Friday , 7 August 2026
Home / KELISTRIKAN / Adopsi Kendaraan Listrik Tumbuh, 21.865 Pelanggan Baru Gunakan Home Charging Services PLN pada Semester I 2026
Keterangan foto: Ilustrasi pelanggan sedang melakukan pengisian daya kendaraan listrik di rumahnya. Hingga saat ini, total lebih dari 92 ribu pelanggan telah menikmati kemudahan layanan Home Charging Services dari PLN di mana terdapat penambahan 21.865 pelanggan baru pada periode Januari hingga Juni 2026. Jumlah penambahan tersebut naik 9,04 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2025 sebanyak 20.053 pelanggan.

Adopsi Kendaraan Listrik Tumbuh, 21.865 Pelanggan Baru Gunakan Home Charging Services PLN pada Semester I 2026

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Seiring meningkatnya adopsi kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) di Indonesia, minat masyarakat terhadap layanan pengisian daya di rumah (Home Charging Services/HCS) juga terus bertumbuh. Hal tersebut tercermin dari penambahan pelanggan baru HCS PT PLN (Persero) yang mencapai 21.865 pelanggan pada Semester I 2026, meningkat 9,04 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 20.053 pelanggan. Dengan penambahan tersebut, hingga Juni 2026 lebih dari 92 ribu pelanggan telah memanfaatkan layanan HCS PLN.

HCS merupakan layanan PLN yang menyediakan pemasangan perangkat pengisian daya kendaraan listrik di rumah. Dengan layanan ini, pelanggan dapat menikmati pengalaman mengisi daya kendaraan listrik secara lebih praktis dan efisien dari rumah, tanpa harus mengunjungi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan pertumbuhan jumlah pelanggan HCS mencerminkan semakin tingginya minat masyarakat untuk menjadikan EV sebagai bagian dari gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. Menurutnya, tren ini juga menunjukkan respons positif masyarakat terhadap ketersediaan infrastruktur pendukung yang semakin siap dalam memenuhi kebutuhan pengguna EV.

Keterangan foto: Ilustrasi Petugas PLN melakukan pengecekan kWh meter untuk home charging kendaraan listrik. Meningkatnya jumlah pengguna kendaraan listrik di Indonesia juga berdampak pada peningkatan konsumsi listrik dari layanan Home Charging Services (HCS) PLN. Pada Semester I 2026, konsumsi listrik HCS tercatat sebesar 110,55 GWh atau meningkat sekitar 93,59 persen dibanding periode yang sama tahun 2025 sebesar 57,12 GWh.

“Meningkatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia perlu didukung dengan layanan pengisian daya yang mudah, praktis, dan andal. PLN berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional melalui pengembangan infrastruktur pengisian daya yang semakin luas. Salah satunya melalui layanan HCS yang memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengisi daya kendaraan listrik di rumah,” kata Darmawan.

Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy, menambahkan bahwa sejalan dengan pertumbuhan pelanggan, konsumsi energi listrik untuk pengisian daya EV melalui layanan HCS juga terus menunjukkan tren positif. Pada Semester I 2026, konsumsi listrik tercatat mencapai 110,55 gigawatt hour (GWh), meningkat 93,59 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 57,12 GWh.

“PLN melihat tren ini sebagai peluang strategis untuk memperkuat peran kelistrikan dalam mendukung transformasi transportasi nasional. Kami akan terus meningkatkan kesiapan infrastruktur, memperluas akses layanan pengisian daya, dan menghadirkan inovasi agar ekosistem kendaraan listrik dapat tumbuh secara berkelanjutan,” jelas Fahrur Rozy.

Keterangan foto: Ilustrasi petugas PLN saat melakukan pemasangan charger di rumah pelanggan untuk memudahkan pengisian kendaraan listrik di rumah melalui layanan Home Charging Services.

Pemanfaatan layanan HCS turut didukung oleh berbagai program yang dijalankan PLN, salah satunya program HCS Ultima untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan. Melalui program ini, pelanggan dapat menikmati harga spesial pemasangan HCS mulai dari Rp11,7 juta, bonus voucher listrik hingga Rp1,3 juta, serta diskon tarif listrik sebesar 30 persen untuk pengisian daya EV pada pukul 22.00–05.00 WIB. Program ini berlaku hingga 31 Desember 2026 dan pengajuannya dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi PLN Mobile selama event Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

“Berbagai program yang kami hadirkan merupakan bagian dari upaya PLN dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional. Ke depan, PLN akan terus menghadirkan layanan pengisian daya yang andal dan inovatif guna mendukung percepatan transisi energi di Indonesia,” tutup Fahrur Rozy. (Rama Julian Saputra)

Foto: Dok PLN

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Jelang HUT RI, 3 Sumur Infill Baru di Zona 4 Dukung Kedaulatan Energi

PRABUMULIH, RESOURCESASIA.ID – Menjelang momentum peringatan HUT Ke-81 RI dengan tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *