RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Beban puncak listrik di malam Tahun Baru 2024 diprediksi meningkat sebesar 11 persen. PT PLN (Persero) telah mengantisipasi dengan meningkatkan pasokan.
PT PLN Persero, memastikan bahwa pasokan listrik untuk memenuhi kebutuhan pada priode libur natal 2023 dan tahun baru 2024 mulai 15 Desember 2023 hingga 8 Januari dalam kondisi aman
Direktur Utama PLN Darmawan mengatakan, beban puncak listrik di malam pergantian tahun mencapai 35 gigawatt (GW). Angka ini setara 11 persen lebih tinggi dari beban puncal listrik tahun lalu.
“Kami di sini memberikan update, beban puncak malam ini 35 gigawatt, PLN menyiapkan daya mampu pasok sebesar 50 gigawatt,” ujar Darmawan di saat peninjauan di PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jamali di kawasan Gandul, Kota Depok, Jawa Barat, Senin (1/1) dini hari.
Dia memastikan dengan daya tadi, pasokan listrik untuk pergantian tahun tetap berada pada kondisi yang aman.
BACA JUGA :
“Sehingga dalam kondisi tadi, maka pasokan liatrik dalam rangka menjaga Natal dan Tahun Baru dal kondisi aman,” sambungnya.
Guna memastikan kelistrikan aman selama periode tadi, Sarmawan emnyiapkan 63 ribu personel lapangan untuk bersiaga. Para petugas ini tersebar di 1.853 posko siaga PLN.
Dia menjelaskan, pasokan energi primer ke pembangkit PLN pun dalam kondisi yang aman. Termasuk pasokan batu bara, LNG, hingga BBM.
“Cadangan standar batu bara 15 hari operasi, saat ini kami memiliki di atas 20 hari operasi, terakhir datanya 24 hari. Cadangan gas dan BBM dihjaga juga,” kata dia.
“Kondisi oembangkit kami maintenance juga jauh hari dari Nataru, sehingga oembangkit semuanya berjalan baik. Kami siapkan juga unit transmisi induk distribusi, sehingga semua berjalan baik,” sambungnya. (Rama Julian)
Foto : Dok Resourcesasia
Resources Asia Energi News Makers