RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) terus mendorong upaya peningkatan keamanan digital dan privasi data kepada Anggota Holding Grup untuk melindungi informasi dari berbagai risiko siber.
Sekretaris Perusahaan MIND ID Heri Yusuf mengatakan bahwa Anggota Holding menjalankan standar keamanan digital dengan sejumlah langkah yang telah menjadi standar operasional prosedur (SOP) perusahaan. Upaya ini dilakukan untuk menghindari pencurian data khususnya terkait privasi pelanggan.
Sepanjang tahun 2023, holding bersyukur dapat mengantisipasi seluruh serangan siber dan pelanggaran terhadap privasi pelanggan yang terjadi pada seluruh Anggota MIND ID.
Dalam implementasi sistem manajemen keamanan informasi, seluruh Anggota MIND ID telah melaksanakan audit keamanan, vulnerability assessment atau tes penetrasi kepada sistem perusahaan, produk dan data pengguna, baik secara internal maupun eksternal.
“MIND ID pun senantiasa melakukan peningkatan sistem sehingga dapat menjaga kerahasiaan data lebih baik, mengikuti perkembangan teknologi terkini,” katanya.
Dalam upaya meningkatkan keamanan digital, MIND ID telah memegang sertifikat ISO 20000-1:2018 dan ISO 27001:2013 terkait keamanan digital. ISO 20000-1:2018 merupakan sistem manajemen layanan atau service management system (SMS) dan ISO 27001 2013 merupakan standar yang menitikberatkan pada penetapan kebijakan keamanan informasi, penilaian risiko, pengembangan dan implementasi kontrol keamanan yang tepat, juga pemantauan dan peninjauan secara berkala.
BACA JUGA:
MIND ID Dorong Kolaborasi Perusahaan Tambang Pacu Industrialisasi
Strategi itu menunjukkan MIND ID konsisten menerapkan standar terkait sistem manajemen layanan teknologi informasi dan menetapkan kebijakan keamanan informasi, penilaian risiko, pengembangan hingga implementasi kontrol keamanan yang tepat.
Lebih lanjut, MIND ID yang beranggotakan PT Freeport Indonesia, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Timah Tbk (TINS), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Indonesia Asahan Aluminium serta PT Vale Indonesia Tbk (INCO) ini turut meningkatkan pemanfaatan digital untuk meningkat efisiensi operasional.
Menurut Heri, digitalisasi di sektor industri pertambangan menjadi salah satu prioritas yang dijalankan oleh Grup MIND ID.
“Anggota MIND ID terus mendorong implementasi digitalisasi yang tidak hanya bertujuan untuk menciptakan efisiensi operasional, namun juga untuk mewujudkan tercapainya keselamatan kerja dan keberlanjutan lingkungan termasuk menghadapi perkembangan industri 4.0,” ujarnya. (Rama Julian)
Foto: Dok MIND ID
Resources Asia Energi News Makers