Sunday , 18 October 2026
Home / ENERGI MINYAK & GAS / Badan Usaha Migas Pertamina dan Swasta Bersepakat Layani Masyarakat
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengatakan "Kami baru selesai rapat untuk menjelaskan terhadap kondisi BBM yang ada. Secara umum, posisi ketersediaan BBM kita perbarui ini itu cukup untuk 18-21 hari, jadi tidak ada masalah yang menyangkut ketersediaan BBM. Foto/Dok/Pertamina

Badan Usaha Migas Pertamina dan Swasta Bersepakat Layani Masyarakat

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Telah dilaksanakan rapat pembahasan terkait pemenuhan kebutuhan bbm di SPBU swasta yang sebelumnya terjadi kekosongan. Rapat dipimpin oleh Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, “Kami baru selesai rapat untuk menjelaskan terhadap kondisi BBM yang ada. Secara umum, posisi ketersediaan BBM kita perbarui ini itu cukup untuk 18-21 hari, jadi tidak ada masalah yang menyangkut ketersediaan BBM. Namun untuk SPBU swasta itu memang cadangannya sudah menipis perlu saya sampaikan bahwa secara aturan Keppres atau UU khususnya pasal 33 menyangkut dengan cabang-cabang industri yang menyangkut hajat hidup orang banyak itu dikuasai oleh negara, dan BBM itu cabang industri yang sangat strategis.”

Bahlil menambahkan bahwa kepada Badan Usaha swasta telah diberikan kuota impor sebesar 110% dibandingkan tahun 2024, artinya kuota ini diberikan secara normal. Ini sudah diberikan namun ada kondisi di mana 110% yang diberikan itu habis sebelum selesai akhir 30 September.

Atas dasar itu, pemerintah membuat keputusan untuk tetap dilayani tetapi itu akan diberikan lewat kolaborasi dengan Pertamina. Adapun persyaratan yang diajukan oleh badan usaha swasta, sebagai berikut;
1.⁠ ⁠Badan usaha swasta setuju untuk membeli melalui kolaborasi dengan Pertamina, dalam bentuk komoditi berbasis base fuel ( produk BBM yg belum dicampur aditif dan pewarna).
2.⁠ ⁠Melakukan pemeriksaan kualitas dengan join surveyor.
3.⁠ ⁠Terkait Harga, diatur oleh pemerintah secara fair tidak ada yang dirugikan, penentuan harga akan dilakukan secara terbuka Openbook dan disepakati bersama.
4.⁠ ⁠Setelah Menteri ESDM melakukan konferensi pers, selanjutnya secara terpisah Pertamina dan badan usaha swasta melakukan kordinasi terkait 2 hal yaitu :
•⁠ ⁠Skenario penyediaan pasokan untuk pemenuhan kebutuhan badan usaha swasta, dan;
•⁠ ⁠⁠Pembahasan terkait aspek Commercial antar badan usaha tersebut untuk merealisasikan arahan Menteri ESDM dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Secara terpisah Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra menyampaikan bahwa Pertamina telah memberikan penawaran pada saat diskusi dan dilanjutkan berupa penawaran formal untuk mendetailkan aspek komersial. “Selanjutnya menindaklanjuti pertemuan hari ini, Pertamina telah menyampaikan penawaran kepada badan usaha dan dilanjutkan dengan penawaran secara formal untuk detail kesepakatan aspek komersial,” ungkap Mars Ega.

Hal ini dilakukan sebagai langkah percepatan tindak lanjut arahan Menteri ESDM sebagai perwakilan Pemerintah. (Rama Julian)

Foto: Pertamina

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Pertamina Delivery Service, Antrean BBM di Bali Semakin Landai

DENPASAR, RESOURCESASIA.ID – Kondisi antrean BBM di sejumlah SPBU di Bali semakin landai seiring penguatan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *