Thursday , 5 November 2026
Home / INDUSTRI PENUNJANG / Perusahaan Jasa Tambang Milik Billy Lim Ajak Investor Bayar Utang Rp107 Miliar

Perusahaan Jasa Tambang Milik Billy Lim Ajak Investor Bayar Utang Rp107 Miliar

JAKARTA,RESOURCESASIA.ID – PT Andalan Artha Primanusa Tbk, perusahaan jasa pertambangan milik Billy Theristine Lim tengah mengincar dana investor pasar modal hingga Rp483 miliar.

Mengutip prospektus IPO calon emiten yang telah memesan kode saham ANDA yang diunggap pada laman e-IPO, Kamis(5/11/2026) mencantumkan penawaran 1,676 miliar saham baru bernominal Rp10 per lembar atau 25 persen dari modal disetor dan ditempatkan.

Investor yang berminat dapat mengikuti penawaran awal dengan harga Rp 158-189 per lembar mulai tanggal 5 hingga 7 November 2026. Sehingga perseroan akan meraup Rp316,7 miliar.

Bila OJK menerbitkan pernyataan efektif IPO pada tanggal 23 November 2026. Maka penawaran umum dilakukan pada tanggal 24-27 November 2026.

Guna memikat investor, perseroan akan membagikan 239,42 juta waran seri 1 dengan rasio 7 banding 1. Artinya setiap 7 pemegang saham baru perseroan akan mendapatkan 1 waran.

Setiap satu waran dapat ditebus menjadi 1 saham dengan harga pelaksanaan Rp695 per lembar mulai tanggal 1 Juni 2027-I Desember 2028. Bila semua pemegang waran menebusnya maka perseroan mendapatkan Rp166,4 miliar.

Rencananya, dana hasil IPO untuk modal kerja seperti pembelian suku cadangan alat berat hingga pelumas dengan porsi 65 persen. Sedangkan 35 persen dana IPO atau Rp107,01 miliar untuk bayar utang kepada Radana Bhaskara Finance dan Bank Mandiri.

Bila dana pelaksanaan waran telah terkumpul, perseroan menggunakannya untuk penambahan modal kerja operasional Perseroan, antara lain untuk pembelian bahan bakar (fuel), pembelian suku cadang (spare parts), pelumas (lubricants), dan ban (tires) untuk truk dan alat berat, serta pembiayaan operasional penunjang di lapangan.

Patut dicatat, pendapatan perseroan tergantung pada pemberi kerja utama yakni PT Budi Gema Gempita (BGG) berupa jasa pengupasan lapisan tanah (overburden removal) dan pengumpulan batu bara (coal getting).

Sepanjang tahun 2024, 2025, dan periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026, kontribusi pendapatan dari BGG terhadap total pendapatan Perseroan masing-masing adalah sebesar 100%, 94,03%, dan 52,25%.

Hasilnya, laba bersih Rp11,7 miliar dari pendapatan sepanjang 6 bulan 2026 mencapai Rp200,1 miliar. Adapun saldo laba Rp184,1 miliar, kas setara kas Rp 12,5 miliar.

Pada periode yang sama, kewajiban lancar Rp338,2 miliar. Tapi aset lancar mencapai Rp238,06 miliar per 30 Juni 2026. (Abdul Azis)

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Dialog Nasional dan Puncak Program Yourings 2026: Mewujudkan Masa Depan Energi yang Berkeadilan Sosial dan Ekologis

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID — Institut Hijau Indonesia (IHI) secara resmi mengukuhkan 208 generasi muda dari 30 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *