Tuesday , 26 May 2026
Home / NASIONAL / Winato Kartono dan Edwin Soeryadjaya Terima Laporan EMAS Defisit USD56 Juta Akhir September 2025
Foto Dok BEI

Winato Kartono dan Edwin Soeryadjaya Terima Laporan EMAS Defisit USD56 Juta Akhir September 2025

JAKARTA, RESOUECES.ID – PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) melaporkan pendapatan sewa alat berat sepanjang 9 bulan 2025 senilai USD113.437. Nilai tersebut anjlok 93,5 persen dibanding periode sama tahun lalu setara USD1,749 juta.

Walau beban pokok pendapatan ikut turun 92,7 persen secara tahunan menjadi USD85.171. Tapi emiten pemilik proyek emas Pani Gorontalo ini membukukan laba kotor USD28.266 pada akhir September 2025 atau amblas 95,03 persen dibanding periode sama tahun lalu yang mencapai USD569.560.

Sayangnya, beban usaha bengkak 296,9 persen secara tahunan menjadi USD3,874 juta. Dampaknya, rugi usaha menukik 847 persen secara tahunan sentuh USD3,845 juta. Bahkan rugi sebelum pajak penghasilan bengkak 95,7 persen secara tahunan menjadi USD18,695 juta.

Presiden Direktur EMAS, Boyke Poerbaya Abidin melaporkan rugi bersih sedalam USD22,279 juta pada akhir September 2025. Nilai tersebut bengkak 158,1 persen dibanding akhir September 2024 yang tercatat rugi bersih USD8,612 juta.

Akibatnya, defisit atau akumulasi kerugian kian dalam 65,2 persen dibanding akhir tahun 2024 menyentuh USD56,286 juta pada akhir September 2025.

Tapi total ekuitas bertambah 41,3 persen dibanding akhir tahun 2024 menjadi USD386,22 juta pada akhir September 2025. Hal itu ditopang setoran modal melalui penawaran umum perdana saham atau IPO setara Rp4,6 triliun pada September 2025.

Pada sisi lain, jumlah kewajiban naik 27,3 persen dibanding akhir tahun 2024 menjadi USD326,24 juta pada akhir kuartal III 2025.

Patut dicermati, arus kas digunakan untuk operasi sepanjang 9 bulan 2025 mencapai USD19,165 juta. Sedangkan kas setara kas senilai USD80,32 juta pada akhir September 2025.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan kuartal III 2025 tanpa audit emiten tambang emas belum berproduksi milik Winato Kartono dan Edwin Soeryadjaya yang diunggah pada laman BEI dikutip Jumat (28/11/2025). (Abdul Aziz)

Foto: BEI

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Indonesia Raja Nikel Dunia, Industri Produk Akhir Belum Berkembang

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Satu dekade hilirisasi menjadikan Indonesia sebagai raja nikel dunia, dengan memproduksi enam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *