Wednesday , 3 June 2026
Home / KELISTRIKAN / PLN Rampungkan Suplai Listrik Tahap II untuk Industri PT SMART Tbk 18,58 MVA di Kotabaru, Kalsel
Site PT Sinar Mas Agro Resources And Technology (SMART) Tbk. bergerak di bidang agrobisnis kelapa sawit yang berlokasi di Kecamatan Tarjun, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.

PLN Rampungkan Suplai Listrik Tahap II untuk Industri PT SMART Tbk 18,58 MVA di Kotabaru, Kalsel

RESOURCESASIA.ID, KOTABARU – PT PLN (Persero) sukses menyuplai listrik andal sebesar 18,58 Megavolt Ampere (MVA) bagi perusahaan agrobisnis PT Sinar Mas Agro Resources And Technology (SMART) Tbk yang berlokasi di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan mulai Selasa (02/07). Melalui program akuisisi captive power, PT SMART Tbk beralih dari pembangkit milik sendiri ke listrik PLN, yang lebih andal dan ramah lingkungan. PT SMART Tbk pun kini menjadi pelanggan tegangan menengah terbesar di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

General Manager PT SMART Tbk unit Tarjun Friso Adinata menyampaikan apresiasi atas komitmen dan dukungan yang diberikan oleh PLN dalam memberikan pelayanan listrik hingga selesainya penyalaan tahap II. Friso meyakini penggunaan listrik PLN akan lebih efisien dan mampu meningkatkan produktivitas perusahaan.

“Pabrik PT SMART Tbk di Tarjun akhirnya dapat menikmati suplai listrik dari PLN. Terima kasih atas kerja sama dan pelayanannya, kami percaya dengan menggunakan listrik PLN, selain lebih efisien, produksi kami juga akan terus meningkat,” ungkap Friso Adinata.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN terus menggencarkan program akuisisi captive power, untuk memudahkan pelaku usaha dalam menjalankan bisnisnya dengan listrik yang andal, terjangkau dan ramah lingkungan. Hal ini bagian upaya PLN mendukung daya saing sektor industri di tanah air sekaligus menekan emisi guna mendukung target menuju Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060.

”Sebagai jantungnya perekonomian, PLN siap mendukung visi Pemerintah dalam mendorong pertumbuhan industri di tanah air. Melalui program akuisisi captive power ini, PLN siap mendukung operasional PT SMART Tbk dengan layanan listrik berkualitas sehingga mampu menopang aktivitas perkebunan dan meningkatkan jumlah produksi minyak sawit,” ujar Darmawan.

BACA JUGA:

Kolaborasi PLN Icon Plus Menuju Transformasi Energi Hijau dan Elektrifikasi Kendaraan di Indonesia

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng) Muhammad Joharifin menjelaskan, kesuksesan suplai listrik 18,58 MVA tahap II ke PT SMART Tbk ini merupakan langkah lanjutan dari program akuisisi captive power tahap I yang dilakukan pada Desember 2023 lalu dengan daya terpasang sebesar 1,1 MVA.

Selanjutnya, PLN kata Joharifin akan menambah kapasitas suplai menjadi 20 MVA setelah pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) dari Tarjun, Kalimantan Selatan ke Grogot, Kalimantan Timur selesai.

“PT SMART Tbk kini menjadi pelanggan Tegangan Menengah terbesar di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. PLN mengapresiasi PT SMART Tbk atas kepercayaannya menggunakan listrik dari PLN,” pungkas Joharifin. (Rama Julian)

Foto: Dok PLN

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Harga Timah Melonjak 34%, Dongkrak Hilirisasi Industri Timah Nasional

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Harga timah dunia mencatat penguatan signifikan sepanjang kuartal I-2026, memberikan dorongan kuat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *