Monday , 25 May 2026
Home / ENERGI MINYAK & GAS / Sistem Kelistrikan Nasional Andal, PLN Berhasil Jaga Layanan Momen Pergantian Tahun
Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) PLN Unit Induk Distribusi Bali melaksanakan pemeliharaan jaringan tanpa padam sebagai upaya menjaga keandalan pasokan listrik selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Sistem Kelistrikan Nasional Andal, PLN Berhasil Jaga Layanan Momen Pergantian Tahun

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – PT PLN (Persero) kembali sukses menjaga keandalan kelistrikan nasional pada malam pergantian Tahun Baru 2026, melanjutkan keberhasilan saat perayaan Natal 2025. Berbagai titik pusat perayaan terpantau tanpa gangguan, sehingga masyarakat dapat merayakan pergantian tahun dengan nyaman, aman, dan tenang.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan bahwa keberhasilan pengamanan kelistrikan selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) mencerminkan komitmen PLN dalam menjalankan arahan Pemerintah untuk memberikan layanan kelistrikan yang prima bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, kami bersyukur secara umum sistem kelistrikan dapat terjaga dengan baik untuk mendukung aktivitas masyarakat pada perayaan Natal dan malam pergantian tahun. Sehingga masyarakat dapat merayakan momen tersebut dengan lancar serta menikmati kebersamaan dan kehangatan bersama keluarga,” ujar Darmawan.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (tengah) saat meninjau langsung operasi Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kilovolt (kV) Pedan, di Klaten, Jawa Tengah pada Kamis (25/12).

Darmawan menyampaikan bahwa konsumsi daya tertinggi pada malam pergantian tahun (31/12) berada di kisaran 40,23 gigawatt (GW), naik sekitar 3% dibandingkan periode sebelumnya. Sementara, pada malam Natal (24/12), tercatat sekitar 44,5 GW, naik 5,5 GW dibandingkan periode sebelumnya. Dengan daya mampu pembangkit sebesar 70,8 GW, sistem kelistrikan nasional masih memiliki cadangan daya yang aman untuk melayani kebutuhan listrik masyarakat pada momen konsumsi tinggi.

“Berbagai persiapan telah kami lakukan sejak jauh hari dengan perencanaan yang lebih matang dibanding tahun sebelumnya, termasuk pemanfaatan sistem digital dalam pemantauan dan pengendalian operasi, serta memastikan seluruh personel PLN dalam kondisi siaga di berbagai wilayah Indonesia,” sebut Darmawan.

Personel teknis PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Bogor saat melakukan pengujian pada aset transmisi di Gardu Induk (GI) Sentul sebagai bagian dari rangkaian pemeliharaan rutin sekaligus langkah preventif untuk memastikan pasokan listrik tetap andal dan stabil selama periode Nataru 2025/2026.

Darmawan menambahkan bahwa status siaga kelistrikan akan terus berlangsung hingga 8 Januari 2026, seluruh elemen perusahaan berkomitmen menjaga kondisi sistem kelistrikan dalam keadaan prima.

PLN mencatat sebanyak 6.242 gereja prioritas sebagai fokus pengamanan kelistrikan pada perayaan Natal 2025. Selain itu, dalam menyambut malam Tahun Baru 2026, PLN juga mengamankan 879 lokasi prioritas yang mencakup bandara, pelabuhan, terminal, pusat perbelanjaan, kawasan wisata, serta area perayaan Tahun Baru di seluruh Indonesia.

“Seluruh unit PLN melaporkan bahwa semua lokasi prioritas terjaga secara optimal tanpa gangguan kelistrikan. PLN akan melaksanakan siaga hingga akhir periode yang direncanakan, dan terus melakukan pemantauan sistem secara berkelanjutan di seluruh wilayah,” tutur Darmawan.

Petugas PLN melakukan pengecekan jaringan listrik di salah satu titik prioritas di Kota Medan, Sumatera Utara. Upaya ini dilakukan untuk memastikan pasokan listrik tetap andal, sehingga masyarakat dapat merayakan momen pergantian tahun baru 2026 dengan aman dan nyaman.

Untuk mengamankan pasokan selama Nataru, Darmawan mengungkapkan bahwa PLN mengerahkan sebanyak 69 ribu personel yang tersebar di 3.402 posko, dan 137 command center di seluruh Indonesia. Para personel tersebut dibekali peralatan lengkap, meliputi 1.917 unit genset, 737 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 1.338 Unit Gardu Bergerak (UGB), 434 unit truk crane, 4.720 mobil operasional, dan 4.412 motor operasional.

Sebelumnya PLN juga telah memastikan semua lini kelistrikan mulai dari pasokan energi primer, pembangkitan, transmisi, dan distribusi berada dalam kondisi prima. Tak hanya itu, PLN juga mengantisipasi berbagai potensi risiko, termasuk kondisi cuaca ekstrem, dengan menyiapkan skema pengamanan berlapis serta prosedur penanganan gangguan yang responsif dan terkoordinasi.

“Secara umum, kondisi sistem kami siapkan dalam keadaan prima. Sejak awal, PLN melakukan pemeliharaan preventif dan berkoordinasi intensif dengan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) sehingga informasi prakiraan cuaca dapat langsung dimonitor melalui control center untuk mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan terukur,” pungkas Darmawan. (Rama Julian)

Foto: PLN

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Panen Energi dari Kelembaban Udara, Tim ITPLN Sabet Medali Emas dari Pemerintah Malaysia

KUALA LUMPUR, RESOURCESASIA.ID – Tim inovasi Institut Teknologi Perusahaan Listrik Negara (ITPLN) berhasil mengukir prestasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *