RESOURCESASIA.ID, BANDUNG – Lintas Shuttle melakukan langkah strategis dalam mendukung mobilitas ramah lingkungan. Penyedia layanan transportasi darat ini menghadirkan armada mobil listrik eView dari brand Foton untuk melayani para pelanggan.
Direktur Utama Lintas Shuttle, Ori Setianto, mengatakan langkah ini merupakan bagian dari visi perusahaan untuk menciptakan ekosistem transportasi yang lebih hijau. Inisiatif ini juga sejalan dengan komitmen Lintas Shuttle dalam mendukung keberlanjutan lingkungan serta meningkatkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan modern bagi konsumen.
“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan terbaik kepada pelanggan. Dengan penggunaan mobil listrik, kami tidak hanya menghadirkan solusi transportasi yang lebih efisien, tetapi juga berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan,” ujar Ori dalam siaran pers yang diterima redaksi, Kamis (10/4).
Sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi emisi karbon dan mendukung program pemerintah dalam penggunaan energi terbarukan, Lintas Shuttle mulai mengoperasikan sejumlah unit mobil listrik eView dari brand Foton pada beberapa rute di wilayah Bandung. Dengan teknologi canggih yang dimiliki oleh kendaraan listrik, pelanggan akan merasakan perjalanan yang lebih senyap, bebas emisi, dan hemat energi.
“Kedepannya, kami berencana untuk menambah jumlah mobil listrik dalam armadanya serta memperluas cakupan layanan ke lebih banyak kota,” ungkapnya.
Dalam pengadaan mobil listrik tersebut, Lintas Shuttle bekerjasama dengan PT Indomobil Global Transportasi sebagai distributor resmi kendaraan niaga merk Foton di Indonesia.
Chief Operating Officer Indomobil Global Transportasi, Edi Napis, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan puluhan kendaraan eView Foton sesuai kebutuhan Lintas Shuttle, lengkap dengan pengadaan dan pemasangan charging station-nya.
Selain itu, Indomobil Global Transportasi juga membantu memberikan training bagi pengemudi dan staf Lintas Shuttle mengenai pemeriksaan dan maintenance kendaraan, serta menyiapkan suku cadang yang diperlukan demi mendukung kelancaran operasional.
“Langkah ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sektor transportasi darat, khususnya di industri shuttle dan travel dalam mengadopsi teknologi ramah lingkungan,” tegas Edi. (RA)
Foto: ist/Ilustrasi
Resources Asia Energi News Makers