sejarah sekaligus momentum penting dalam memperkuat ekosistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Tanah Air.

Urgensi K3 Nasional dan Pembaruan Regulasi

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Afriansyah Noor, M.Si., IPU, hadir memberikan pandangan strategis mengenai kondisi K3 di Indonesia. Dalam sambutannya, beliau menyoroti tingginya angka kecelakaan kerja sekaligus masih besarnya ruang untuk meningkatkan budaya keselamatan dan kesehatan kerja di Indonesia.

Merujuk pada data BPJS Ketenagakerjaan tahun 2025, tercatat lebih dari 319.224 klaim kecelakaan kerja di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 9.834 kasus berakhir dengan kematian, dan 4.133 kasus menyebabkan cacat fungsi maupun total. Terdapat pula 158 laporan penyakit akibat kerja, yang diprediksi menyerupai fenomena gunung es karena masih minimnya identifikasi dan pelaporan.

“Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2025, tercatat hampir 319.224 klaim kecelakaan kerja di Indonesia, dengan 9.834 kasus berakhir dengan kematian. Kondisi ini menunjukkan ruang peningkatan budaya keselamatan kerja di Indonesia masih sangat besar dan membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan,” papar Dr. Afriansyah.

Selain tingginya angka kecelakaan kerja, implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) juga masih menghadapi tantangan. Dari sekitar 450.000 perusahaan yang menjadi sasaran implementasi, baru sekitar 18.000 perusahaan yang melaksanakan SMK3 melalui audit eksternal.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa ruang perbaikan sistem K3 di Indonesia masih sangat besar dan membutuhkan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, baik pemerintah, dunia usaha, akademisi, maupun profesi K3.

Di sisi lain, perkembangan dunia kerja turut menghadirkan perubahan pada karakteristik risiko pekerjaan. Bahaya masa kini tidak lagi sebatas risiko konvensional seperti mesin atau kelistrikan. Para praktisi K3 kini harus menghadapi risiko ergonomi akibat digitalisasi, masalah kesehatan mental akibat tekanan sosial, keselamatan pada sistem otomatisasi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), kompleksitas kerja jarak jauh (remote work), hingga ancaman perubahan iklim ekstrem.

Dampak perubahan iklim tersebut juga dapat berkontribusi terhadap risiko keselamatan kerja, seperti dampak El Nino yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja bagi petugas pemadam kebakaran.

Untuk merespons tantangan modern tersebut, pemerintah bersama DPR RI saat ini tengah menyusun RUU Perlindungan Ketenagakerjaan guna memodernisasi aturan lama yang sudah tidak lagi sepenuhnya relevan dengan perkembangan dunia kerja.

Regulasi tersebut akan mencakup pembaruan terhadap aturan ketenagakerjaan yang telah lama berlaku, termasuk UU peninggalan Belanda Tahun 1930 dan UU No. 1 Tahun 1970.

Dalam proses tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan berharap FKM UI dapat menjadi salah satu rujukan utama dalam perumusan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy), khususnya dalam menjawab perubahan risiko dan kebutuhan keselamatan serta kesehatan kerja di masa mendatang.

Komitmen Keilmuan dan Kontribusi Akademik

Dekan FKM UI, Prof. Dr. Indri Hapsari Susilowati, SKM., MKK., yang turut mewakili Rektor UI, memberikan apresiasi terhadap perjalanan panjang Departemen K3 FKM UI selama lebih dari tiga dekade.

Ia menegaskan bahwa keunggulan akademik tidak boleh berhenti di ruang kelas atau publikasi ilmiah, tetapi harus diterjemahkan menjadi kontribusi nyata untuk menjawab tantangan di lapangan.

“Ilmu K3 harus diterjemahkan menjadi kontribusi nyata untuk menjawab tantangan di lapangan. Tiga dekade lebih merupakan perjalanan matang dalam membangun fondasi keilmuan dan mencetak talenta unggul di tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.

Perjalanan lebih dari tiga dekade tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam membangun fondasi keilmuan K3, mencetak talenta unggul, serta mengawal standar keselamatan dan kesehatan kerja di tingkat nasional maupun internasional.

Peluncuran Buku Dasar K3 (Basic OHS) dan Rencana Pembukaan Program S3 K3

Sebagai bentuk komitmen nyata dalam pengembangan dan penyebarluasan keilmuan K3, Ketua Departemen K3 FKM UI, Dr. drg. Baiduri Widanarko, MKK., Ph.D., meresmikan peluncuran karya akademik terbaru berupa buku berjudul Dasar K3 (Basic OHS).

Buku ini disusun secara menyeluruh dan komprehensif untuk memberikan landasan kuat mengenai prinsip K3, pengenalan bahaya dan risiko, higiene industri, ergonomi, hingga dinamika faktor manusia dan organisasi.

Kehadiran buku tersebut diharapkan dapat memperluas cakrawala keilmuan K3 sekaligus menjadi rujukan bagi mahasiswa, akademisi, dan profesional yang berkecimpung dalam bidang keselamatan dan kesehatan kerja.

“Ini adalah ikhtiar nyata dari kami untuk memperluas cakrawala keilmuan K3 agar bisa diterapkan oleh mahasiswa, akademisi, hingga profesional,” ungkap Dr. Baiduri.

Ia juga menegaskan bahwa buku tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi Departemen K3 FKM UI dalam memperluas akses masyarakat terhadap keilmuan K3.

“Buku ini merupakan salah satu ikhtiar kami untuk memberikan kontribusi penyebarluasan keilmuan K3 kepada masyarakat, yang dapat menjadi rujukan bagi mahasiswa, akademisi, dan profesional,” ujar Dr. Baiduri.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Baiduri menyampaikan rencana besar Departemen K3 FKM UI untuk segera membuka Program Studi Strata Tiga (S3) K3 pada tahun mendatang.

Rencana pembukaan program doktor tersebut menjadi bagian dari komitmen Departemen K3 FKM UI dalam memperkuat riset tingkat lanjut, pengembangan keilmuan, serta kapasitas akademik K3 di Indonesia. Program tersebut diharapkan mendapatkan dukungan penuh dari seluruh mitra.

Apresiasi Mitra Industri dan Sustainability Partners

Malam perayaan HUT ke-33 juga menjadi momentum untuk mengapresiasi berbagai pihak yang selama ini telah berjalan bersama Departemen K3 FKM UI.

Penghargaan OHS Appreciation for Sustainability Partners dianugerahkan kepada mitra industri yang telah konsisten mendukung keberlanjutan dan riset K3, yaitu:

  • PT Pertamina Patra Niaga
  • PT Medco E&P Grissik Ltd
  • PT Berau Coal Energy

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi para mitra industri dalam mendukung keberlanjutan, pengembangan, dan riset K3.

Penghormatan khusus juga diberikan kepada para founders atau pendiri Departemen K3 FKM UI yang telah menanamkan visi dan meletakkan fondasi departemen sejak awal, yaitu Drs. Ridwan Syaf, Prof. Dr. dr. Zulkifli Djunaidi, M.App.Sc., dan Prof. Dr. Ir. Sjahrul Mizar Nasri.

Penguatan Sinergi dan Jejaring Alumni

Dalam momen yang sama, Ketua ILUNI K3 FKM UI, Andrey Bayu, memimpin prosesi Welcoming New Alumni secara simbolis melalui penyematan lencana kepada perwakilan lulusan sarjana dan magister K3.

Prosesi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara Departemen K3 FKM UI dengan para alumninya sekaligus mendorong terbentuknya jejaring profesional yang semakin kuat.

Andrey Bayu mengajak alumni baru untuk senantiasa memperkuat jejaring komunikasi, menjaga integritas, dan menerapkan ilmu yang telah diperoleh untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan keselamatan dan kesehatan kerja serta kesejahteraan dan produktivitas pekerja di Indonesia.

Sinergi jejaring alumni tersebut dinilai krusial untuk memperkuat komunikasi, berbagi pengetahuan, serta saling menghadirkan solusi K3 lintas industri.

Perayaan dalam Nuansa Kebersamaan

Rangkaian acara HUT ke-33 berlangsung dengan pendekatan kultural yang hangat dan penuh kebersamaan.

Acara dibuka dengan pertunjukan Tari Jaipong, kemudian diselingi hiburan Stand-Up Comedy, yang membawa nuansa segar mengenai dunia akademik dan K3.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan networking dinner yang mempererat silaturahmi dan jejaring antarpemangku kepentingan K3, mulai dari pemerintah, akademisi, industri, asosiasi profesi, hingga alumni.

Perayaan HUT ke-33 ini menegaskan bahwa Departemen K3 FKM UI tidak sekadar merupakan lembaga pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari penggerak pengembangan keilmuan dan peradaban keselamatan kerja di Indonesia.

Dengan perjalanan lebih dari tiga dekade, Departemen K3 FKM UI terus berkomitmen untuk unggul dalam keilmuan sekaligus memberikan dampak nyata bagi keselamatan dan kesehatan kerja di Indonesia. (Rama Julian Saputra)

Foto: Dok FKM UI

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Sinergi PLN Group, PLN Icon Plus Dukung Percepatan Program PLTS 100 GWp

BALI, RESOURCESASIA.ID – PLN Icon Plus menjadi bagian dari sinergi PLN Group dalam mendukung percepatan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *