Kolaborasi dan Sinergi Menuju Puncak Produksi Migas Aceh Demi Terwujudnya Kemandirian Energi Nasional
BANDA ACEH, RESOURCESASIA.ID – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) bekerja sama dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dengan bangga mengumumkan penyelenggaraan Aceh Upstream Oil & Gas Supply Chain Management Summit 2025. Forum strategis ini akan mempertemukan seluruh pelaku industri hulu migas, pemerintah, perusahaan penyedia jasa, serta mitra rantai pasok dalam satu wadah kolaborasi untuk memperkuat ekosistem pasokan minyak dan gas bumi di Aceh.
Acara yang dirancang sebagai ruang diskusi, presentasi, dan networking ini bertujuan untuk membahas penguatan rantai pasok migas Aceh secara komprehensif. Fokusnya meliputi pengadaan barang dan jasa, peluang investasi, peningkatan partisipasi dan kapasitas industri lokal (local content), serta percepatan pengembangan industri pendukung migas di daerah.
Forum ini menjadi jembatan penting antara kebutuhan operasional industri hulu migas yang terus berkembang dengan potensi dan kapasitas dunia usaha lokal di Aceh. Melalui transparansi informasi, diskusi terbuka, dan business matching, BPMA bertekad menciptakan sinergi konkret untuk mendukung puncak produksi migas Aceh maupun kontribusi terhadap kemandirian energi nasional.
Kepala BPMA Nasri menyatakan komitmen institusi (pernyataan lengkap akan disampaikan kemudian).
Tujuan penyelenggaraan acara antara lain, memperkuat hubungan dan pemahaman bersama antara BPMA, KKKS, pelaku industri pendukung, dan dunia usaha lokal, meningkatkan transparansi informasi mengenai kebutuhan dan prosedur pengadaan barang/jasa di sektor hulu migas Aceh, membuka akses yang lebih luas bagi perusahaan lokal untuk berintegrasi ke dalam rantai pasok industri migas, dan menyatukan visi pengembangan industri migas Aceh melalui kolaborasi lintas lembaga yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi daerah.
Rangkaian Acara yang Akan Diselenggarakan
Acara satu hari penuh ini akan diisi dengan berbagai kegiatan, meliputi:
– Opening Ceremony dan Pameran (Exhibitions);
– Sesi Penandatanganan Kerja Sama, Penandatanganan Nota Kesepahaman antara SKK Migas dan BPMA, serta penandatanganan antara PEMA dan Han Ako Petroleum.
Panel Discussion & Experts Sharing Session:
Panel 1: Tema *Future Oil and Gas in Aceh-Indonesia* dipandu Brianto Adhie Satya
Pembicara:
– Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian ESDM
– Kepala SKK Migas
– Kepala BPMA
– Director & COO PT Medco E&P Indonesia
Panel 2: Tema *Opportunity and Industry Readiness to Face Future O&G in Aceh* dipandu Pondra Pradypta
Pembicara:
– Rektor Universitas Syiah Kuala
– Wakil Kepala BPMA
– President Director Mubadala Energy
– Direktur Utama PT Sucofindo (Persero)
– Direktur Bank Syariah Indonesia
Panel 3: Tema *Challenging to Prepare Next Gen in O&G Industry Aceh* dipandu Irham M Amin
Pembicara:
– Rektor Universitas Malikussaleh
– Deputi Dukungan Bisnis BPMA
– Direktur Bank Aceh Syariah
– Direktur Utama PT Surveyor Indonesia (Persero)
– Direktur Utama PT Nawakara Perkasa Nusantara
BPMA bersama KKKS Wilayah Kerja Aceh berkomitmen menggelar forum serupa secara berkelanjutan untuk memperkuat sinergi industri, untuk mendukung ketahanan energi nasional, dan mendorong Swasembada Energi. Diharapkan momentum ini menghasilkan terobosan strategis, kemitraan berkelanjutan, serta penguatan fondasi industri migas Aceh untuk masa depan.
Aceh Upstream Oil & Gas Supply Chain Management Summit 2025 diharapkan menjadi momen kolaboratif yang menghasilkan terobosan-terobosan strategis, kemitraan bisnis yang berkelanjutan, dan penguatan fondasi industri migas Aceh. (RA)
Resources Asia Energi News Makers