JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – PT Pertamina EP (PEP) Zona 7 berhasil meningkatkan produksi minyak dan gas bumi melalui pekerjaan kerja ulang (workover) Sumur JAS-022 di Field Subang. Setelah pekerjaan selesai, sumur tersebut mencatatkan produksi sebesar 370,8 barel minyak per hari (BOPD) dan 1,60 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD).
Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto menyampaikan bahwa capaian tersebut jauh melampaui target awal produksi yang sebesar 56 BOPD dan 0,17 MMSCFD. Realisasi produksi minyak tersebut mencapai sekitar 660% dari target, sedangkan gas mencapai 944% dari target.
“Alhamdulillah, PEP Zona 7 berhasil memperoleh tambahan produksi yang signifikan dari pekerjaan kerja ulang Sumur JAS-022 di Field Subang. Produksi yang dihasilkan mencapai 370,8 BOPD dan 1,60 MMSCFD,” ujar Djoko dalam laporannya kepada Menteri ESDM seperti informasi yang diterima redaksi, Minggu (8/11/2026).
Peningkatan produksi diperoleh melalui perforasi pada interval kedalaman 2.522–2.525 meter measured depth (mMD) di Lapisan BRF-2a. Setelah pekerjaan selesai, sumur langsung dapat diproduksikan (put on production/PoP) dengan metode natural flow.
Pekerjaan yang dilakukan menggunakan Rig SIP#03 tersebut diselesaikan dalam waktu 21 hari. Saat ini, sumur tengah menjalani pemantauan dan uji produksi sebelum dilanjutkan dengan pembongkaran rig (rig down) serta demobilisasi peralatan.
“Semoga produksi Sumur JAS-022 dapat bertahan lama sehingga terus memberikan kontribusi terhadap pencapaian target produksi dan lifting minyak nasional,” kata Djoko.
Keberhasilan ini menjadi tambahan positif bagi produksi migas Pertamina EP Zona 7 sekaligus mendukung upaya peningkatan produksi minyak dan gas bumi nasional. (RA)
Resources Asia Energi News Makers