Tuesday , 26 May 2026
Home / CSR / Pertamina Patra Niaga Gencar Tingkatkan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Seluruh Indonesia

Pertamina Patra Niaga Gencar Tingkatkan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Seluruh Indonesia

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Memperingati Hari Sampah Nasional, Pertamina Patra Niaga menegaskan kembali komitmennya yang kuat dalam mendorong pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan di seluruh wilayah operasionalnya di Indonesia. Melalui serangkaian inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang komprehensif, perusahaan berupaya menciptakan ekosistem pengelolaan sampah yang terstruktur, bernilai ekonomi, dan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Program TJSL Pertamina Patra Niaga dalam bidang pengelolaan sampah telah menjangkau 58 lokasi di seluruh Indonesia. Dari upaya yang terkoordinasi ini, berhasil dikumpulkan sekitar 4.700 ton sampah per tahun. Lebih dari separuhnya, yaitu 2.300 ton per tahun, telah berhasil dikelola dan dimanfaatkan kembali melalui proses daur ulang dan pengolahan organik. Inisiatif ini melibatkan partisipasi aktif dari 2.470 masyarakat, yang secara kumulatif menghasilkan pendapatan senilai Rp 3,2 miliar dari seluruh program.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M. V. Dumatubun, menekankan bahwa Hari Sampah Nasional bukan hanya sekadar peringatan, tetapi juga momentum penting untuk merefleksikan upaya yang telah dilakukan dan memperkuat kolaborasi multipihak dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

“Pengelolaan sampah bukanlah tugas yang bisa diselesaikan dalam semalam. Ini membutuhkan komitmen jangka panjang dan keterlibatan aktif dari seluruh lapisan masyarakat,” ujar Roberth. “Melalui program TJSL, Pertamina Patra Niaga berupaya menciptakan ekosistem pengelolaan sampah yang tidak hanya efektif dalam mengurangi volume sampah, tetapi juga bernilai ekonomi dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.”

Salah satu contoh implementasi pengelolaan sampah terpadu yang sukses adalah program TPS 3R Resik yang dijalankan oleh unit Fuel Terminal Boyolali di Desa Butuh. Fasilitas ini mampu mengelola 480 ton sampah per tahun yang berasal dari 310 Kepala Keluarga dan 115 pelaku usaha di sekitar desa. Sistem pengelolaan yang konsisten dan partisipatif ini tidak hanya meningkatkan kualitas kebersihan dan kesehatan lingkungan desa, tetapi juga menghasilkan nilai ekonomi hingga Rp 36 juta per tahun.

Keberhasilan program TPS 3R Resik di Desa Butuh menunjukkan bahwa pengelolaan sampah yang efektif dapat dicapai melalui pendekatan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dan didukung oleh infrastruktur yang memadai. Program ini juga menjadi contoh bagaimana pengelolaan sampah dapat diintegrasikan dengan kegiatan ekonomi lokal, sehingga memberikan manfaat ganda bagi masyarakat dan lingkungan.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga membina 15 Bank Sampah yang mengembangkan budidaya maggot sebagai solusi inovatif untuk pengolahan sampah organik. Inisiatif ini menciptakan rantai pasok pengolahan sampah organik yang berkelanjutan, dengan produk turunan berupa pupuk kompos, eco-enzyme, dan pakan ternak. Program ini berkontribusi signifikan dalam mengurangi volume sampah organik yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA), menghasilkan produk ramah lingkungan, membuka peluang usaha lokal, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Budidaya maggot sebagai solusi pengolahan sampah organik merupakan pendekatan yang menjanjikan karena maggot memiliki kemampuan untuk mengurai sampah organik dengan cepat dan efisien. Selain itu, maggot juga dapat diolah menjadi pakan ternak yang bernilai gizi tinggi, sehingga mengurangi ketergantungan pada pakan ternak konvensional.

Dampak pemberdayaan masyarakat juga dirasakan melalui program Kampung Pesisir Berdaya yang dijalankan oleh unit Fuel Terminal Medan. Masyarakat setempat berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan wilayah pesisir dengan mengelola Bank Sampah Horas Bah. Kegiatan Bank Sampah Horas Bah ini mampu mengumpulkan hingga 10 ton sampah per tahun dan menghasilkan dampak ekonomi sebesar Rp 1,925 juta per bulan.

“Perubahan tidak datang dari satu orang, tetapi dari keberanian untuk bergerak bersama,” ujar Dian Syahputra, ketua kelompok program Bank Sampah Horas Bah. “Tugas kita adalah menjaga dan melestarikan agar lingkungan serta ekonomi pesisir tetap lestari.”

Program Kampung Pesisir Berdaya merupakan contoh bagaimana pengelolaan sampah dapat diintegrasikan dengan upaya pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Melalui pengelolaan Bank Sampah, masyarakat pesisir tidak hanya mengurangi volume sampah yang mencemari lingkungan, tetapi juga mendapatkan penghasilan tambahan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Atas konsistensi dan dampak nyata yang dihasilkan, implementasi kedua program tersebut saat ini menjadi kandidat PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Pencapaian ini mencerminkan pengelolaan lingkungan yang melampaui kepatuhan, sekaligus memperlihatkan integrasi kuat antara aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi dalam pelaksanaan TJSL.

Penghargaan PROPER Emas merupakan pengakuan tertinggi yang diberikan oleh pemerintah kepada perusahaan yang berhasil menunjukkan kinerja pengelolaan lingkungan yang unggul. Keberhasilan Pertamina Patra Niaga menjadi kandidat PROPER Emas menunjukkan bahwa perusahaan memiliki komitmen yang kuat dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus memperluas dampak program pengelolaan sampah sebagai bagian dari kontribusi perusahaan dalam memperkuat ketahanan lingkungan dan mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia. Perusahaan menyadari bahwa pengelolaan sampah yang efektif merupakan kunci untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Pertamina Patra Niaga juga terus berupaya untuk mengembangkan inovasi-inovasi baru dalam bidang pengelolaan sampah, seperti penggunaan teknologi modern untuk pengolahan sampah dan pengembangan produk-produk daur ulang yang bernilai ekonomi tinggi. Perusahaan juga menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, organisasi masyarakat sipil, dan sektor swasta, untuk memperkuat ekosistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Dengan komitmen yang kuat dan upaya yang berkelanjutan, Pertamina Patra Niaga berharap dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam mengelola sampah secara bertanggung jawab dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat. Perusahaan percaya bahwa dengan kerjasama dan partisipasi aktif dari seluruh pihak, Indonesia dapat mengatasi masalah sampah dan menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi semua.

Pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau perusahaan, tetapi juga tanggung jawab setiap individu. Oleh karena itu, Pertamina Patra Niaga mengajak seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam upaya pengelolaan sampah dengan cara memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, dan mendukung program-program pengelolaan sampah yang ada di lingkungan masing-masing.

Dengan kesadaran dan tindakan nyata dari seluruh pihak, Indonesia dapat mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Pertamina Patra Niaga akan terus menjadi bagian dari solusi dan berkontribusi aktif dalam mewujudkan Indonesia yang lebih baik. (RA)

Foto: PPN

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Indonesia Raja Nikel Dunia, Industri Produk Akhir Belum Berkembang

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Satu dekade hilirisasi menjadikan Indonesia sebagai raja nikel dunia, dengan memproduksi enam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *