Tuesday , 26 May 2026
Home / ENERGI MINYAK & GAS / Elnusa Perusahaan Bisnis Jasa Migas Menjadi Perusahaan Jasa Energi Penuh Inovasi Bertransformosi Selama 55 Tahun

Elnusa Perusahaan Bisnis Jasa Migas Menjadi Perusahaan Jasa Energi Penuh Inovasi Bertransformosi Selama 55 Tahun

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA –  PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA) terus melakukan inovasi dalam beroprasi. Anak usaha PT Pertamina Hulu Enegi (PHE) terbagung dalam subholding upstream pertamina ini tak hanya menjalankan kegiatan berorientasi profit. Elnusa adalah perusahaan jasa energi juga sangat fokus pada aspek bisnis berkelanjutan.

Berjalan selama 55 tahun berdiri, PT Elnusa Tbk terus melakukan transformasi bisnis untuk merespons perubahan yang terjadi pada industri minyak dan gas (migas).

Industri migas di Indonesia saat ini terus disorot untuk segera bertranformasi dari fossil fuel semata, namun menuju bisnis yang lebih bersih dan energi hijau, sesuai target pemerintah mencapai emisi nol karbon atau Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 mendatang.

Maka dari itu, menginjak usia 55 tahun, visi Elnusa mulai masuk ke bursa saham pada 2008 ini pun berubah dari perusahaan jasa migas menjadi “Perusahaan Jasa Energi Terkemuka yang Memberikan Solusi Total”.

Berbagai Inovasi Elnusa

Elnusa bergerak di bisang jasa migas mengutamakan solusi untuk kliennya, terutama Pertamina Group, Elnusa pun mengedepankan inovasi.

Direktur Utama Elnusa Bachtiar Soeria Atmadja mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir, Perwira Elnusa “rajin” menggelontorkan inovasi. “Misal, inovasi terbaru Hydraulic Drilling Unit, yaitu kombinasi antara kebutuhan kerja ulang sumur dengan pemboran eksplorasi yang diperlukan oleh klien,” kata Bachtiar di Jakarta, Jumat (12/7/2024).

Inovasi lain, seperti formulasi semen slurry merah putih untuk pemboran yang lebih efisien dan efektif. Ada juga inovasi penyediaan layanan Pressure Pumping Services untuk menjalankan injeksi Pertasolven untuk klien, melalui kolaborasi Elnusa dan anak usaha, yakni PT Elnusa Petrofin.

Pertasolven merupakan formulasi khusus untuk penghilang endapan organik, diperkenalkan sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi produksi minyak di lapangan migas.

Inovasi pengolahan sampah botol plastik Inovasi lain perusahaan adalah upaya menuju bisnis berkelanjutan dengan memperhatikan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG). ESG ini sendiri merupakan hal vital bagi Elnusa dan sudah berlangsung secara terus menerus.

“Secara perusahaan kami lakukan beberapa kegiatan sebelumnya tapi belum dalam payung ESG, misalnya CSR, pemberdayaan UMKM, peningkatan kualitas SDM dan sebagainya,” Vice President of Health Safety Security and Environment (HSSE) Elnusa, Ramon Arias Pili.

“ESG kami harus komitmen, karena kami perusahaan terbuka dan industry migas ini jadi sorotan, maka visi kami jadi energy services company dengan banyak program yang berkaitan dengan renewable energy,” lanjut Ramon.

“Untuk ESG, kami coba tiga hal, yakni planning, campaign dan aplikasinya. Pada 2022 sudah dimulai diskusinya dan saat ini ada program pengelolaan limbah botol plastik.”

Kinerja Elnusa Target Cetak Sejarah

Dirut Elnusa sebelumnya menjelaskan, bisnis hulu migas tak bertumbuh sejak jatuhnya harga minyak akibat shale oil kurang dari satu decade lalu. Tapi dalam kondisi tersebut, pada 2023 Elnusa malah berhasil mencetak pendapatan dan laba tertinggi sepanjang sejarah.

“kami akan terus upayakan kembali mencetak sejarah kedepannya,” ungkap Bachtiar. Sepanjang 2023, Elnusa mencatatkan pendapatan usaha Rp 12,56 triliun, naik 2 persen dibandingkan pendapatan usaha pada tahun 2022 sebesar Rp 12,3 triliun.

Pendapatan bisnis usaha tersebut sebagian besar atau 53 persen dihasilkan dari segmen jasa distribusi dan logistik energi, kemudian segmen jasa hulu migas terintegrasi 34 persen dan jasa penunjang migas sebesar 13 persen.

Sepanjang 2023, Elnusa juga mencetak laba sebesar Rp 503 miliar. Capaian laba ini naik 33 persen dari tahun 2022 sebesar Rp 378 miliar. Sedangkan perolehan laba selama kuartal I 2024 sebesar Rp 183 miliar.

Ia mengatakan, meningkatnya laba bersih lantaran perusahaan melakukan pembenahan pada bisnis proses ELSA dan terus mencari peluang pendapatan baru dari induk perusahaan yakni Pertamina.

Salah satu peluang yang sedang digarap adalah proyek perawatan sumur minyak di Blok Rokan. Kata Bachtiar, saat ini perusahaan sedang melakukan diskusi dengan Pertamina Hulu Rokan (PHR) untuk penjajakan proyek di sumur-sumur Blok Rokan.

Dalam diskusi itu, ELSA berpeluang untuk menyediakan rig yang fungsinya untuk perawatan umur-sumur tua yang jumlahnya ribuan. “Sudah beberapa kali bertemu, kami optimistis karena kami punya kemampuan itu,” kata dia.

Ia menilai, peluang bisnis di lingkungan Pertamina masih terbuka lebar. “Saya pikir, banyak asing mau ambil pasar services ini. Kenapa tidak kita saja yang mengerjakan. Kita bisa,” imbuh dia.

Sederet Aksi Berkelanjutan Elnusa

Praktik bisnis yang dijalankan tidak sebatas bermanfaat dari sisi ekonomi, namun juga pada lingkungan dan kehidupan masyarakat.  Ramon menceritakan kembali contoh adanya kolaborasi antara ELSA dengan masyarakat, mengumpulkan botol plastik. Selanjutnya ada proses daur ulang. Sebanyak 16.192 botol plastik terkumpul. Beratnya mencapai 302,79 kilogram. Kegiatan ini melibatkan 157 orang.

Data Elnusa menunjukkan sebanyak 1.603.008 gram jejak karbon yang dikurangi. Langkah demikian menyelamatkan lahan seluas 255,83 meter persegi. Ini sudah berlangsung sejak Agustus 2023 lalu.

“Ini mungkin yang paling simpel (sederhana), tapi isu plastik kan gak habis-habis ya. Dulu kita masih ingat, berapa banyak sampah, penuh dengan sampah plastik,” kata Ramon

Anak usaha PT Pertamina Hulu Energi (PHE) ini aktif berkontribusi menjaga keseimbangan alam. Kegiatan yang sudah dilakukan ELSA bukan hanya mengelola sampah plastik.

Elnusa juga melakukan aksi bersih pantai saat memperingati hari lingkungan hidup, hari laut sedunia, dan bulan cinta laut 2024. Kegiatan ini dilaksanakan di Pantai Eretan Wetan, Kecamatan Kandang Haur, Indramayu, Jawa Barat.

BACA JUGA:

Perkuat Kontribusi Terhadap Industri Migas Nasional, Elnusa Catatkan Kinerja Operasional Solid di Semester Pertama 2024

Elnusa bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu dan berbagai stakeholder setempat. Kemudian ada penanaman 5.000 pohon mangrove di beberapa pantai, antara lain, Pantai Plentong, Pantai Panjiwa, Pantai Samboja, dan Pantai Tambak Raya. Langkah demikian merupakan bagian dari usaha mendukung ketahanan lingkungan yang berkelanjutan.

“Kami berharap aksi ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi lingkungan dan masyarakat di Pantai Eretan Wetan,” ujar Corporate Secretary Elnusa, Frida Lidwina.

Pada 26 Juni 2024, PT Elnusa Tbk bersama anak usahanya yakni PT Elnusa Petrofin melakukan aksi menanam 100 pohon Trembesi di Fuel Terminal Tembilahan. Ini merupakan kegiatan lanjutan dari kick off penanaman pohon jenis serupa pada 2023 lalu.

Direktur Utama Elnusa menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim dan perbaikan kualitas lingkungan. Cara konkretnya dengan memperbanyak pohon tanaman. Ada target besar yang ingin dicapai. “Dengan aksi penanaman pohon trembesi kita berharap dapat mendukung program Net Zero Emission tahun 2060,” kata Bachtiar.

Ia menegaskan, agenda ini wujud komitmen perusahaan dalam menerapkan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG).

Ia berharap semua yang sudah dilakukan tidak berhenti menjadi sebuah simbolisasi. Tetapi, pada saat yang sama juga mampu membangun kesadaran mengenai budaya gotong-royong melaksanakan program pembangunan hijau untuk masa depan.

Pada awal Juli 2024, Elnusa melalui anak usahanya PT Sigma Cipta Utama (SCU)  berperan dalam program identifikasi dan monitoring pergerakan hiu paus di Taman Nasional Teluk Cenderawasih (TNTC). Tepatnya di Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

SCU merupakan mitra pelaksana yang diberikan kepercayaan oleh Pertamina Foundation. Proyek tersebut salah satu program kolaborasi Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina International Shipping bersama PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Foundation itu. Ini sebagai bentuk dukungan BUMN tersebut terhadap konservasi hewan laut yang dilindungi.

Dirut Elnusa menegaskan, pihaknya bersemangat dapat berkontribusi dalam program ini, lewat teknologi tagging yang mereka miliki. Sebuah langkah konkret mendukung upaya konservasi dan pelestarian lingkungan laut. Sumber daya yang dimiliki anak usaha PHE Ini, tak hanya bermanfaat secara ekonomi, tapi juga bagi lingkungan.

“Kerja sama ini tidak hanya menunjukkan komitmen kami terhadap tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga membuktikan kemampuan kami dalam menghadirkan solusi teknologi yang bermanfaat bagi keberlanjutan ekosistem laut Indonesia,” ujar Bachtiar Atmadja.

Satu demi satu praktik bisnis berkelanjutan diperlihatkan ELSA. Dampaknya bisa mengarah ke hal yang lebih luas. Bukan hanya untuk perusahaan tersebut.

Dalam skala yang lebih besar, Elnusa menunjukkan dukungan untuk transisi energi. Pelestarian lingkungan menjadi fokus kerja mereka di lapangan. Hal itu dibuat bersamaan dengan inovasi perusahaan ketika beroperasi di wilayah teknis.

“Kerja sama ini tidak hanya menunjukkan komitmen kami terhadap tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga membuktikan kemampuan kami dalam menghadirkan solusi teknologi yang bermanfaat bagi keberlanjutan ekosistem laut Indonesia,” ujar Bachtiar Atmadja.

Satu demi satu praktik bisnis berkelanjutan diperlihatkan ELSA. Dampaknya bisa mengarah ke hal yang lebih luas. Bukan hanya untuk perusahaan tersebut.

Dalam skala yang lebih besar, Elnusa menunjukkan dukungan untuk transisi energi. Pelestarian lingkungan menjadi fokus kerja mereka di lapangan. Hal itu dibuat bersamaan dengan inovasi perusahaan ketika beroperasi di wilayah teknis.

Sederet aksi di atas membawa Elnusa ke level tertentu. Ada pengakuan dari pihak eksternal akan kinerja perusahaan tersebut, secara khusus terkait operasional bisnis berkelanjutan yang terus digalakkan.

Berbagai apresiasi diraih Elnusa, di antaranya, program Desa Energi Berdikari Elnusa mendapat penghargaan Anugerah CSR IDX Channel 2023 dalam kategori Economic Development Initiative. Penghargaan ini diperoleh atas keberhasilan CSR Elnusa di Desa Sumengko, Kalitidu Bojonegoro. Acara penganugerahan berlangsung di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, pada Desember 2023 lalu.

Di bulan yang sama, Elnusa meraih penghargaan kategori Best Corporate Secretary pada ajang Indonesia Best Corporate Secretary Awards 2023. Acara ini diadakan oleh The Iconomics.

Ajang tersebut diselenggarakan dengan tujuan memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang memiliki praktik tata kelola terbaik. Kemudian memiliki luasan sebaran keterbukaan informasi secara kontinyu. Lagi-lagi ada implementasi ESG, khususnya aspek governance di lingkungan Elnusa.

Pada Mei 2024, Elnusa meraih penghargaan ‘Indonesia 50 Best CSR Awards 2024’ di industri minyak mentah dan gas alam. Penghargaan tersebut juga diberikan oleh The Iconomics. Sebuah bukti nyata keberhasilan Elnusa dalam menjalankan program CSR. Muaranya, bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. Sebagai perusahaan terbuka, ELSA senantiasa menjalankan program CSR dengan berpedoman pada ISO 26000 serta Sustainable Development Goals (SDGs).

Usia 55 Tahun Elnusa Perkuat Komitmen Keberlanjutan Lingkungan Green Action Mangrove Conservation

Elnusa kembali menunjukkan komitmennya dalam keberlanjutan lingkungan melalui kegiatan Green Action Mangrove Conservation. Program yang diselenggarakan di Taman Wisata Alam (TWA) Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara ini merupakan bagian dari upaya Elnusa dalam melestarikan ekosistem mangrove yang sangat penting bagi keseimbangan lingkungan serta sebagai salah satu kegiatan dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun ke 55 Elnusa, pada (16/08/2024)lalu.

Bachtiar Soeria Atmadja menyampaikan momen ini menjadi rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT ke-55 Elnusa serta menekankan pentingnya ekosistem mangrove di Indonesia, khususnya di Jakarta, sebagai salah satu penyangga paru-paru dunia. “Indonesia merupakan rumah bagi 3,5 juta hektar mangrove, atau sekitar 23% dari seluruh mangrove di dunia. Mangrove di Indonesia juga berperan penting dalam mitigasi dampak perubahan iklim, karena mampu menyimpan karbon dalam jumlah besar, yaitu sekitar 3,1 miliar ton CO2, setara dengan emisi gas rumah kaca dari sekitar 2,5 miliar kendaraan selama satu tahun,” ujar Bachtiar, mengutip data dari World Bank.

Sayangnya, ekosistem mangrove ini terus mengalami tekanan akibat alih fungsi lahan untuk budidaya perairan, perkebunan, hingga pemukiman. Menyikapi kondisi ini, Elnusa menjadikan program Green Action Mangrove Conservation sebagai salah satu inisiatif Elnusa yang berfokus pada bidang lingkungan. Program ini merupakan bagian dari roadmap Environment, Social, & Governance (ESG) Elnusa untuk tahun 2024.

Direktur Utama Elnusa, Bachtiar Soeria Atmadja.

Sebagai bentuk nyata kontribusi Elnusa, sebanyak 350 bibit mangrove ditanam di kawasan TWA Muara Angke. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar dalam menjaga ekosistem mangrove, termasuk melindungi dari bencana alam, meningkatkan keanekaragaman hayati, mendukung mata pencaharian lokal, serta memperkuat penyerapan karbon yang berkontribusi pada pengurangan dampak perubahan iklim.

“Kami berharap inisiatif penanaman mangrove ini dapat menjadi kontribusi nyata dalam memperbaiki ekosistem mangrove, sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat bahwa perlindungan lingkungan dapat dilakukan dengan cara yang sederhana namun bermakna,” tambah Bachtiar.

Selain sebagai wujud komitmen Elnusa dalam menjaga lingkungan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang berkelanjutan. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG’s), khususnya pada tujuan 13: Climate Action dan tujuan 14: Life Below Water.

Terakhir dan tidak kalah penting adalah aspek keberlanjutan. Kami sangat sadar, bahwa menjaga kesehatan dan keselamatan pekerja bukan satu-satunya aspek yang penting dalam keberlanjutan bisnis kami. Kami juga saat ini berusaha untuk mengakselerasi program-program kepedulian lingkungan, sosial dan masyarakat untuk menjamin keberlangsungan bisnis Elnusa dalam jangka panjang. Telah cukup banyak juga program-program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang kami inisiasikan dalam beberapa tahun terakhir, baik di lingkungan Holding maupun Anak Perusahaan. Kedepan bagaimana program-program tersebut terangkai dalam suatu program jangka panjang bertemakan Environmental, Social dan Governance atau ESG, tutup Bachtiar. (Rama Julian)

 

 

 

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Indonesia Raja Nikel Dunia, Industri Produk Akhir Belum Berkembang

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Satu dekade hilirisasi menjadikan Indonesia sebagai raja nikel dunia, dengan memproduksi enam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *