Friday , 25 September 2026
Home / CSR / Local Hero Tri Ningsih, Pimpin KWT Kemuning Patih Galung Jadi Motor Penggerak Ekonomi Hijau Binaan PHR Zona 4 Prabumulih
Kelompok Wanita Tani (KWT) Kemuning, kelompok binaan Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Field Prabumulih.

Local Hero Tri Ningsih, Pimpin KWT Kemuning Patih Galung Jadi Motor Penggerak Ekonomi Hijau Binaan PHR Zona 4 Prabumulih

PRABUMULIH, RESOURCESASIA.ID – Di tengah kawasan permukiman Patih Galung, Prabumulih Barat, sekelompok ibu rumah tangga membuktikan sampah bisa jadi berkah. Mereka tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Kemuning, kelompok binaan Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Field Prabumulih.

Di bawah kepemimpinan Tri Ningsih, KWT yang bermarkas di Jalan Simpati ini bertransformasi dari kelompok arisan biasa menjadi laboratorium hidup ekonomi sirkular.

Awalnya, cerita Tri Ningsih, yang mengaku sudah 5 tahun menangani KWT, hanya memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah yang ditumbuhi ilalang. Dengan pendampingan intensif dari tim Comrel & CID PHR Zona 4 bersama LSM pendamping Carios, dan kecamatan  setempat lahan itu disulap menjadi kebun produktif.

“Kami diajari dari nol. Mulai dari cara memilih bibit yang bagus, cara mengolah tanah, sampai membuat pupuk sendiri dari limbah dapur,” kata Tri Ningsih saat ditemui di kebun kompos milik kelompoknya, Rabu (27/8/2026) lalu.

Program yang mereka jalankan diberi nama MUDA BERSAMA, singkatan dari Perempuan Berdaya Kelola Sampah Bersama. Konsepnya sederhana: setiap rumah anggota memilah sampah organik. Sampah sayuran, kulit buah, dan air cucian beras tidak dibuang, melainkan difermentasi menjadi pupuk organik cair dan kompos.

Pupuk hasil olahan itu menjadi kunci keberhasilan budidaya mereka. Saat ini KWT Kemuning fokus pada tiga komoditas utama: bawang dayak, jagung batik yang kaya protein, dan TOGA (Tanaman Obat Keluarga), seperti kunyit, serai dan bunga telang untuk produk herbal.

Keberhasilan mereka tidak berhenti di kebun sendiri. Tri Ningsih kini dipercaya PHR Zona 4 sebagai Local Hero untuk menularkan ilmunya ke 13 KWT lain di wilayah Ring 1 Prabumulih.

Alasan utamanya, 

Manager Community Involvement & Development (CID) Pertamina Hulu Rokan Regional 1, Iwan Ridwan Faizal, mengatakan KWT Kemuning adalah contoh nyata bagaimana program CSR tidak hanya memberi bantuan, tapi menciptakan kemandirian.

“Kami tidak ingin hanya memberi ikan. Kami ingin warga bisa membuat kailnya sendiri. KWT Kemuning sudah membuktikan itu. Dari lahan tidur 20×40 meter saja mereka bisa panen puluhan kilo bawang merah Dayak dalam dua bulan,” ujarnya.

Dampak ekonomi pun terasa. Anggota tidak lagi harus membeli bawang dan sayur ke pasar untuk kebutuhan harian. Bahkan dari penjualan pupuk dan hasil panen, kas kelompok bertambah hingga jutaan rupiah per bulan yang diputar lagi untuk simpan pinjam anggota.

Camat Prabumulih Barat, Edi Suanto, juga mengakui keberadaan KWT binaan PHR ini sangat membantu program pemerintah dalam menekan inflasi dan menjaga ketahanan pangan keluarga.

Ke depan, PHR Zona 4 berencana menjadikan KWT Kemuning sebagai pusat pelatihan ProKlim (Program Kampung Iklim) dan Bank Sampah percontohan untuk Kota Prabumulih. (Rama Julian Saputra)

Foto: Dok Resourcesasia

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Tingkatkan Literasi Maritim dan Aksi Sosial, PTK Sulap 57 Perpustakaan di Wilayah Operasional

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Mata anak-anak di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Pekalongan, berbinar membaca buku-buku …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *